Manfaat Sayur Kale Bagi Kesehatan

Kale merupakan sayur super yang kaya akan manfaat kesehatan, tidak kalah dari bayam atau brokoli. Kale (Brassica oleracea acephala) memiliki beberapa variasi jenis, ada yang berwarna hijau atau ungu kebiruan. Berbeda dari brokoli dan keluarga kubis lainnya, daun kale tidak membentuk kepala.

Kale (boerenkool) mulai dikenal oleh banyak orang. Anda dapat menemukan sayuran ini di dataran tinggi, seperti Bogor atau Bandung. Berbeda dengan masyarakat Eropa, Jepang, dan Amerika, yang telah mengenal kale sebagai ratunya sayuran. Kale dapat dikonsumsi sebagai campuran salad maupun smoothies. Orang jepang sering menikmati sayur kale sebagai minuman jus yang disebut aojiru, yang dianggap sebagai minuman super untuk diet sehat.

Menurut Kinisehat.com, banyak orang yang menyebut kale adalah sayuran bentuk awal dari kubis. Dan beberapa lagi mengatakan kalau kale itu sama dengan kailan. Kale memang masih dalam satu keluarga dengan kubis, kailan, bungkul, dan brokoli, akan tetapi sayuran berdaun hijau keriting ini adalah karakterisitik tersendiri. Baiklah, semoga Anda bisa menemukan sayuran bergizi tinggi ini di supermarket langganan Anda di Bintaro, di antaranya:

Farmers Market
Bintaro Jaya Xchange, Lantai LG
(021) 2986 4677

Hero Emerald Bintaro
Jl. CBD Emerald Blok CE/B-01, Bintaro
(021) 2931 4248

Carrefour Bintaro
Jalan MH. Thamrin Sektor VII CBD Blok B7/A3 No. 9
(021) 7486 2913

Giant Bintaro Sektor 7  
Sektor 7, Jalan Boulevard Bintaro Jaya Blok B7, Tangsel 15224
(021) 745 1519

TRANSMART BINTARO
Graha Raya Blok G1, Jl. Kby. Utama Blok F6 No.20, Tangsel 15326

Baca juga:
http://www.infobintaro.com/memulai-hidup-sehat-dengan-makanan-organik-toko-organik-bintaro/
http://www.infobintaro.com/resolusi-2018-hidup-sehat-dengan-salad-dari-amazing-farm/

Kale adalah sayuran dengan kandungan zat antioksidan yang tinggi dan lengkap. Meskipun berwarna hijau, sayuran keriting ini adalah sumber betakaroten yang tinggi, lutein , dan zeaxanthin. Zat tersebut adalah Flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan antikanker yang kuat. Betakaroten adalah provitamin A, yang akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh.

Mengandung Omega 3

Asam lemak Omega 3 akan memberikan manfaat anti-inflamasi, mengurangi peradangan pada pembuluh darah dan sendi, kesehatan otak, dan penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Hanya satu cangkir kale akan memberikan kira-kira 10% dari kebutuhan harian omega 3 yang disarankan.

Tinggi Vitamin C

Selama ini orang mengenal sumber alami tertinggi vitamin C adalah buah jeruk. Akan tetapi ternyata kale ini lebih tinggi kandungan vitamin C nya daripada jeruk, yaitu 100 g daun segar mengandung 120 mg atau setara dengan 200 % dari kebutuhan harian vit C yang disarankan. Vitamin C merupakan antioksidan kuat, yang membantu tubuh untuk mengembangkan kekebalan terhadap agen infeksi dan anti radikal bebas.

Sayuran ini sangat kaya akan vitamin A, yaitu 100 g daun kale segar memberikan 512 % kebutuhan per hari yang disarankan. Vitamin A diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan selaput lendir, kulit dan terutama sangat penting untuk penglihatan. Makanan yang kaya vitamin A dikenal akan memberikan perlindungan terhadap kanker paru-paru dan kanker rongga mulut.

Zeaxanthin adalah karotenoid penting, yang secara selektif diserap ke dalam macula lutea retina pada mata untuk filtering antioksidan dan pelindung mata. Dengan demikian akan membantu kita untuk mencegah ablasi retina dan perlindungan dari katarak pada orang tua.

Sumber Vitamin K

Kale adalah salah satu sumber vitamin K yang baik, 100 g sayuran ini menyediakan sekitar 700 % dari kebutuhan harian yang direkomendasikan. Vitamin K berperan terhadap kesehatan tulang dengan cara mempromosikan osteotrophic (pembentukan dan penguatan tulang). Vitamin K juga dibutuhkan tubuh untuk mencegah penggumpalan darah, yang dapat menyebabkan kerusakan saraf di otak. Dengan demikian sangat berperan dalam pengobatan pasien yang menderita penyakit Alzheimer.

