Kanopi FEB UI Akan Menggelar Seminar International 15th Economix Global Economic Challenges

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Kanopi FEBUI kembali akan menggelar acara tahunan Economix Global Economic Challenges, yang tahun ini akan memasuki pelaksanaan ke-15. 15th Economix Global Economic Challenges merupakan sebuah rangkaian acara yang bertujuan menjadi sarana bagi para peserta yang datang dari berbagai latar belakang pengalaman, pendidikan dan budaya untuk berbagi, berdiskusi dan menemukan solusi berbagai isu ekonomi global terkini. Rencananya 15th Economix Global Economic Challenges akan berisi kegiatan-kegiatan seminar internasional, kompetisi  dan mini essay.

Kanopi (Kajian Ekonomi dan Pembangunan Indonesia) FEB UI adalah organisasi kemahasiswaan yang bernaung di bawah Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Budaya Universitas Indonesia (FEBUI), yang mengkhususkan diri pada kajian, diskusi, serta penelitian, dan mengambil topik pada permasalahan ekonomi dan sosial di Indonesia baik secara makro maupun mikro.

Seminar International 15th Economix merupakan agenda pembuka dari rangkaian acara 15th Economix, yang akan diselenggarakan pada Senin, 13 November 2017 di Auditorium Soeria Atmadja, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Depok. Acara ini akan dimulai pukul 08.00 WIB. Tahun ini, 15th Economix mengusung tema besar yaitu “The Resurgence of Neo-Protectionism: A changing world”, yang mendiskusikan tentang perubahan dunia menuju era neo-proteksionisme.

Seminar Internasional 15th Economix terdiri dari tiga sesi – satu sesi keynote speaker dan dua sesi seminar. Di setiap sesi, 15th Economix akan mengundang pembicara yang kompeten dan terkemuka dari berbagai negara dan latar belakang untuk membahas isu-isu tentang The Resurgence of Neo-Protectionism.

Sesi keynote speaker akan mendiskusikan subtema “The Disruptive Revival of Neo-Protectionism on Global Trade Dynamics”. Pada sesi ini, peserta akan dijelaskan mengenai gambaran umum neo-proteksionisme, bagaimana hal itu akan mempengaruhi dinamika perdagangan global dan menguraikan kemungkinan dampak buruk dari neo-proteksionisme terhadap lingkungan global. Selanjutnya, Seminar International 15th Economix akan dilanjutkan ke sesi seminar pertama yang mengangkat subtema “Regional Perspective on the Challenges and Opportunities of Neo-Protectionism”.

Pada sesi ini, peserta akan dijelaskan bagaimana neo-proteksionisme dapat mempengaruhi kawasan Asia Tenggara, peluang ekonomi dan hubungan dagang dengan regional lain, serta rekomendasi kebijakan untuk negara-negara Asia Tenggara dalam menghadapi era neo-proteksionisme. Seminar Internasional 15th Economix akan ditutup dengan sesi seminar kedua yang membahas subtema “Industrial Behavior in Response to the Threat of Neo-Protectionism”. Pada sesi terakhir ini, pembicara akan menguraikan dampak neo-proteksionisme terhadap industri manufaktur dan jasa.

Tiket Seminar International 15th Economix dapat dibeli dengan harga Rp 50.000 untuk early bird dan Rp 75.000 untuk pembelian di tempat acara (on the spot). Tiket ini sudah mencakup seminar kit, makan siang, snack serta sertifikat.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website 15th Economix di www.economix-febui.com, atau akun twitter resmi 15th Economix: @EconomixFEBUI.

 

(ES)

Leave a Comment