Indonesia Ice Skating Open 2017, dari Bintaro ke Ajang Tingkat Asia, Untuk Indonesia

Indonesia merupakan negara yang tidak mengenal musim dingin karena posisinya yang berada di garis katulistiwa. Karena itulah Indonesia hampir tidak pernah berpartisipasi pada berbagai ajang kejuaraan olah raga musim dingin, kalaupun ada, mungkin itu dilakukan oleh perorangan yang melanjutkan pendidikan atau bekerja di luar negeri. Namun kondisi geografis Indonesia ini bukanlah penghalang untuk berpartisipasi pada ajang-ajang olah raga musim dingin bergengsi di dunia.

Indonesia Ice Skating Open 2017 (IISO 2017), sebuah ajang kompetisi ice skating yang berlangsung di BX Rink pada tanggal 3-5 Februari 2017 lalu menjadi gambaran pesatnya perkembangan olah raga ice skating, yang notabene adalah jenis olah raga musim dingin, di Indonesia. Para atlet yang berpartisipasi pada IISO 2017 merupakan atlet-atlet yang berasal dari 3 ice rink yang ada Indonesia, yaitu BX Rink Bintaro, Sky Rink Jakarta dan Gardenice Bandung.

iiso_2017_info_bintaro
Para juara Indonesia Ice Skating Open 2017 yang sekaligus akan mewakili Indonesia pada Asian Winter Games, Sapporo, Jepang, berfoto bersama Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Muddai Madang (kedua dari kanan) dan Manager BX Rink, Wiwin Darmawan Salim (paling ujung)

IISO 2017 yang diikuti oleh 220 atlet olah raga ice skating mempertandingkan 3 cabang olah raga ice skating, yaitu figure skating, ice hockey dan short track speed skating, resmi ditutup oleh Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Muddai Madang pada Minggu, 5 Februari 2017.

Dalam pidato penutupannya, Muddai berpesan kepada para atlet untuk terus berlatih keras, sehingga diharapkan suatu saat nanti atlet-atlet ice skating Indonesia dapat diperhitungkan di tingkat internasional. Lebih jauh, Muddai menyatakan para juara IISO 2017 akan mengikuti ajang Asian Winter Games di Sapporo, Jepang pada tanggal 6-13 Agustus 2017. Ia mengakui keterbatasan Indonesia yang bukan negara 4 musim, namun ia percaya dengan latihan keras bukan mustahil nantinya atlet-atlet ice skating Indonesia akan mampu ‘berbicara’ di tingkat internasional.

Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Wiwin Darmawan Salim, Manager BX Rink yang juga merupakan Sekjen Federasi Hoki Es Indonesia (FHEI), “Indonesia Ice Skating Open 2017 merupakan ajang persiapan atlet untuk menghadapi Asian Winter Games dan Skate Asia. Harapannya dengan persiapan yang cukup, atlet ice skating dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.”

Sebelum penutupan, disajikan berbagai atraksi ice skating oleh para atlet yang berpartisipasi. Terlihat kelincahan para atlet yang sebagian besar usianya masih sangat belia. Untuk diketahui, peserta termuda pada IISO 2017 ini berusia 5 tahun, sedangkan peserta tertua berusia 34 tahun. Setelah penyerahan hadiah kepada para pemenang, seluruh atlit peserta IISO 2017 berfoto bersama.

iiso_2017_info_bintaro_2

 

(ES)

Leave a Comment