Pendidikan

Identitas dan Pendidikan Berwawasan Kebangsaan

Kemenangan tim Perancis di Piala Dunia 2018 menyisakan satu pertanyaan soal identitas nasional dan sub-identitas kultural/etnis. Seorang komedian dan pembawa acara The Daily Show di Amerika Serikat membuat komentar kontroversial tentang komposisi multi-etnis anggota tim sepak bola Perancis.

Berasal dari Afrika Selatan dari seorang ibu keturunan Afrika dan ayah orang berkulit putih, Trevor Noah sangat kondang di Amerika Serikat. Ketika dunia bersorak, ”Perancis menang,” Noah berkomentar, ”Afrika memenangi Piala Dunia.”

Kontan komentar Noah ini mendapat reaksi protes keras dari GÉrard Araud, Duta Besar Perancis untuk Amerika Serikat. Araud menyatakan keberatan atas penyebutan kemenangan Afrika ”hanya” karena beberapa anggota tim dari keluarga imigran asal Afrika.

Bantahan Duta Besar Perancis itu menunjukkan paradigma multikulturalisme berdasarkan model periuk belanga peleburan. Ketika nasionalisme berhadapan dengan kebutuhan pengakuan terhadap identitas etnis para imigran, Perancis menganut paham peleburan identitas etnis ke dalam kesatuan Perancis. Menurut Araud, para imigran anggota tim sepak bola bukan lagi orang Afrika, melainkan sudah menjadi orang Perancis.

Foto: KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Membaca pernyataan protes dari Duta Besar Perancis ini, Noah membela diri dan membandingkan model multikulturalisme Perancis dengan Amerika Serikat. Setiap imigran atau keturunan imigran bisa mengaku sebagai warga negara Amerika dan sekaligus juga tetap merayakan identitas budaya/etnisnya. Model multikultural gado-gado ala Amerika memungkinkan afiliasi kebangsaan bersamaan dengan sub-identitas etnis masing-masing sehingga ada orang Amerika keturunan Irlandia, Vietnam, Meksiko, dan Indonesia.

Bagaimana pula dengan situasi keragaman di Indonesia? Model kebangsaan-multikulturalisme seperti apa yang dijadikan acuan di Indonesia?

Kekayaan budaya dari Sabang sampai Merauke, yang diikat dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, menyajikan dinamika kebangsaan yang senantiasa menuntut upaya terus-menerus untuk merawat persaudaraan dan mengelola kontestasi yang muncul di sana sini. Lahan paling strategis untuk merawat dan membangun rasa kebangsaan ini adalah pendidikan.

Dalam era percepatan industri di beberapa daerah dan kota di Indonesia, migrasi telah mengubah populasi peserta didik di sekolah-sekolah di Indonesia. Di sekolah-sekolah di Sumatera Utara, misalnya, anak-anak Batak duduk di kelas yang sama dengan anak-anak Melayu, Minang, dan Jawa yang orangtuanya bermigrasi ke daerah tersebut karena industri perkebunan. Sementara di Timika, anak-anak Amungme dan Kamoro mesti belajar bersama dengan anak-anak Bugis, Jawa, Flobamora (Flores, Sumba, Timor, Rote, dan Alor) karena industri pertambangan PT Freeport Indonesia sudah menjadi magnet ekonomi bagi para pendatang.

Jika model pendidikan berwawasan kebangsaan bisa dikelola dengan baik, anak bisa belajar saling mengenal, menerima, menghargai. Juga sekaligus dan saling membantu dengan anak-anak lain dari berbagai komunitas etnis, agama, bahasa daerah, dan adat istiadat.

Ketegangan mayoritas-minoritas dan asli-pendatang

Keragaman budaya seharusnya merupakan anugerah yang bisa menjadi kebanggaan semua warga. Ia patut disyukuri dan dipelihara karena dapat menjadi faktor yang mendinamiskan bangsa Indonesia sebagai bangsa beradab dan bermartabat.

Namun, beriringan dengan industrialisasi yang kerap belum menyejahterakan masyarakat lokal secara adil, proses migrasi tidak selalu disambut dengan gembira dan integrasi warga negara tidak selalu berjalan mulus. Bahkan, tidak jarang kontestasi antara berbagai kelompok etnis dan agama dengan mudah dimanipulasi untuk kepentingan politik dan bisnis jangka pendek, yang pada akhirnya merobek rajutan kebangsaan.

