Rab. Okt 16th, 2019

Gedung Baru P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower Diresmikan, Wujud Dukungan UMN Terhadap Penghematan Energi

Bertempat di kampus Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Gading Serpong, Tangerang, Rabu, 27 September 2017 dilakukan peresmian gedung P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower. Acara ini dihadiri CEO Kompas – Gramedia Lilik Oetama, Komisaris Kompas – Gramedia Irwan Oetama, Ketua Yayasan Media Nusantara Teddy Surianto, Wakil Rektor UMN Andrey Handoko serta jajaran pimpinan UMN.

Peresmian P.K. Ojong- Jakob Oetama Tower dilangsungkan bertepatan dengan ulang tahun pendiri Kompas Gramedia Grup, Jakob Oetama pada tanggal 27 September. Ini merupakan hadiah bagi Jakob Oetama yang telah memasuki usianya yang ke-86, Disamping itu, pemilihan nama P.K. Ojong- Jakob Oetama untuk gedung terbaru merupakan penghargaan bagi kedua pendiri grup Kompas Gramedia.

Gedung ini memiliki 19 lantai dengan ketinggian mencapai 80 meter dan luas total bangunan 42.500 meter persegi. Diperkirakan bisa menampung hingga 5.000 mahasiswa di dalamnya.

Dalam sambutannya, Andrey Andoko, Wakil Rektor UMN menyatakan “Berdirinya gedung ini juga merupakan perwujudan rasa terima kasih UMN akan semakin tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia kepada UMN sebagai perguruan tinggi pilihan untuk mendidik generasi muda Indonesia selama 10 tahun berdiri,” Andrey menambahkan, “P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower merupakan wujud komitmen UMN dalam pemeliharaan lingkungan. Itulah sebabnya dalam pembangunan gedung-gedung perkuliahan ke depannya pun, UMN akan terus mengusung konsep hemat energi,”  Gedung ini juga merupakan gedung hemat energi kedua dari UMN

Sementara Ketua Yayasan Multimudia, Teddy Suryanto menyatakan “UMN dan seluruh sivitas akademika bersyukur karena hari ini ulang tahun pendiri Kompas Gramedia sekaligus perayaan 10 tahun berdirinya UMN yang dihitung sejak pertama kalinya UMN melaksanakan kegiatan belajar mengajar yakni pada 2007. Sementara, pendirian UMN sudah berlangsung sejak 2006.”

PK Ojong–Jakob Oetama Tower menggunakan double skin facade yang akan mengontrol intesitas cahaya dan panas matahari yang masuk ke dalam ruangan sehingga ruangan cukup terang dan dingin. Dengan demikian, penggunaan pendingin udara pun bisa dikurangi. Kesejukan dalam PK Ojong–Jakob Oetama Tower juga didukung sirkulasi udara alam melalui keberadaan roof garden yang berada di beberapa lokasi gedung. Selain itu, cerobong-cerobong udara yang memanfaatkan perbedaan tekanan udara, membuat basement tidak memerlukan exhaust fan.

BACA JUGA  Perkuat Konektivitas, Garuda Indonesia Resmikan Penerbangan Langsung Rute Jakarta - Nias PP

Selain ruangan-ruangan kuliah, bangunan ini juga memiliki banyak fasilitas lain yang akan menunjang kegiatan mahsiswa dalam menimba ilmu di UMN, antara lain adalah Lecture Theater yang dapat menampung hingga 500 orang, laboratorium untuk berbagai program studi di UMN, laboratorium Perhotelan, dan sarana olahraga indoor seperti lapangan futsal dan badminton yang terletak di lantai teratas.

Dalam sambutannya sebelum pemotongan tumpeng, CEO Kompas – Gramedia, Liliek Oetama menyatakan berdirinya UMN merupakan bentuk kepedulian kedua pendiri Grup Kompas Gramedia ini terhadap pendidikan.

Liliek menambahkan dunia pendidikan bukan merupakan hal yang asing bagi kedua pendiri Kompas – Gramedia. “Founder-fonder kita backgroundnya pendidikan, seperti Pak Ojong sebagai founder Universitas Tarumanegara,” ungkap Liliek.

Liliek menutup sambutannya dengan menyatakan, “Selamat ulang tahun ke-86 Pak Jakob Oetama. Beliau adalah pendiri bagi Kompas Gramedia, founding father bersama PK Ojong dalam mendirikan harian Kompas. Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan.”

 

(ES)

 

Baca Juga