Sumber Kaya B Kompleks

Sayuran berdaun hijau ini juga banyak mengandung beberapa vitamin dari B-kompleks,  seperti niacin , vitamin B – 6 (pyridoxine) , thiamin , asam pantotenat , dll , yang penting untuk metabolisme substrat dalam tubuh.

Sayur berdaun keriting ini juga dikenal kaya kandungan mineral seperti tembaga , kalsium, natrium, kalium, zat besi, mangan, dan fosfor. Kalium merupakan senyawa penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu untuk mengontrol detak jantung dan tekanan darah dengan cara melawan efek sodium. Mangan digunakan oleh tubuh sebagai kofaktor untuk enzim antioksidan, superoksida dismutase. Zat besi diperlukan untuk pengangkutan oksigen ke seluruh sel tubuh dan pembentukan sel darah merah.

Kalsium

Kale adalah jenis sayuran yang tinggi mengandung kalsium, yang biasanya banyak terdapat dalam susu. Kalsium bermanfaat bagi tubuh terutama untuk kesehatan tulang. Jika kekurangan kalsium, maka tubuh akan mengambilnya dari tulang. Dengan demikian kekurangan kalsium akan memperbesar peluang untuk osteoporosis. Kale menawarkan pencegahan kekurangan vitamin A, vitamin C, vitamin B, osteoporosis, anemia, dan dipercaya dapat melindungi kita dari penyakit jantung, kanker usus besar dan kanker prostat.

Namun, cukup halus ketika digunakan sebagai salad. Rasa pahit kale membuat sayur ini menjadi pasangan ideal saat menyantap protein tinggi dan bisa disamarkan saat diblender bersama dengan buah-buahan dalam segelas smoothies.

Kepopuleran kale ini sering membuat orang melupakan sayuran hijau lainnya seperti bayam, salada air dan daun bit yang sebenarnya pengolahannya lebih mudah, harga lebih murah dan bagi beberapa, secara rasa lebih enak.

Untuk meracik kale mentah dalam menu salad, pengolah harus meluangkan waktu untuk “memijat” daun-daun agar lebih lentur. Ini disebabkan karena teksur sayur kale mengandung serat yang kaku, tidak cepat larut dan tidak mudah dikunyah.

Sayur ini akan berjalan di jalur pencernaan secara utuh. Serat yang tidak dapat larut memang diperlukan agar rutinitas BAB lancar dan dapat meringankan sembelit.

Namun, jika mengkonsumsi kale terlalu banyak, justru akan menyebabkan masalah pencernaan. Jika serat kale tidak dicerna secara benar, ia akan tersangkut di usus, menyebabkan buang angin dan perut kembung.

Miliki Kandungan Gula Yang Tidak Dapat Dicerna

Sayuran seperti brokoli, kubis Brussels, kol dan kale terdiri dari karbohidrat tetapi ada kandungan gula bernama raffinose dalam kale yang sulit untuk dicerna perut.

Perut manusia dan usus kecil kekurangan enzim untuk memecahkan raffinose sehingga gula ini pun bergerak ke bawah ke usus besar secara utuh. Dari situ, raffinose akan berfermentasi dengan bakteri usus kecil menciptakan gas metana dan karbondioksida, yang membuat bengkak, buang angin dan perut kembung.

Mempengaruhi Fungsi Kelenjar Gondok

Mirip dengan sayuran sejenis, kale dapat memberi efek buruk pada fungsi kelenjar gondok. Kale diklasifikasikan sebagai makanan goitrogenic, yang artinya mengandung zat yang dapat membuat kelenjar gondok membesar, secara khusus senyawa tiosianat yang jika dalam kuantitas besar dapat mengganggu penyerapan yodium.

Kekurangan yodium dapat menyebabkan hipotirodisme, kondisi di mana kelenjar tiroid gagal memproduksi hormon tiroid yang cukup untuk tubuh berfungsi. Memakan kale dalam porsi normal tidak akan menciptakan resiko, tetapi meminum jus kale yang sangat pekat meningkatkan resiko kekurangan zat besi.

Mau membuat jus kale yang tidak terlalu pekat, klik video berikut ini:  https://www.youtube.com/watch?v=cq-DmhbcoFU

Tidak membutuhkan waktu yang banyak untuk membuat jus kale ini, cukup dengan blender dan Anda bisa langsung merasakan kesegarannya! Selamat mencoba.

(EGS)