Situasi mayoritas-minoritas terjadi di mana-mana karena memang migrasi manusia ke sejumlah daerah tidak bisa dicegah lagi. Adakalanya, masyarakat yang sudah bermukim di suatu daerah selama beberapa generasi tetap menjadi mayoritas dan mesti berinteraksi dengan pendatang yang minoritas. Namun, yang menjadi minoritas tidak selalu masyarakat pendatang.

Di beberapa kecamatan di Sumatera dan Kalimantan, misalnya, pendatang dari Jawa bisa menjadi mayoritas karena permukiman yang terjadi dari program transmigrasi sudah berkembang pesat. Sebaliknya, di tempat yang lain, pendatang dari Jawa merupakan minoritas yang mesti beradaptasi dengan budaya setempat.

Dalam pengertian demokrasi, keberadaan mayoritas tidak semestinya meniadakan hak-hak anggota kelompok minoritas. Dalam masyarakat yang beradab dan bermartabat, hak setiap anggota masyarakat dibatasi oleh kewajibannya menghargai pemenuhan hak orang lain.

Persaudaraan ataupun kontestasi para manusia dewasa dari berbagai latar belakang yang berbeda terjadi di ruang-ruang publik: mulai dari daerah permukiman, tempat pekerjaan, dan layanan masyarakat, serta berbagai kawasan lain.

Dampak kontestasi itu juga bisa terbawa pada anak-anak di sekolah. Oleh karena itu, sekolah merupakan kesempatan strategis untuk mengelola pendidikan berwawasan kebangsaan.

BACA JUGA  Tahun Baru Imlek 2018: Makna di Balik Shio Anjing Tanah

Toleransi-empati

Pendidikan berwawasan kebangsaan sudah dirancang sebagai bagian dari kurikulum. Pedoman Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) sudah merekomendasikan pembentukan Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan di setiap kabupaten/kota. Materi kurikulum formal sekolah juga sudah memuat informasi yang menunjukkan keragaman, seperti nama tempat ibadah keenam agama yang diakui di Indonesia, hari raya keagamaan, rumah adat, dan tarian daerah. Namun, sayangnya, kurikulum formal ini belum menjadi kurikulum yang hidup di banyak sekolah.

Sekolah seharusnya menjadi mikrokosmos kebinekaan Indonesia, di mana setiap anak bebas mengungkapkan jati diri suku, budaya, adat istiadat, bahasa ibu, agama, dan asal daerah. Alih-alih mengajak semua anak untuk saling menghargai perbedaan, banyak guru masih harus banyak belajar mengenai keragaman Indonesia dan mengasah keterampilan mengelola dinamika kelas. Sebagian guru masih terjebak pada zona nyaman mereka sendiri dan tidak berupaya memahami siswa-siswa yang berbeda.

Apabila identitas suku, budaya, dan agama guru kebetulan sama dengan mayoritas siswa yang ada di kelasnya, guru tersebut cenderung melakukan ritual-ritual pengajaran (misalnya, doa bersama, etiket sosial, bergaya bahasa) yang sesuai dengan norma mayoritas dan mengabaikan potensi keterasingan siswa yang tergolong minoritas di kelasnya. Situasi ini sering kali terjadi, bahkan di sekolah-sekolah negeri yang seharusnya menjadi lahan netral di mana setiap anak merasa nyaman dan aman dengan jati diri suku, budaya, adat istiadat, bahasa ibu, agama, dan asal daerahnya.

Di kebanyakan sekolah, anak masih belajar hanya pada tahap mengembangkan toleransi. Sayangnya, toleransi ini sering kali berhenti pada tahapan tidak saling mengganggu, tenggang rasa, dan menahan diri. Ia belum sampai pada mengembangkan empati atau bela rasa—ketika saudaraku merasa terluka, aku juga ikut terluka. Ketika guruku tidak memberikan kesempatan kepada saudaraku untuk melakukan ritual agamanya yang berbeda, aku merasa terusik. Ketika guruku mengejek logat bahasa dan merendahkan suku saudaraku, aku ikut merasa terhina.

Pendidikan berwawasan kebangsaan sesungguhnya terkait erat dengan pendidikan karakter sebab belajar menghargai perbedaan membuat seseorang melihat orang lain sebagai sesama manusia.

