Hati-hati, Pankreas Meradang Karena Kebanyakan Minum Alkohol

Anda mungkin mengetahui berita DJ terkenal yakni DJ Avicii meninggal dunia. Diduga almarhum mengidap sakit pankreas akut. Pankreas merupakan salah satu organ di dalam struktur pencernaan manusia yang tugasnya memproduksi hormon dan enzim untuk menghancurkan makanan di dalam perut.

Fungsi Pankreas

Pankreas berada di belakang perut dengan panjang 18-25 cm dan memiliki bentuk menyerupai ikan yang panjang (klik video berikut https://www.youtube.com/watch?v=UDjF7HJ8h40). Organ tubuh ini  memiliki fungsi eksorin dan endokrin.

Eksorin adalah kelenjar yang mengeluarkan cairan berupa enzim melalui salurannya sendiri menuju dunia luar baik di dalam maupun di permukaan tubuh. Contohnya seperti kelenjar air liur, kelenjar keringat, kelenjar air susu ibu, kelenjar lendir, kelenjar sebasea (minyak), dan kelenjar air mata. Pankreas menghasilkan enzim yang berguna untuk memecah makanan sehingga dapat dicerna dan diserap oleh tubuh. Enzim tersebut memiliki fungsinya masing-masing. Misalnya lipase untuk menguraikan lemak menjadi kolesterol dan asam lemak. Kemotripsin dan tripsin untuk mencerna protein, selain itu ada pula amilase yang berfungsi untuk menguraikan karbohidrat.

Sedangkan fungsi kelenjar endokrin adalah mengeluarkan hormon. Hormon ini tidak dialirkan melalui saluran pankreas, melainkan langsung ke aliran darah. Hormon tersebut adalah insulin. Insulin akan mengikat glukosa dari darah untuk dibawa ke beberapa jaringan di dalam tubuh agar bisa digunakan sebagai energi. Hormon insulin ini juga penting bagi hati, karena membantu hati menyerap glukosa dan menyimpannya sebagai glikogen. Glikogen berguna untuk tubuh saat membutuhkan energi ekstra. Saat glukosa dalam darah terlalu rendah, hormon glukagon yang akan memecah kembali glikogen menjadi glukosa di hati. Glukagon juga dihasilkan oleh pankreas.

Apa yang Terjadi Jika Pankreas Rusak?

Pankreas yang sehat akan memproduksi zat yang tepat dalam jumlah dan waktu yang tepat ketika kita makan. Namun pankreas yang memiliki gangguan tidak mampu memproduksi enzim pencernaan secara optimal sehingga penyerapan makanan juga terganggu dan menyebabkan diare atau penurunan berat badan.

Tidak hanya diare atau penurunan berat badan, gangguan yang dialami oleh pankreas juga bisa menyebabkan beberapa penyakit lain yang sangat berbahaya seperti diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Pada kondisi diabetes tipe 2, tubuh tidak menggunakan insulin sebagaimana seharusnya (resisten) dan gula darah naik. Pankreas juga kehilangan kemampuan memproduksi dan melepaskan insulin sesuai dengan kadar normal tubuh. Sedangkan pada diabetes tipe 1, sistem imun justru menyerang sel-sel pankreas yang menghasilkan insulin sehingga pada penderita diabetes tipe 1 dibutuhkan suntikan insulin seumur hidupnya.

Pankreatitis

Pankreas yang rusak dapat pula menyebabkan pankreatitis, di mana pankreas membengkak dalam waktu singkat. Penyebab utama dari penyakit ini masih belum diketahui, namun masalah batu empedu dan kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol bisa menjadi salah satu pemicunya. Pada pankreatitis, pankreas jadi rusak dan meradang karena zat pencernaan itu sendiri. Pankreatitis bisa menyebabkan kematian jaringan pankreas itu sendiri. Dan ini bisa dialami orang dalam usia berapa pun.  Satu hal yang memprihatikan almarhum DJ Avicii  ditemukan tak bernyawa di usianya yang baru menginjak 28 Tahun.

Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa DJ Avicii yang bernama asli Tim Bergling memiliki masalah kesehatan sejak Januari 2012. Ia awalnya dirawat di rumah sakit di New York City karena penyakit pankreatitis akut.

Gejala

Gejala pankreatitis akut yang paling menonjol adalah nyeri pada perut bagian atas. Kemudian mual, muntah, hingga demam. Muntah setelah kebanyakan konsumsi alkohol juga merupakan tanda lambung tak bisa kompromi lagi.

Pada kasus akut, peradangan pankreas terjadi dalam waktu singkat. Akan tetapi, bisa berkembang menjadi permanen atau disebut pankreatitis kronis.  Konsumsi alkohol yang berlebihan juga bisa memengaruhi fungsi hati atau lever. Apabila mengalami perut terasa sangat sakit setelah konsumsi alkohol, segera periksa ke dokter.

Patut disadari dampak konsumsi alkohol bagi organ tubuh sudah dapat dirasakan meski hanya satu hari saja minum minuman beralkohol. Apabila konsumsi alkohol berlebihan terjadi terus-menerus, dampaknya  akan lebih buruk, yakni bisa sampai kerusakan organ seperti hati dan pankreas secara permanen. Kalau sudah begitu, fungsi organ penting kita tak bisa kembali lagi semula. Yang bisa dilakukan hanyalah pengobatan. Ada beberapa cara pengobatan pankreas, simak di video berikut https://www.youtube.com/watch?v=jzrgq_QOJ7o. Nah, bila Anda menyayangi pankreas Anda, hindari konsumsi alkohol berlebihan.  Selamat jalan, DJ Avicii.

(EGS)