Rab. Nov 20th, 2019

Henkel Indonesia Resmikan Pusat Inovasi Regional Asia Tenggara

Pemukulan gong tanda diresmikannya Innovation Center Henkel untuk wilayah Asia Tenggara oleh Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Achmad Sigit Dwiwahjono

Warga Bintaro boleh berbangga karena kawasan ini dipilih oleh sebuah korporasi global sebagai pusat inovasinya untuk wilayah Asia Tenggara. Bertempat di kantor pusatnya di Nissi Bintaro Campus, Bintaro, pada Kamis, 18 Januari 2018, Henkel Indonesia, sebuah korporasi asal Jerman yang merupakan pemimpin global dalam pasar produk perekat di semua segmen industri meresmikan beroperasinya Regional Innovation Center-nya untuk wilayah Asia Tenggara.

Innovation Center ini merupakan yang pertama untuk industri adhesif di Asia Tenggara, sekaligus merupakan langkah strategis yang diambil oleh Henkel Adhesive Technologies untuk menggabungkan kemampuan teknis dan inovasi tingkat regional di bawah satu atap guna mempererat hubungan dan memberi nilai tambah bagi pelanggan.

Hadir pada peresmian ini, Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil dan Aneka, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Achmad Sigit Dwiwahjono, Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Federal Jerman untuk Republik Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Michael Freiherr von Ungern-Sternberg.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur Henkel Indonesia, Lucky Lee menjelaskan tujuan pendirian fasilitas Innovation Center ini. “Fasilitas ini didirikan dengan tujuan untuk menghadirkan inovasi dan solusi terbaik di pasar adhesif, sealant dan functional coating di Indonesia dan seluruh Asia Tenggara. Sejalan dengan ini, kami akan meningkatkan usaha kami dalam bermitra dengan pelanggan untuk mengembangkan aplikasi produk baru dan meningkatkan produktivitas serta keandalan fasilitas produksi mereka. Bersama dengan tim kami yang kuat dan pabrik yang modern, Innovation Center ini akan memperkuat posisi kami sebagai pemimpin pasar dan menegaskan juga bahwa kami adalah pemimpin inovasi dan penyedia solusi menyeluruh untuk industri adhesif di Indonesia.”

Senada dengan itu, Csaba Szendrei, Corporate Senior Vice President, Packaging and Consumer Goods Adhesives Henkel memaparkan alasan pentingnya investasi di Indonesia dalam strategi global Henkel. “Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar, terbesar di Asia Tenggara. Perekonomian Indonesia juga terus bertumbuh dan menjadi kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara yang diharapkan memberikan pengaruh terhadap pencapaian target Henkel.Hari ini Henkel sedang berinvestasi untuk melanjutkan kisah sukses di abad ke-21, yang akan mengokohkan rekam jejak kami di Indonesia.”

Peresmian Innovation Center ini dilakukan oleh Achmad Sigit Dwiwahjono yang mewakili pemerintah, dengan pemukulan gong yang dilanjutkan dengan seremoni pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti. Acara diakhiri dengan tur Innovation Center, dimana para undangan diajak melihat berbagai fasilitas Innovation Center yang terletak di lantai dasar bangunan gedung Nissi Bintaro Campus.

BACA JUGA  Citilink Indonesia Raih Predikat LCC Berbintang Empat dari Apex
Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davni, Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Achmad Sigit Dwiwahjono, Dubes Republik Federal Jerman untuk Republik Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Michael Freiherr von Ungern-Sternberg, Corporate Senior Vice President, Packaging and Consumer Goods Adhesives Henkel, Csaba Szendrei dan Presiden Direktur Henkel Indonesia, Lucky Lee

Innovation Center ini menempati area seluas 1300 meter persegi, yang menyediakan zona pengalaman interaktif bagi pelanggan, area pengujian dan simulasi, dan dilengkapi dengan 6 laboratorium aplikasi. Selain itu terdapat akademi pelatihan bagi para pelanggan dan para mitra Henkel untuk mempelajari keahlian teknis secara mendalam. Pelanggan juga bisa mendapatkan pelatihan langsung mengenai berbagai topik, seperti aplikasi dan teknik analitikal, penyelesaian masalah teknis dengan menerapkan fungsi keselamatan kerja. Dengan berfokus pada keberlanjutan, berbagai industri menjadi target Innovation Center Henkel Indonesia ini, antara lain otomotif, barang-barang konsumsi, produk mebel, makanan dan minuman, pengemasan, sepatu, dan industri lain secara umum.

Henkel merupakan pemimpin global untuk industri adhesive, sealant dan functional coating yang berbasis di Dusseldorf, Jerman. Berdiri pada tahun 1876, Henkel telah menorehkan rekam jejak yang spektakuler di industri-industri ini selama 140 tahun beroperasinya. Pada tahun 2016, Henkel membukukan penjualan 18,7 miliar Euro (19,7 miliar dollar AS) dengan laba operasi sebesar 3,2 miliar Euro (3,4 miliar dollar AS). Tiga merek utama Henkel yaitu Persil (deterjen), Schwarzkopf (perawatan rambut) dan Loctite (perekat) menyumbang penjualan lebih dari 6 miliar Euro (6,3 miliar dollar AS). Memiliki karyawan lebih dari 50.000 orang yang tersebar di berbagai negara di seluruh dunia, Henkel meletakkan kekuatannya pada inovasi dan teknologi. Di Indonesia Henkel telah beroperasi sejak tahun 1974 dan menjadi pemimpin pasar di industri adhesif. Henkel memiliki 2 pabrik yang memproduksi berbagai produknya di Tangerang dan Pasuruan. Di wilayah Asia Tenggara, pabrik-pabrik Henkel bisa ditemukan di Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan hadir di semua negara di Asia Tenggara.

Pada akhir 2017, Henkel Indonesia memindahkan kantor pusatnya ke wilayah Bintaro, dengan memilih gedung Nissi Bintaro Campus di Tegal Rotan, Bintaro.

Baca juga :
Bergerak Maju Untuk Tumbuh, Henkel Indonesia Pindah ke Kantor Baru di Bintaro
Foto : Kantor Baru Henkel Indonesia di Bintaro

Kawasan Bintaro dipilih sebagai kantor pusat dan innovation center karena letaknya yang dekat dengan akses jalan raya utama, bandar, dan juga pelanggan di wilayah Tangerang, Bekasi dan Karawang yang dikenal sebagai pusat industri.

(ES)

 

Baca Juga