Seperti kata Paul Coelho—sastrawan Brasil yang terkenal di sini lewat novel Sang Alkemis-nya, budaya membuat orang memahami satu sama lain. Jika mereka memahami satu sama lain dalam jiwa mereka, akan sangat mudah mengatasi berbagai hambatan ekonomi-politik. Akan tetapi, pertama-tama, mereka mesti memahami bahwa tetangga mereka sebetulnya sama dengan mereka, dengan persoalan yang sama, dan pertanyaan-pertanyaan yang sama.

Penulis: Anita Lie Guru Besar Unika Widya Mandala, Surabaya (Beliau menerima penghargaan Pernghargaan cendikiawan berdedikasi Kompas 2018)

Tulisan ini dimuat di Harian Kompas, 31 Juli 2018

 

Baca Juga

  • Sinkronkan Industri dan Pendidikan, Japfa Dirikan Teaching Farm di Universitas Syiah Kuala, Aceh

    Sinkronkan Industri dan Pendidikan, Japfa Dirikan Teaching Farm di Universitas Syiah Kuala, Aceh

    PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui anak usahanya PT Indojaya Agrinusa bekerjasama dengan Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH) menginisiasi pembangungan Teaching Farm berlokasi di Gampong Ie Seu Um, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Penandatanganan nota kesepahaman, Senin (3/9) di Kampus UNSYIAH. Penandatangan dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, Rektor UNSYIAH dan Anwar […]
  • 4 Hal Ini Harus Menjadi Perhatian Bagi Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus

    4 Hal Ini Harus Menjadi Perhatian Bagi Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus

    Anak adalah anugerah dari Sang Pencipta kepada setiap orang tua. Setiap orang tua memiliki harapan besar buah hatinya tumbuh sehat dan menjadi pribadi yang unggul nantinya. Namun bagaimana jika orang tua menghadapi kenyataan anaknya termasuk pada kategori Anak Berkebutuhan Khusus? Sedih sudah pasti, namun yang terpenting adalah penanganan yang harus diperhatikan sehingga anak-anak bisa tumbuh […]
  • Gerai Gramedia ke-122 Hadir di Sukabumi

    Gerai Gramedia ke-122 Hadir di Sukabumi

    PT Gramedia Asri Media (Gramedia) akan membuka cabang gerainya di wilayah Sukabumi. Mulai tanggal 12 Mei 2020, masyarakat Sukabumi sudah dapat berbelanja di gerai Gramedia ke-122 tersebut. Gramedia Sukabumi berlokasi di Jalan Surya Kencana No.12, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Sukabumi, Jawa Barat. Gramedia Sukabumi memberikan promosi Gratis Ongkos Kirim Layanan Pesan Antar untuk wilayah Sukabumi […]
  • #kitacintasatwa, Taman Safari Indonesia Ajak Masyarakat Bantu Satwa

    #kitacintasatwa, Taman Safari Indonesia Ajak Masyarakat Bantu Satwa

    Dengan adanya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah, maka seluruh unit TSI Group (Taman Safari Bogor, Taman Safari Prigen, Bali Safari, dan Batang Dolphins Center) pun ditutup sementara sejak 23 Maret 2020 lalu hingga nanti waktu yang ditentukan kemudian.  Keputusan penutupan ini diambil, karena TSI Group ingin mengambil peran dalam memutus mata […]
  • Berikan Pengalaman Digital Terbaik, IM3 Ooredoo Berinovasi Luncurkan Layanan Pembelian Kartu Perdana Online

    Berikan Pengalaman Digital Terbaik, IM3 Ooredoo Berinovasi Luncurkan Layanan Pembelian Kartu Perdana Online

    IM3 Ooredoo meluncurkan layanan pembelian kartu perdana prabayar yang bisa dibeli secara online untuk semakin memudahkan pelanggan memenuhi kebutuhan hanya dalam beberapa klik, dan kartu dapat langsung diterima pada hari yang sama. Peluncuran ini sejalan dengan strategi LEAD Indosat Ooredoo sebagai operator telekomunikasi terdepan di Indonesia selalu berusaha untuk memberikan kepuasan dan mendapatkan kepercayaan pelanggan. […]
  • Weekend Program: Saatnya Bersihkan Komedo di Muka

    Weekend Program: Saatnya Bersihkan Komedo di Muka

    Coba Anda perhatikan wajah Anda di cermin. Apakah ada bintik-bintik di hidung? Aha, itu pertanda komedo yang muncul di wajah Anda. Bila bertambah banyak, komedo ini dapat mempengaruhi rasa percaya diri Anda.  Namun sebenarnya apakah itu komedo? Komedo adalah benjolan (papula) kecil pada permukaan  kulit yang berwarna hitam. Komedo merupakan  jenis jerawat yang tergolong ringan […]
  • Oppo Perkenalkan F7 Youth, Perangkat Super Full Screen untuk Anak Muda

