Sab. Okt 19th, 2019

Hati-Hati Buat Para Penunggak Kredit, Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Mulai Resmi Beroperasi 1 Januari 2018

Pada bulan April lalu,  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan aplikasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang merupakan perluasan Sistem Informasi Debitur (SID) dan dibangun sebagai sarana pertukaran informasi pembiayaan atau perkreditan antarlembaga di bidang keuangan.

Jadi bila Anda menjadi penunggak kredit motor, mobil, rumah atau kartu kredit dll, data Anda akan masuk ke dalam daftar SLIK ini dan tidak dapat memperoleh pinjaman kredit lagi.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad menyatakan lahirnya SLIK diharapkan dapat membantu peningkatan jumlah penyediaan dana dan mampu mengendalikan pertumbuhan kredit bermasalah.

Melalui SLIK, lembaga di bidang keuangan akan menyampaikan laporan debitur secara lengkap, akurat, terkini, utuh, dan tepat waktu sehingga diharapkan kualitas informasi debitur dapat tetap terjaga.

SLIK akan menerima pelaporan data debitur, fasilitas penyediaan dana, data agunan dan data terkait lainnya dari berbagai jenis lembaga keuangan serta memberikan layanan informasi debitur yang dibutuhkan oleh lembaga keuangan, masyarakat, Lembaga Pengelolaan Informasi Perkreditan (LPIP), dan pihak-pihak lain.

Informasi debitur dapat diakses untuk kebutuhan penyediaan fasilitas kredit, pengelolaan manajemen risiko dan dalam rangka pemenuhan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

Proses pelaporan SLIK akan dilakukan secara parallel bersamaan dengan pelaporan SID (Sistem Informasi Debitur) untuk periode bulan data Maret – November 2017. Untuk selanjutnya, pada 1 Januari 2018, Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) akan sepenuhnya menggantikan peran SID yang dikelola Bank Indonesia.

Simak video penjelasan dari OJK berikut.

Jumlah debitur yang akan dilaporkan ke dalam SLIK sebesar 96,4 juta debitur dan akan terus mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan jumlah pelapor SLIK.

Jumlah LJK (Lembaga Jasa Keuangan) yang akan menjadi pelapor SLIK pada April 2017 berjumlah 1.626 yang terdiri dari Bank Umum, BPR dengan aset lebih dari Rp10 miliar, penyelenggara kartu kredit selain bank, dan pelapor sukarela SID.

BACA JUGA  Danamon Gelar Danamon Run 2019

Informasi lebih lanjut:
Layanan Contact Center OJK
Menara Radius Prawiro Lantai 2
Perkantoran Bank Indonesia
Telp. 1-500-655
www.OJK.go.id

 

(EGS)

 

Baca Juga