Madu Baduy Sekarang Ada di Graha Raya Bintaro

Anda tentu sudah kenal dengan khasiat madu yang terkenal itu kan? Nah, sekarang ada madu baduy yang hadir di Graha Raya Bintaro. Madu yang dijual oleh warga Baduy Dalam adalah madu asli dari hutan Baduy. Madu hutan Baduy berasal dari lebah liar hutan di Baduy.

Suku Baduy

Urang Kanekes atau biasa dikenal dengan suku Baduy terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Tangtu (Suku Baduy Dalam) dan Panamping (Suku Baduy Luar). Sebagian besar masyarakat Baduy bekerja sebagai petani atau penenun.

Kelompok Tangtu dikenal sebagai Kanekes Dalam atau Baduy Dalam, kelompok yang paling ketat mengikuti adat istiadat. Masyarakat Baduy dalam tinggal di tiga desa, yaitu Cikertawana, Cikeusik dan Cibeo.

Salah satu adat istiadat kelompok Tangtu yang terbilang unik ialah tidak membiasakan diri untuk menggunakan peralatan yang modern, seperti alas kaki, alat elektronik dan kendaraan bermotor.

Mereka juga masih menganut kepercayaan tradisional yaitu Sunda Wiwitan, yang dipimpin oleh seorang Pu’un sekaligus berkedudukan sebagai pemimpin masyarakat.

Hingga saat ini masyarakat di Suku Baduy dalam masih memegang kuat konsep pikukuh (aturan adat yang isi terpentingnya mengenai keapaadaan) secara mutlak dalam kesehariannya sehingga banyak pantangan yang masih sangat ketat diberlakukan.

Hal ini berbeda dengan cara hidup masyarakat Suku Baduy luar yang secara garis besar sudah sedikit mengenal budaya modern.

Jika dilihat dari jumlah penduduknya, masyarakat Baduy luar lebih memiliki banyak penduduk dibandingkan masyarakat Baduy dalam.

Madu Baduy

Hutan tempat madu diambil letaknya di daerah pegunungan. Kondisi hutannya masih sangat bagus dan jenis binatangnya pun bermacam-macam. Bahkan ragam spesies jenis burungnya masih tergolong lengkap. Selama ini masyarakat Baduy memproduksi madu dengan cara tradisional. Madu diambil langsung dari sarang untuk dikeluarkan cairannya. Sekali produksi madu bisa mencapai 3-4 botol.

Sebagaimana khasiat madu asli pada umumnya, madu asli Baduy pun bermanfaat untuk menambah dan menjaga stamina, mencegah infeksi (dapat menyembuhkan luka), memperkuat sel darah putih, mencegah osteoporosis, dan memulihkan kondisi tubuh setelah sakit. Madu asli lebah liar hutan Baduy telah dipercaya sejak lama dapat mengobati berbagai penyakit seperti asam urat, rematik, kurang darah, batu ginjal, dan manfaatnya lainnya bagi tubuh.

Saat ini permintaan madu hutan di kawasan Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten cenderung meningkat sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Namun sayangnya produksi madu hutan tidak menentu karena produksi hanya bergantung pada lebah yang berkembang biak di pohon-pohon besar di Gunung Kendeng, kawasan tanah hak ulayat Baduy. Apabila hewan lebah itu sudah berproduksi, baru dapat diambil. Produksi madu dilakukan dengan cara tradisional dengan diambil dari sarang untuk dikeluarkan cairannya.

Info lebih lanjut dan pemesanan:
Ibu Nur, Graha Raya Bintaro
WA: 0812 9330 243

 

(EGS)

Leave a Comment