Gerakan Turun Tangan Mengadakan Gerakan Pungut Sampah di Situ Gintung

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2017 lalu, Gerakan Turun Tangan Banten menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pungut Sampah (GPS) yang dilaksanakan di Situ Gintung, Ciputat, Tangerang Selatan. Gerakan Turun Tangan adalah inkubator gerakan kerelawanan di Banten yang berfokus pada bidang politik, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan pengembangan sosial.

gerakan_pungut_sampah_info_bintaro

Kegiatan Gerakan Pungut Sampah tersebut di dominasi oleh kelompok anak muda dari beberapa komunitas-komunitas pemuda di Tangerang Selatan, Banten dan diisi dengan berbagai macam rangkaian acara, seperti Aksi Pungut Sampah yang menjadi inti dari acara ini disertai Fun Education melalui dongeng serta Kreasi dari sampah dengan membuat prakarya unik dari barang-barang bekas.

Acara ini turut dihadiri oleh Abang Nona Tangerang Selatan dan Mister Tourism Banten, mereka ikut turun tangan langsung dalam aksi pungut sampah pada kegiatan ini. Mereka merupakan contoh pemuda Banten yang peduli akan kebersihan lingkungannya.

“Kami sebagai Duta Pariwisata sangat bangga bisa ikut berpartisipasi dalam acara Gerakan Pungut Sampah ini dan mengajak pemuda yang tergabung dalam beberapa komunitas lainnya untuk ikut serta sebagai penggerak peduli lingkungan” ujar Handy Eka Pratama Abang Kota Tangerang Selatan 2016.

gerakan_pungut_sampah_info_bintaro_1

Pada kegiatan ini Gerakan Turun Tangan Banten mengajak pemuda untuk lebih peduli terhadap lingkungannya terutama masalah sampah. Dimulai dari hal sederhana, peduli akan lingkungan sekitar dengan membuang sampah pada tempatnya.

“Acara ini sangat edukatif dan banyak memberikan pesan moral khususnya bagi para pemuda yang hadir disini, semoga acara ini bisa menjadi contoh di daerah-daerah lainnya khususnya di Banten agar banyak kota-kota di Tangsel yang terbebas dari sampah dan tercipta Banten yang bersih” ujar Richie Mister Tourism Banten

Sampah merupakan masalah pokok dari sebagian besar daerah di Indonesia, contohnya pada musim hujan seperti saat ini banyak terjadi banjir dibeberapa daerah dikarenakan tersumbatnya aliran-aliran air akibat sampah. Namun, tidak selamanya sampah menjadi hal yang membawa dampak buruk, bagi sebagian orang sampah bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat serta bernilai dengan seni dan kreatifitas tinggi.

gerakan_pungut_sampah_info_bintaro_2

 

(LYA)

Leave a Comment