Jum. Des 6th, 2019

Memperkenalkan Dunia Perkuliahan, Universitas Prasetiya Mulya Menggelar Info Session

Pada hari Sabtu, 16 September 2017, Kampus Universitas Prasetiya Mulya (yang biasa disingkat Prasmul) BSD Serpong terlihat lebih ramai dari biasanya. Untuk memperkenalkan dunia perkuliahan S1 di kampus BSD diselenggarakan program Info Session yang ditujukan bagi lulusan SMU dan para orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di Prasmul.

Ada 3 sesi dari Info Session yang total diikuti oleh 1600 orang, baik lulusan SMU maupun orang tuanya. Sebagai informasi setiap tahunnya Prasmul menerima 1500 orang untuk 14 jurusan yang ada di dalamnya.

Hadir dalam talkshow yang dimoderatori oleh Iwan H. Kahfi, MBA (Director of Student Affairs and Alumni Network) ini dua orang alumni dan dua orang mahasiswa Prasmul, yakni I Wayan Rona mahasiswa semester 5 dari Bali yang berasal dari SMA Bali Mandara yang menjadi penerima beasiswa penuh. Lalu ada Kevin Chang yang merupakan mahasiswa Finance Prasmul yang lulus dari SMA Katolik Yos Sudarso Batam. Sedangkan alumni diwakili oleh Aisyah Hafisha yang merupakan enterpreneur muda yang mendirikan franchise warung tenda Wakacao yang sudah memiliki 10 gerai di seluruh Indonesia. Last but not least, Della Nadya Budiman, alumni jurusan Akuntasi Prasmul yang lulus dari SMA Santa Ursula BSD. Saat ini Della menjadi Assurance Senior Associate di PWC Indonesia, salah satu firm consulting ternama di dunia.

Darikiri – kanan : Iwan H. Kahfi,, MBA, Aisyah Hafisha, Della Nadya Budiman, Kevin Chang dan I Wayan Rona

Sebagai generasi millenial, Della menceritakan ciri generasi millenial yang serba instan, multi tasking, bisa mendengar musik, makan, mengerjakan tugas kuilah dan ngobrol bersama teman. Generasi milenial juga menjadi technology savvy, di mana para mahasiswa mengerjakan tugasnya dengan fasilitas google docs, sehingga dalam mengerjakan project, mahasiwa tidak perlu berkumpul di satu tempat untuk mengerjakan tugas.

Soft Skills

Tidak hanya ilmu yang diberikan selama perkuliah di Prasmul, namun juga pelatihan soft skill seperti kemampuan memutuskan sesuatu, public speaking, problem solving dll. Selama perkuliahan, mahasiswa dituntut mengumpulkan career point berupa keikutsertaan pada lomba, kepanitiaan atau kegiatan ekstra kurikuler yang ditunjukkan dengan pin yang dapat disematkan di jaket almamater, mirip seperti penyematan bintang tanda jasa pada dunia militer.

Cross Skills

Aisyah Hafisha yang menggeluti bisnis makanan WAKACAO menuturkan bahwa kemampuan cross skills yang didapat selama perkuliahan sangat membantunya di saat merintis sebagai enterprenuer. Di mana dia dituntut dapat menguasai banyak hal misalnya mengetahui aspek marketing, finance maupun tentang cara membuat makanan awet.

Pengembangan Karakter

Tidak banyak kampus yang memperhatikan mahasiswa sebagai seorang individu di kampus. Di awal masuk kuliah, mahasiswa telah menjalani observasi kepribadian. Data yang terekam tersebut diberikan kepada setiap dosen yang akan mengajar di kelas. Dengan demikian dosen yang masuk ke kelas, telah mengetahui profil karakter dari masing-masing mahasiswa.

BACA JUGA  Terapi Autis Dengan Musik

Tiap mahasiwa Prasmul dianalisa dari segi AMICA yang merupakan singkatan dari Analytical Thinking, Maturity, Interpersonal Relationship serta Communication Management dan Achievement. Dosen akan mengevaluasi faktor apa yang harus ditingkatkan pada tiap individu.

