Mengajar dan Melatih Anak Menabung

Boros pangkal miskin, hemat pangkal kaya. Menabung merupakan salah satu cara untuk mengelola dan menghemat uang yang kita miliki. Dengan menabung kita mempunyai persediaan uang yang akan bisa kita pergunakan di masa depan bila ada kebutuhan-kebutuhan yang penting dan mendesak.

Menabung dapat diartikan sebagai aktivitas mengumpulkan uang untuk suatu tujuan tertentu dalam kurun waktu tertentu. Menyisihkan uang untuk ditabung dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain: disimpan di bank, memasukkan uang ke dalam celengan, menitipkan uang yang kita miliki ke orang terdekat dan dapat dipercaya, mengikuti arisan, menginvestasikan uang dalam bentuk deposito, dsb.

Kita bisa mengajarkan anak-anak untuk menyisihkan sebagian uang yang dimilikinya agar ditabung. Beberapa cara berikut dapat kita lakukan untuk melatih anak-anak menyimpan uang:

Memberikan celengan pada anak

Dengan memberikan celengan, kita bisa menanamkan kebiasaan untuk menabung serta memberi contoh langsung kepada mereka bagaimana cara menyimpan uang. Kita bisa memberitahu bahwa dengan menabung, uang yang anak miliki tidak akan hilang atau berkurang. Justru dengan aktivitas menabung uang di celengan, kita dapat menunjukkan kepada anak bahwa uangnya semakin bertambah seiring dengan seringnya ia menyisihkan uang dan tidak membelanjakan semua uangnya. Kita juga dapat menjelaskan kepada mereka bahwa dengan menyimpan uang di celengan, sewaktu-waktu kita bisa mengambil uang tersebut bila memang hal itu diperlukan.

Menyisihkan uang saku

Mengajarkan anak untuk menabung bisa juga dilakukan dengan cara meminta mereka untuk menyisihkan sebagian uang sakunya. Penyisian ini dapat dilakukan secara rutin baik tiap hari ataupun setiap minggu. Tentu saja besarnya nominal uang yang ditabung perlu dibicarakan dan disepakati terlebih dahulu dengan anak.

Menyisihkan uang hasil pemberian

Pada saat hari-hari khusus misalnya lebaran, tahun baru, hari ulang tahun anak, dan saat perayaan imlek atau perayaan – perayaan agama lainnya, biasanya anak memperoleh uang yang cukup besar nilainya yang merupakan hasil pemberian dari orang tua atau sanak kerabat. Momen ini sebenarnya dapat dimanfaatkan orang tua untuk menahan keinginan anak membelanjakan dan menghabiskan seluruh uang pemnberian tersebut serta mendorong mereka untuk menyisihkan sebagian uangnya.

Membawa anak pada saat menabung ke Bank

Membawa serta anak ke bank merupakan metode lain yang bisa dimanfaatkan oleh orang tua untuk mengajarkan anak cara menabung. Dengan membawa anak ke bank, orang tua dapat memperkenalkan bahwa ada suatu institusi/tempat yang layak dipercaya dan aman untuk menyimpan uang kita.

Membuka rekening bank khusus anak

Beberapa bank saat ini menawarkan program tabungan yang dikhususkan untuk anak-anak. Program ini bisa menjadi sarana belajar yang positif bagi anak untuk menabung. Dengan menabung di bank mereka bisa merasakan sendiri bagaimana mempunyai rekening pribadi, mendapatkan buku tabungan, melakukan transaksi di teller atau di ATM serta mendapatkan manfaat-manfaat yang diberikan oleh bank.

Yang penting untuk diketahui juga adalah kegiatan menabung sejak dini ini memberikan beberapa manfaat dan pembelajaran bagi anak, seperti: mengajarkan anak untuk membagi prioritas dan membuat perencanaan keuangan, melatih disiplin, memberi pemahaman bahwa tidak semua yang kita inginkan harus segera bisa dipenuhi serta mengajarkan anak untuk lebih menghargai uang.

Penulis:
Supriyanto, S.Psi., M.Si.
Staf Pengajar Prodi Psikologi, Universitas Pembangunan Jaya (UPJ)

Leave a Comment