Rab. Nov 20th, 2019

Goodyear Mendukung Era Kendaraan Listrik di Indonesia

Goodyear adalah perusahaan produsen ban terkemuka di dunia, yang selalu menempatkan temuan teknologi terkini menjadi bagian dari peningkatan kualitas performa dan keselamatan pengguna produknya.

Pada kebanyakan ban standar yang digunakan, ketebalan telapak ban akan lebih cepat habis 30% jika dipasang pada kendaraan mobil listrik. Mengapa? Karena mayoritas mobil listrik memiliki torsi besar yang biasanya akan dipacu sejak awal akselerasi sehingga akan berpengaruh pada tingkat keausan telapak ban.

Saat ini, ban Goodyear EfficientGrip Performance Electric Drive Technology tengah ditawarkan kepada produsen mobil global yang memiliki konsep dan platform bisnis sama terkait lingkungan dan masa depan.

Tidak hanya berperan di dunia otomotif konsumer, sejak 2017 Goodyear global juga menjajagi kerjasasama dengan Tesloop menghadirkan inovasi teknologi diagnosa pada ban cerdas untuk kendaraan komersial. Dimana teknologi ini akan member alternative solusi pada permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku bisnis transport.

Teknologi ini terintegrasi melalui sensor nirkabel dan terhubung dengan algoritma Cloud milik Goodyear dan memungkinkan pengemudi secara aktif memantau keadaan ban, dalam pemeliharaan yang benar, seperti keausan dan tekanan angin. Informasi mengenai kondisi ban tersebut akan disampaikan secara langsung ke sistem manajemen armada pengemudi dan dapat diakses melalui aplikasi seluler.

Industri Kendaraan Energi Listrik di Indonesia

Komitmen Indonesia adalah menurunkan emisi gas buang kendaraan sebesar 29% pada tahun 2030. Hal ini didukung oleh rencana Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang kendaraan listrik pada Januari 2019. Kementerian terkait, Perindustrian dan LIPI juga telah membuat strategi Triple Helix – yang menggabungkan kebutuhan antara pemerintah, asosiasi industri dan akademisi – dimana Pemerintah berusaha untuk melindungi pasar dengan tenaga motor listrik 75KWh ke bawah supaya tak disentuh pihak asing.

BACA JUGA  Suasana Bintaro Menjelang Idul Fitri 1437 H

Secara global, perkiraan jumlah kendaraan listrik dunia akan meningkat menjadi 10 juta unit pada 2020 (saat ini sekitar 4 juta unit) dan Indonesia akan menjadi bagian dari pertumbuhan industri kendaraan listrik dunia. Sekalipun mungkin peran serta Indonesia masih kecil tetapi tidak berarti hanya akan menjadi penonton dan pengguna.

Salah satunya adalah Urban Genetri Suryo U.E.V 06, mobil pemenang hasil rakitan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang pada Kontes Mobil Hemat Listrik di Padang 2018 lalu yang mampu memecahkan rekor kwh Asia dan dunia, dengan capaian 335,09 kwh konsumsi listriknya.

Goodyear Indonesia juga secara aktif turut mendorong capaian karya anak bangsa di bidang reka teknologi kendaraan mobil listrik dengan mendukung perakitan BLITS, kendaraan listrik hasil karya Universitas Budi Luhur Jakarta dan Institut Teknologi Surabaya (ITS) pada 2018 lalu.

(EGA)

 

Baca Juga