Jum. Des 6th, 2019

Komitmen PermataBank Ciptakan Ekosistem untuk Memajukan Pendidikan

PermataBank melalui PermataHati, program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, kembali memperkuat komitmennya untuk memberikan dan meningkatkan kualitas kehidupan dan pendidikan di Indonesia yang diwujudkan dengan menyelenggarakan Unite for Education (UFE) Sustainability Forum.

Diusung sejak 2011, penyelenggaraan tahun ke-9 UFE Sustainability Forum mengambil tema Perempuan Pencipta Perubahan. Tema ini menekankan pada peran penting perempuan dalam menggerakkan ekonomi sebuah bangsa. Sejalan dengan fokus Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan literasi keuangan bagi kaum perempuan.

“Sesuai dengan visi kami untuk menjadi bank pilihan bagi para stakeholders maka program UFE ini merupakan perwujudan atas komitmen kami untuk mengembangkan ekosistem pendidikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial PermataBank yang berkelanjutan. Dengan program ini juga kami berharap dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan khususnya bagi perempuan, anak muda, serta penyandang disabilitas di Indonesia,” ujar Direktur Utama PermataBank Ridha D.M. Wirakusumah dalam sambutannya.

Perempuan Pencipta Perubahan

Tema tersebut merupakan perwujudan dari fakta di lapangan bahwa peran perempuan dalam mendorong pertumbuhan perekonomian sangatlah besar. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2017 menunjukkan bahwa persentase penduduk laki-laki dan perempuan Indonesia hampir berimbang, yakni laki-laki sebesar 50,24% dan perempuan sebesar 49,76%.

Namun, kondisi itu bertolak belakang dengan jumlah laki-laki dan perempuan yang aktif dalam perekonomian. Apalagi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mencatat hingga 2017 jumlah pengusaha perempuan di Indonesia mencapai 14,3 juta orang. Jumlahnya bertambah 1,63 juta orang dibandingkan tahun 2015 yang tercatat hanya 12,7 juta orang.

Padahal, McKinsey dalam laporan Women Matter: Time to Accelerate menyebutkan bahwa kontribusi angkatan kerja perempuan akan signifikan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi ke arah yang positif. Hal yang sama juga dialami kaum disabilitas yang selama ini jarang mendapatkan pendidikan yang memadai sehingga tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang mampu membuat mereka independen.

PermataBank memahami kondisi tersebut dan memberi wadah diskusi dengan mengambil kesuksesan perempuan sebagai topik dalam rangkaian program UFE Sustainability Forum tahun ini. “Kami percaya pendidikan merupakan hal yang fundamental bagi setiap individu. Kami ingin ajang edukasi tahunan ini menjadi platform untuk berbagi dan belajar, menginspirasi dan terinspirasi dalam lingkungan yang menyenangkan, interaktif dan menarik agar mendorong terciptanya kolaborasi diantara pemangku kepentingan yang memiliki kepedulian dan semangat yang sama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia,” ujar Richele Maramis, Head Corporate Affairs PermataBank.

BACA JUGA  Mengenal 4 Tokoh Pahlawan Nasional di Hari Nusantara 13 Desember 2017

Pada tahun ini, kali keduanya PermataBank mengemas perhelatan UFE Sustainability Forum dengan format yang berbeda. Acara satu hari penuh ini terbagi dalam Conference Sessions, Master Classes, Collaboration Mini Stage (Ruang Temu), dan Community Expo dengan para pembicara inspiratif yang memiliki keahlian di bidangnya.

Sesi Conference dan Master Class tahun ini menampilkan para pembicara kenamaan seperti Founder Amartha Andi Taufan Garuda Putra, Angkie Yudistia (CEO Thisable), Nurhayati Subakat (CEO Wardah Cosmetics). Sedangkan untuk Ruang Temu, sebuah Collaboration Mini Stage, para komunitas diberikan kesempatan menyampaikan ide, pengalaman, dan pengetahuan yang dapat menginspirasi terbuntuk sebuah kolaborasi antar komunitas. Para pengunjung juga dapat melihat kegiatan para komunitas dalam Community Expo.

Kolaborasi dengan Amartha

Sebagai wujud untuk meningkatkan pengetahuan literasi dan inklusi keuangan bagi kaum perempuan, PermataBank telah menjalin kerja sama dengan Amartha, perusahaan financial technology (fintech) yang fokus menyalurkan kredit kepada kaum perempuan yang berwirausaha atau menjalankan bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Di perhelatan UFE Sustainability Forum 2019, kolaborasi PermataBank dengan Amartha diwujudkan dengan pemberian penghargaan Perempuan Pencipta Perubahan kepada para perempuan inspiratif dengan kriteria yang telah ditentukan. Salah satunya, perempuan tersebut telah berperan penting dan terbukti menjadi agen perubahan dalam komunitas mereka dan membantu menumbuhkan komunitas di area tersebut karena mereka adalah #PerempuanPenciptaPerubahan.

Dalam proses seleksi yang dilakukan sejak September 2019, Amartha telah memilih 10 kandidat terbaik yang berasal dari seluruh Indonesia. Dari 10 orang kandidat ini, telah ditetapkan 3 orang perempuan penerima penghargaan Perempuan Pencipta Perubahan 2019. Mereka adalah Marnah (Ciseeng, Bogor), Sayumti (Indramayu), dan Tumini (Yogyakarta).

Richele Maramis menutup dengan menyampaikan “Kami berharap, penghargaan ini bisa memberikan inspirasi dan dorongan bagi perempuan Indonesia lainnya, khususnya mereka yang juga menopang perekonomian keluarga, untuk terus belajar dan mengembangkan diri serta bisnisnya,”

Dengan diadakannya UFE Sustainability Forum, PermataBank berharap menciptakan sebuah program pembangunan berkelanjutan untuk para penerima manfaat, bersama dengan para pemangku kepentingan seperti pemerintah, perusahaan, sekolah, siswa, media, individu, wirausahawan, masyarakat dan pendidik untuk mengakhiri kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, kesetaraan gender dan mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia.

BACA JUGA  Tingkatkan Literasi Keuangan Pelajar, BNI Syariah Gelar Direksi Mengajar di Malang

(BON)

 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan