Ming. Sep 22nd, 2019

Karubi-Tei, Tokyo Japanese Yakiniku Kini Hadir di Bintaro

Yakiniku adalah bahasa Jepang untuk daging yang dipanggang atau dibakar di atas api. Dalam arti luas, yakiniku juga mencakup berbagai masakan daging sapi, atau jeroan yang dipanggang, seperti bistik, panggang daging domba (jingisukan), dan barbeque.

Daging dipanggang di atas api dari arang atau gas dengan memakai kisi-kisi dari besi atau di atas plat dari besi (teppan). Di negara asalnya, potongan daging berbentuk segi empat sering ditusuk dengan tusukan dari logam sebelum dipanggang. Sesudah dipanggang, daging yang berukuran agak besar sering perlu dipotong dengan gunting di hadapan pengunjung.

Sebelum dimakan, daging dicelup ke dalam saus yang disebut tare. Saus tare mempunyai 2 jenis yaitu niku tare (saus berwijen) dan soto tare (saus tidak berwijen). Sebelum dipanggang, daging+seafood pilihan dicelupkan ke dalam saus niku tare, yang terbuat dari campuran bahan-bahan seperti kecap asin, sake, gula, bawang putih, dan wijen. Tentu di Karubi-Tei Bintaro tidak digunakan bahan non halal karena semua bahan saus dibuat di dapur sendiri. Butuh waktu 1 bulan untuk bereksperimen menghasilkan saus yang ideal.

Menu favorit

Karubi-Tei dalam bahasa Jepang memiliki arti kedai Karubi. Yang menjadi unggulan dari Karubi-Tei adalah karubi/wagyu premium yaitu daging di sekitar tulang punggung (chuck roll) yang berasal dari sapi Jepang (wagyu). Anda dapat menyantap karubi premium dengan harga Rp. 65.000 per 100 gram. Harga tersebut bisa lebih murah dibanding resto lain karena sapi Jepang (wagyu) tersebut sudah didatangkan ke Indonesia dan diternakkan di sini sehingga harganya tidak semahal yang lain.

Sapi Wagyu

Wagyu (sapi Jepang) mengacu pada beberapa ras sapi. Satu ras di antaranya memiliki kecenderungan genetik berupa pemarmeran (marbling) tinggi dan memproduksi lemak tak jenuh berminyak dalam jumlah besar. Sapi wagyu terkenal karena pola marmer pada dagingnya dan kualitasnya. Daging jenis ini umumnya dijual mahal. Di beberapa daerah di Jepang, daging diberi nama sesuai wilayah produksinya, contohnya daging Kobe, Mishima, Matsusaka, Ōmi, dan Sanda.

Kecenderungan genetik ras Wagyu menghasilkan daging dengan kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang lebih tinggi daripada daging sapi pada umumnya. Pemarmeran terus-menerus juga memperbaiki rasio lemak tak jenuh tunggal dan lemak jenuh.

Wagyu Premium

US (United States) Beef

Di samping itu juga ada daging sapi Amerika seharga Rp. 55.000 per 150 gram.

Info Bintaro berkesempatan mencoba 2 jenis daging tersebut. Pertama-tama dihidangkan Karubi/wagyu premium. Irisannya lebih tebal dan terasa juicy. Sesudah itu Info Bintaro menyantap US Beef (American Beef). Sebanyak 10 irisan kecil daging dibakar hingga cokelat mengilap. Hmm… teksturnya empuk agak kenyal dengan olesan bumbu gurih sedikit manis yang menguatkan citarasa gurih lezat daging. Disantap dengan nasi lokal yang berkualitas.

BACA JUGA  Kepingin Bakmi Jawa? Datang Saja ke Bakmi Djowo Mbah Bedjo di Culture Kitchen

Selain daging sapi, juga terdapat di sini ikayaki (daging cumi) dan tori siodare (daging ayam) sebagai pilihan. Istimewanya di Karubi-Tei Anda dapat memilih paket 1 atau 2 orang dengan harga ekonomis.

American Beef

Tips Memanggang Yakiniku

Saat mencicipi hidangan di Karubi-Tei, Info Bintaro mendapat tips menarik cara memanggang yakiniku. Pertama, letakkan daging di tengah pemanggang. Panggang satu sisi  daging hingga 30% matang, saat itu “meat juice” akan keluar dari permukaan. Balik daging sambil diletakkan di pinggir pemanggang. Lanjutkan proses pemanggangan hingga 80-90% matang untuk menikmati kelembutan dagingnya.

“Tentu saja semua bagian daging ini akan semakin lezat jika diolah dengan teknik yang benar. Jangan memasak daging terlalu matang dan jangan terlalu sering membolak-balikkan daging saat dimasak,” pesan Ayu.

Kimchi & Kongnamul

Menu makanan yang sehat harus mengandung sayur mayur. Di Karubi-Tei ada 2 jenis sayur yang bisa dipilih yakni kimchi dan kongnamul.

Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah.

Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Di zaman dulu, kimchi diucapkan sebagai chim-chae yang berarti “sayuran yang direndam.”

Sayur kimchi itu sehat, dengan rasanya  yang kuat, pedas dan khas. Asam tapi segar. Apalagi bila dicampur dengan daging karubi. Hm…yummy. Di samping itu ada kongnamul (tauge impor) yang sangat renyah dan ukurannya super besar dibanding tauge lokal. Cara membuatnya cukup mudah. Setelah akar dan kulit kacang dibuang, kecambah direbus. Kecambah dikeringkan, kemudian dibumbui dengan minyak wijen, kecap, daun bawang cincang, biji wijen, bawang putih cincang, dan ditaburi bubuk cabai.

Menu Rice Bowl

Atas permintaan pelanggan yang mau membawa pulang makanan. Karubi-Tei menyediakan menu baru yang dilaunching minggu ini yakni 3 pilihan rice bowl berupa karubi kimchi don, karubi don, tori don dengan nasi putih dan harga yang terjangkau mulai dari Rp. 30.000.  Bisa dipesan via gojek juga lho

BACA JUGA  Warung Makanan di Bintaro Dengan Harga Terjangkau

Minuman

Pengunjung mempunyai banyak pilihan di sini. Ice lemon tea, ice tea, ocha, bali hai beer dan panther stout beer.

Info lebih lanjut:
Karubi-Tei Tokyo Japanese Yakiniku
PHX Bintaro, Jl Senayan Utama Blok Hj. 1A Sektor 9, BINTARO

instagram: @karubi.tei

WA: 0819 3290 8788

Jam Buka : 17.00-22.00
Libur setiap hari Selasa

 

(EGS)

 

 

Baca Juga