    Oppo Perkenalkan F7 Youth, Perangkat Super Full Screen untuk Anak Muda

    Pada Rabu, 23 Mei 2018, OPPO meluncurkan OPPO F7 Youth, perangkat terbaru yang ditujukan untuk anak muda yang aktif. Membawa keunggulan OPPO F7, yaitu Super Full Screen, AI Beauty 2.0, dan berbagai teknologi AI lainnya, F7 Youth akan dijual per tanggal 1 Juni 2018 dalam dua warna, yakni Solar Red dan Diamond Black, dengan harga […]
  • Ayo Berkebun! (Bagian 2)

    Ayo Berkebun! (Bagian 2)

    Warga Bintaro, menyambung tulisan tentang berkebun, kali ini kita akan membahas bagaimana agar pengalaman berkebun selaras dengan tugas perkembangan anak sesuai usia. Juga tips-tips dalam berkebun bersama putra/putri Anda. Anak pra sekolah dapat belajar: menanam tanaman dari benih (usahakan pilih benih yang cepat tumbuh agar anak tidak kehilangan minat), belajar anatomi daun dan bunga yang […]
  • Taman Jajan Granada, Tempat Nyaman Untuk Nongkrong Malam Hari di Serpong

    Taman Jajan Granada, Tempat Nyaman Untuk Nongkrong Malam Hari di Serpong

    Malam hari adalah waktu yang pas untuk nongkrong bersama rekan-rekan. Setelah seharian melakukan berbagai aktivitas dan badan sudah letih, ngobrol-ngobrol santai dengan rekan-rekan merupakan keasyikan tersendiri. Walaupun cuma sekedar ngobrol ringan dengan minum kopi dan makanan ringan, hal ini bisa membuat sebagian orang bisa mengalihkan berbagai persoalan yang dihadapi dengan kelelahannya. Sayangnya, walaupun banyak tempat […]
  • Mencegah Kanker Dengan Mengkonsumsi Beras Hitam

    Mencegah Kanker Dengan Mengkonsumsi Beras Hitam

    Penyakit kanker disebabkan adanya penyimpangan dalam satu atau beberapa sel tubuh manusia, dikarenakan adanya sel yang bermutasi oleh suatu penyebab. Salah satu penyebabnya adalah peranan dari radikal bebas. Radikal bebas datang dalam berbagai bentuk, ukuran, dan konfigurasi kimia. Mereka semua saling berbagi kebutuhan akan elektron di dalam tubuh manusia. Seperti kita ketahui, setiap sel akan berusaha […]
  • Banjir Generasi Milenial, Industri Kreatif Bisa Fenomenal

    Banjir Generasi Milenial, Industri Kreatif Bisa Fenomenal

    Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) bertekad untuk terus menumbuhkan sektor industri kreatif di dalam negeri. Sebab, selain mendorong peningkatan jumlah wirausaha baru, industri kreatif juga berperan penting dalam memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional. “Kami secara rutin telah melaksanakan berbagai event untuk memberi ruang bagi pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. […]
  • Terapi Kutu Rambut Anak di Bintaro

    Terapi Kutu Rambut Anak di Bintaro

    Penyakit kutu rambut adalah kondisi ketika kulit kepala terinfeksi kutu. Kutu rambut merupakan serangga kecil yang tinggal di rambut manusia dan hidup dari mengisap darah melalui kulit kepala. Saking kecil ukurannya, sekilas kutu rambut sulit terlihat oleh mata. Kutu rambut memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari sebesar kepala peniti hingga biji wijen. Masa tetas telur […]
  • Maxstream Rilis Serial dengan Fitur Interaktif Pertama di Indonesia, Cerita Kamu

    Maxstream Rilis Serial dengan Fitur Interaktif Pertama di Indonesia, Cerita Kamu

    MAXstream Original kembali merilis konten serial terbaru yang berjudul Cerita Kamu. Berbeda dari konten yang lain, serial komedi romantis ini menghadirkan sebuah fitur interaktif yang diberi nama ‘Cerita Kamu’ dimana penonton disajikan berbagai pilihan untuk menentukan alur cerita hingga akhir kisahnya. Cerita Kamu terdiri dari tujuh episode dengan judul yang berbeda di setiap episodenya dan […]
  • KAI Perpanjang Pengembalian 100% Uang Tiket Hingga Keberangkatan 17 Juni

