Membimbing Anak Agar Merajut Karir Sejak Dini

Orang tua sering bingung menghadapi anak-anaknya yang mau lulus. Karir apa yang akan ditempuhnya kelak. Karir adalah semua peran yang akan dijalani seseorang, dapat berupa pendidikan, pelatihan, pekerjaan (dibayar maupun sukarela), keluarga, aktivitas-aktivitas yang menyenangkan dan lain-lain sepanjang hidupnya. Oleh karena itu, menjadi sangat penting untuk mulai memikirkan jalur yang akan dijalani.

Penting bagi orang tua untuk memberikan pengertian pada anak bahwa dengan memahami rencana karir,  kita akan sangat mudah menyusun strategi pencapaian tujuan karir (jenjang karir) yang ingin kita susun dan jalani. Tanpa rencana karir yang baik, mustahil keinginan kita untuk memiliki jenjang karir terwujud.

Di sini peran orang tua memberikan tips untuk membantu memulai membuat rencana karir sedini mungkin. Hal-hal yang seyogyanya dilakukan adalah:

  1. Tanyakan Hal Apa Yang Membuat Sang Anak Sedih. Disadari atau tidak, seringkali sang anak memiliki kekhawatiran-kekhawatiran yang berpotensi menghambat perjalanan karir kita. Ajak sang anak menulis semua jenis kegiatan yang akan membuat mereka sedih, khawatir, ataupun kecewa. Jangan pernah memaksakan sang anak melakukan hal-hal yang hanya akan membuat mereka sedih, khawatir atau pun kecewa.
  2. Tanyakan Hal Apa Yang Membuat Sang Anak Gembira. Mengerjakan sesuatu yang membuat kita gembira/bahagia akan memberi makna yang mendalam. Coba identifikasi, apakah saat membaca buku-buku tentang sejarah, baik sejarah yang berhubungan dengan kerajaan-kerajaan di berbagai negara, sejarah perang kemerdekaan, atau bahkan sejarah bangsa-bangsa kuno,  apakah sang anak gembira? Atau ketika memberi makan hewan peliharaan, sang anak menikmati dan bergembira? Atau mungkin saat mereka mampu mengganti lampu belajar yang putus dengan yang baru, mereka menjadi gembira? Cari dan tulis semua. Semakin banyak dan relevan akan semakin baik.
  3. Tentukan pilihan. Dari hal-hal yang tidak disukai dan hal-hal yang disukai tersebut, orang tua dapat membimbing anak untuk bisa menentukan, jalur manakah yang terbaik bagi masa depan. Apa yang mereka rasakan sebagai kesenangan dan kegembiraan akan membuat mereka antusias untuk mengerjakan dan menjalaninya. Dari daftar tersebut sang anak  akan dapat menentukan pilihan atas sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, aktivitas di luar rumah ataupun sekolah yang akan membuat mereka bersemangat dan gembira menjalaninya.
  4. JANGAN LUPAKAN ORANG TUA. Benar bahwa sang anak yang akan menjalani hidupnya, namun ingatkan mereka bahwa kita sebagai orang tua wajib diminta pendapat dan sarannya. Yakinkan mereka bahwa kita sebagai orang tua tidak akan pernah menjerumuskan anaknya. Kitalah yang paling bisa dipercaya untuk memberi tanggapan jujur karena orang tua hanya berharap yang terbaik untuk buah hatinya.

Penulis:
Teguh Prasetio, SE. M.Si. (Program Studi Manajemen, Universitas Pembangunan Jaya)

Sumber Referensi:
Derr, C.B. (1986). Five definitions of career success: implications for relationships. Applied Psychology. Volume 35, Issue 3 July Pages 415–435