Kenali Gejala Anak Terkena Narkoba

Baru-baru ini marak diberitakan penyelundupan narkoba dalam jumlah besar ke Indonesia. Siapakah target utama dari peredaran narkoba di Indonesia? Sebagian besar adalah generasi muda Indonesia yang rentan mencoba hal-hal yang baru, termasuk mencoba narkoba.

Sebagai orang tua yang bertanggung jawab, Anda wajib mengenali gejala anak yang terkena narkoba. Tahukah Anda bahwa ada 3 tahapan pecandu narkoba?. Pertama, tahap mencoba, dilanjutkan dengan tahap kedua yakni sebagai pengguna tetap dan terakhir ialah tahap pecandu.

Tahap Mencoba

Pada tahap mencoba, sang anak akan menjadi suka menyendiri. Ada perubahan lingkungan dan cara pergaulan. Perubahan cara berpakaian, aktivitas atau hobi. Serta diikuti penurunan presetasi belajar, lebih sering keluar malam. Pola makanpun berubah (hilang nafsu makan).

Tahap Pengguna Tetap

Anak sering bangun terlambat, makin sering menyendiri, suka bolos sekolah. Aktivitas spiritual/ibadah berkurang. Sering menerima telpon aneh dan menjadi perokok. Anak yang tadinya hidup hemat mendadak mengalami problem keuangan. Berat badan menurun ekstrim serta dia tiba-tiba memiliki teman yang umurnya tidak sebaya. Negatif yang lain, sering mendapat skors atau teguran dari sekolah. Anak menjadi pemberontak, menyenangi musik berlirik narkoba. Ia pun gemar menggunakan istilah-istilah junkis serta lama di kamar mandi.

Tahap Kecanduan

Orang tua akan menemukan alat-alat pecandu di kamar sang anak. Anak menjadi boros dalam memakai uangnya. Memiliki bekas suntikan di lengan. Anak pun sering tidak pulang, matanya mengantuk dengan tidak wajar, memiliki pola pikir yang aneh dan sering pilek dengan hidung yang terasa gatal. Orang tua pun harus waspada bila pernah mendengar sang anak berkata ingin bunuh diri. Anda patut mengecek apakah sang anak berteman dengan seorang pecandu narkoba. Wajib curiga bila obat-obatan dan barang-barang di rumah sering hilang. Dan anak pecandu narkoba biasanya cenderung marah bila ditanyakan tentang dirinya.

Mengingat akan bahaya narkoba, sang orang tua wajib memeriksakan anaknya melalui tes laboratorium di rumah sakit terdekat. Salah satu rumah sakit yang menyediakan paket pemeriksaaan narkoba adalah RS IMC Bintaro.

Menurut Febrina Shinta Perdani, ST MM, Marketing Manager dari RS IMC Bintaro, paket pemeriksaan narkoba ini biasanya dilakukan oleh mereka yang ingin masuk ke sekolah tertentu di mana sekolah tersebut mensyaratkan surat keterangan bebas narkoba oleh dokter umum. Biaya yang dikenakan sebesar Rp. 180.000. Ini sudah termasuk tes lab dan biaya dokter. Di dalam pemeriksaan ini, pasien akan diambil urinenya.

Untuk menjamin validitas dari hasil lab, pasien akan didampingi oleh petugas kesehatan sampai ke dalam WC. Pasien pria akan didampingi petugas pria dan sebaliknya pasien wanita akan didampingi petugas wanita. Dengan tes urine tersebut akan terdeteksi apakah mengandung amphetamine/shabu, morfine/opiat serta mariyuna.

Untuk menjalani tes ini, pasien tidak perlu melakukan puasa. Dan hasil tes bisa diambil pada hari yang sama.

Di samping sekolah-sekolah, surat bebas narkoba juga biasa diminta perusahaan pada saat seseorang melamar pekerjaan. Tentu perusahaan menginginkan calon karyawan yang sehat dan bebas narkoba sehingga produktivitas kerjanya optimal.

Info dan pendaftaran, hubungi:
RS IMC Bintaro
Jalan Raya Jombang No.56, Jombang, Tangsel, Banten 15414
Phone: (021) 745- 6379 ext 302
http://rsimcbintaro.com

 

(EGS)

Leave a Comment