    KAI Perpanjang Pengembalian 100% Uang Tiket Hingga Keberangkatan 17 Juni

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang kebijakan pengembalian 100% uang tiket kereta api menjadi hingga keberangkatan 17 Juni 2020, dimana sebelumnya hanya sampai keberangkatan 4 Juni 2020. “Ketentuan pengembalian penuh ini berlaku untuk pembatalan mulai tanggal 5 Juni 2020 untuk keberangkatan 5 Juni s.d 17 Juni 2020,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus. Joni […]
  • Lamudi Terima Suntikan Investasi dari Ringier AG dan Axel Springer

    Lamudi Terima Suntikan Investasi dari Ringier AG dan Axel Springer

    Lamudi, salah satu platform real estate terkemuka di Asia Tenggara mengumumkan bahwa baru-baru ini telah menerima dua perusahaan media dan digital marketplace yakni Ringier AG dan Axel Springer dari Swiss dan Jerman sebagai investor strategis baru. Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia mengatakan, dengan adanya investasi ini, Lamudi akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman terbaik […]
  • Kolaborasi PT. BIT Teknologi Nusantara dengan Hitachi Vantara: Menyingkap Cloud Selanjutnya

    Kolaborasi PT. BIT Teknologi Nusantara dengan Hitachi Vantara: Menyingkap Cloud Selanjutnya

    PT. Bit Teknologi Nusantara, anak perusahaan dari operator pemancar yang terdaftar di Indonesia, PT. Solusi Tunas Pratama Tbk, hari ini mengumumkan penawaran BIT Super Cloud Infrastructure-as-a-Service (IaaS) dan Cloud Management Platform (CMP) terbarunya kepada para pelanggan. BIT Super Cloud merupakan platform cloud khusus pertama dan satu-satunya yang diciptakan untuk perusahaan yang ingin memulai bisnis cloud […]
  • Bank DBS Indonesia Berkolaborasi dengan Blibli.com Hadirkan Diskusi Daring bagi Pelaku Usaha

    Bank DBS Indonesia Berkolaborasi dengan Blibli.com Hadirkan Diskusi Daring bagi Pelaku Usaha

    Sebagai salah satu kontributor Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar di Indonesia, usaha kecil dan menengah (UKM) memiliki andil dalam menentukan kondisi ekonomi Indonesia terlebih di tengah pandemi Covid-19. Melihat hal tersebut, Bank DBS Indonesia sebagai institusi perbankan dengan wawasan bisnis dan industri terdepan, berkolaborasi dengan BliBli.com  untuk memberikan wawasan bagi merchant partner BliBli.com dan pelaku […]
  • Idul Adha 1437 H : Ungkapkan Rasa Syukur, HERO Group Berbagi Ratusan Hewan Kurban

    Idul Adha 1437 H : Ungkapkan Rasa Syukur, HERO Group Berbagi Ratusan Hewan Kurban

    Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1437 H yang jatuh pada 12 September 2016, PT Hero Supermarket Tbk menyelenggarakan acara simbolis penyerahan hewan kurban yang dilaksanakan pada hari Jumat, 9 September 2016. Penyerahan hewan kurban ini merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberlangsungan dan kesuksesan bisnis perusahaan yang telah berdiri […]
  • Vivo S1 Pro New Version Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

    Vivo S1 Pro New Version Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

    vivo S1 Pro New Version telah resmi tersedia di pasar Indonesia. Hadir dengan ROM 256GB yang lebih besar, konsumen bisa mendapatkan smartphone versi terbaru dari vivo S1 Pro ini dapat mengunjungi vivo Official Store dan retail partner resmi vivo di beberapa kota di Indonesia atau di vivo Official Online Store di e-commerce partner Lazada. Hadir […]
  • Crunchy Soes Cassava Kini Hadir di Bintaro

    Crunchy Soes Cassava Kini Hadir di Bintaro

    Ada beberapa di antara kita yang tidak dapat mengkonsumsi gluten, Arum Ayu, produsen makanan sehat menciptakan makanan tanpa menggunakan gluten. Terbuat dari singkong yang sehat, berserat, ramah terhadap tubuh dan lingkungan. Serta menggunakan pewarna alami tanpa pengawet dan bahan kimia. Usaha Healthy Cake & Cookies Arum-Ayu merupakan nama kakak beradik Arum dan Ayu. Herdinda Arum […]