Sen. Agu 19th, 2019

Iptek : Cara Pembuatan Briket Batu Bara

Briket adalah sebuah blok bahan yang dapat dibakar yang digunakan sebagai bahan bakar untuk memulai dan mempertahankan nyala api. Briket yang paling umum digunakan adalah briket batu bara, briket arang, briket gambut, dan briket biomassa.

Antara tahun 2008-2012, briket menjadi salah satu agenda riset energi Institut Pertanian Bogor. Bahan baku briket diketahui dekat dengan masyarakat pertanian karena biomassa limbah hasil pertanian dapat dijadikan briket. Penggunaan briket, terutama briket yang dihasilkan dari biomassa, dapat menggantikan penggunaan bahan bakar fosil.

Bahan penyusun briket dapat mencakup bahan utama dan bahan pendukung. Bahan bakar utamanya terdiri dari arang kayu, batubara, biomassa dan gambut. Sedangkan bahan pendukungnya adalah batu kapur (pewarna), pati (pengikat), boraks (bahan pelepas, release agent), natrium nitrat (akselerator) dan malam (wax, sebagai pengikat, akselerator, dan penyala/igniter)

Briket dibuat dengan menekan dan mengeringkan campuran bahan menjadi blok yang keras. Metode ini umum digunakan untuk batu bara yang memiliki nilai kalori rendah atau serpihan batu bara agar memiliki tambahan nilai jual dan manfaat. Briket digunakan di industri dan rumah tangga.

Bahan yang digunakan untuk pembuatan briket sebaiknya yang memiliki kadar air rendah untuk mencapair nilai kalor yang tinggi. Keberadaan bahan volatil juga mempengaruhi seberapa cepat laju pembakaran briket; bahan yang memiliki bahan volatil tinggi akan lebih cepat habis terbakar.

Mesin Pembuat Briket

Mesin pembuat briket adalah mesin yang digunakan untuk memproses limbah dan residu usaha kehutanan dan pertanian menjadi briket. Sebelum dijadikan briket, bahan mentah harus diberikan perlakuan tertentu seperti pemurnian dan pengecilan ukuran partikel.

Mesin press briket bekerja dengan tiga mekanisme dasar:

  1. Tipe ulir (screw type).Briket ditekan dengan memanfaatkan mekanisme ulir archimedes. Umumnya digerakkan oleh motor. Simak prosesnya di https://www.youtube.com/watch?v=TVMsMMdUBcs
  2. Tipe stamping, yaitu mekanisme menekan dengan tuas sehingga seolah bahan baku briket “terinjak” dan membentuk briket yang padat. Tipe ini memungkinkan briket dibuat dalam berbagai bentuk dan ukuran. Lihat contohnya di https://www.youtube.com/watch?v=ADJqiRhpVIo
  3. Tipe hidrolikyang bekerja dengan mekanisme hidrolik. Lihat videonya di https://www.youtube.com/watch?v=20umqIOzsGg
BACA JUGA  Hari Perempuan Internasional

Fasilitas pembuatan briket harus memiliki berbagai langkah dalam pembuatan bahan baku hingga selesai menjadi briket. Perlakuan awal yang biasanya diberikan dalam pembuatan briket adalah debarking (penghilangan kulit kayu, bark), pengecilan ukuran partikel, pengeringan, dan pengayakan. Kadar air harus rendah untuk mendapatkan nilai kalori tertinggi, namun pengeringan lebih lanjut umumnya menjadi tidak efisien. Kadar air antara 12-15% diperkirakan angka yang ideal, tergantung bahan baku yang digunakan.

Pemanfaatan Briket

Pemanfaatan bahan bakar padat seperti briket batu bara umumnya tidak disarankan untuk digunakan di rumah tangga karena asapnya yang pekat. Diperlukan tungku khusus yang mengatasi masalah tersebut.

Briket memiliki harga yang murah dibandingkan bahan bakar jenis lainnya sehingga penggunaannya dalam dunia industri dapat memberikan penghematan biaya. Di daerah Ketahun, Bengkulu Utara, briket telah digunakan sebagai pengganti kayu bakar yang harganya semakin naik. Penggunaan briket diketahui memberikan manfaat dari sisi pengeluaran usaha.

Briket batubara dapat diandalkan untuk rumah tangga dan industri di antaranya:

  • Sebagai Sumberdaya Energi Yang Mampu Menyuplai Dalam Jangka Panjang
  • Sebagai Pengganti BBM/Kayu Bakar Dalam Industri Kecil dan Rumah Tangga
  • Merupakan tempat penyerapan tenaga kerja yang cukup berarti baik di pabrik briketnya, distributor, industri tungku, dan mesin briket dsbnya.
  • Merupakan bahan bakar yang harganya terjangkau bagi masyarakat pada daerah-daerah terpencil.
  • Memberikan sumber pendapatan kepada penyuplai bahan baku briket seperti batubara, tanah liat, kapur, serbuk biomas, dsbnya.
  • Sebagai wadah pengalihan teknologi dan keterampilan bagi tenaga kerja Indonesia baik langsung maupun tidak langsung.
  • Menghasilkan briket batubara yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan UKM dalam kebutuhan energinya yang akan terus meningkat setiap tahunnya

Kompor Briket Batubara

Saat ini sudah tersedia di pasaran beragam kompor briket batubara. Simak salah satu contohnya di  https://www.youtube.com/watch?v=1IidBWTzc0Q. Dengan demikian briket batubara ini dapat menjadi salah satu energi alternatif untuk kebutuhan memasak.

 

(EGS)

 

Baca Juga