Wayan, mahasiswa Prasmul yang berasal dari Bali semula memiliki karakter tertutup dan pemalu, namun dengan sistem perkuliahan di Prasmul, membuat dia sekarang berani berbicara di depan publik. Ia pun menjadi mandiri, dapat tinggal di Jakarta tanpa pengawasan orangtuanya yang berdomisili di Bali. Prestasi membanggakan yang pernah diraih Wayan adalah saat menjadi duta wisata, menjadi delegasi mahasiswa ke Singapura.

Leadership & Magang

Leadership pun menjadi terlatih dengan sistem pengajaran di Prasmul di mana setiap tugas diberikan sebagai tugas kelompok, sehingga para mahasiswa harus mampu bekerjasama di dalam satu tim di mana tiap anggota memiliki karakter kepribadian yang unik. Menurut Aisyah Hafisha hal ini sangat membantunya ketika memimpin para karyawan bisnisnya yang mencapai 150 orang. Di saat berkuliah di Prasmul, Aisyah Hafisha Aisyah Hafisha pernah memimpin kepanitiaan besar hingga 90 mahasiswa.

Berbeda dengan kampus lain, di Prasmul program magang dimulai di semester 1 dan 2 di mana mahasiswa langsung terjun magang di perusahaan-perusahaan. Dengan demikian mahasiswa memiliki gambaran nyata tentang pekerjaan apa yang kelak akan ditanganinya.

Program Ekstrakurikuler

Beragam ekstrakurikuler (eskul) ada di kampus Prasmul. Sebagai contoh mereka diberi kesempatan untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa AIESEC dan menjalani program community development di daerah Tanjung Pasir dan Purwakarta yang merupakan program yang mirip dengan program KKN di universitas negeri. Tujuannya adalah agar mahasiswa memiliki kepekaan sosial. Kegiatan debat, speech dan choir pun ada di Prasmul. Kompetisi tingkat nasional dan internasional dapat diikuti selama perkuliahan di sana. Dengan demikian alumni Prasmul memiliki kelebihan ketika memasuki dunia kerja, yakni lebih percaya diri atau confident karena telah terbiasa bekerja dalam tim dan bekerja secara cepat.

Dalam info session ini juga hadir mempresentasikan sistem belajar mengajar di Prasmul, Dr. Rudy Handoko, Vice Dean III for Student Affairs and Alumni Engagement. Beliau menceritakan tentang bonus demografi Indonesia yang akan dialami pada tahun 2020-2030. Pada saat itu jumlah penduduk usia produktif (bekerja) lebih banyak dari jumlah penduduk usia non produktif.

Dr. Rudy Handoko

Prasmul ingin berperan aktif di sini menghasilkan angkatan kerja yang berkualitas bagi Indonesia. Dan Prasmul mengharapkan mahasiswa yang masuk ke Prasmul benar-benar karena keinginan sendiri, bukan karena didorong oleh orang tua. Sejak awal masuk perkuliahan, pembentukan karakter telah diberikan. Di samping itu kampus pun aktif mengadakan survei ke dunia kerja mengenai tren kebutuhan kerja dua tiga tahun mendatang sehingga kampus dapat menyiapkan mahasiswanya agar siap menghadapi tantangan ke depan.

BACA JUGA  Melihat Lebih Jauh Sekolah Bisa, Sekolah Gratis Bagi Anak-Anak Tidak Mampu di Bintaro

Untuk info lebih lanjut:

Marketing & Customer Relations Universitas Prasetiya Mulya – Kampus BSD
Kavling Edutown I.1 Jl. BSD Raya Utama, BSD City,Tangerang 15820 Indonesia
Telp: (021) 304 50 500 ext. 2001 – 2007
SMS/WA Number : 0815 11 66 2005 / 0812 41 11 660
Fax.: (021) 304 50 555
Email: info@prasetiyamulya.ac.id

Penerimaan Calon Mahasiswa Baru Jalur Tes Tertulis Universitas Prasetiya Mulya, Tahun Ajaran 2018/2019

Tes Jakarta Gelombang II

  • Batas Pendaftaran Online : 25 September 2017
  • Batas Pendaftaran Online 25 September 2017Batas Pengumpulan Berkas 25 September 2017
  • Jadwal & Lokasi Tes Masuk : 1 Oktober 2017, Kampus Prasetiya Mulya BSD

 

(EGS)

 

Baca Juga