Foto : Muncak Teropong Laut, Obyek Wisata Tempat Menikmati Pemandangan Laut Teluk Lampung yang Sayang Dilewatkan

Bandar Lampung sebagai ibu kota Provinsi Lampung dikenal memiliki berbagai obyek wisata yang berbasis pantai. Lokasinya yang mudah dicapai dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Palembang dan Bandung membuat kota ini semakin dilirik sebagai destinasi berlibur  dengan biaya yang relatif murah. Kota yang dijuluki kota seribu bukit ini memiliki berbagai perbukitan yang berbatasan dengan laut. Tidak heran, pada waktu belakangan ini obyek-obyek wisata di perbukitan dengan pemandangan laut semakin populer di sini, sehingga menarik para wisatawan untuk berselfie ria. Salah satu obyek wisata yang direkomendasikan bagi Anda yang ingin berlibur di Bandar lampung adalah sebuah kawasan yang dinamakan Muncak Teropong Laut.

Bagian utama kawasan ini adalah sebuah pondok pengamatan yang dinamakan Muncak Teropong Laut. Dimiliki oleh sepasang suami istri pensiunan Dinas Kesehatan Bandar Lampung, awalnya tempat ini hanya dimaksudkan sebagai tempat peristirahatan keluarga. Keunggulan utama tempat ini adalah tersedianya berbagai spot mnearik untuk berfoto, seperti rumah pohon atau rumah panggung di tepi jurang. Jangan kuatir spot-spot ini aman untuk berfoto asalkan Anda memperhatikan kapasitas dari masing-masing spot-spot ini.

Jangan lupa mampir kesini kalau Anda berkunjung ke Bandar Lampung. Simak foto-foto berikut.

Dibuka pada awal 2017, kawasan Muncak Teropong Laut tidak pernah sepi dari pengunjung, bahkan saat hari kerja. Mayoritas pengunjung didominasi anak muda yang datang berkelompok atau berduaan.
Terletak di Desa Muncak, Kelurahan Muncak, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kawasan Muncak Teropong Laut bisa ditempuh sekitar 45 menit dari pusat kota Bandar Lampung.
Ada sejumlah rumah panggung dan rumah pohon untuk memandang panorama Teluk Lampung. Salah satu di antaranya adalah rumah panggung ini yang terbuat dari kayu dengan jembatan bambunya yang dinamakan Jembatan Cinta.
Muncak Teropong Laut. Di sini pengunjung bisa bersantai menikmati kopi khas Lampung sambil menikmati pemandangan laut atau berselfie ria. Tiket masuk per orang Rp. 5 ribu. Untuk parkir mobil pengunjung dikenai biaya Rp. 5 ribu, sedang parkir motor Rp. 2 ribu.
Birunya laut yang tenang dengan latar belakang perbukitan dan kota sungguh merupakan kombinasi pemandangan yang jarang ditemukan.
Kawasan ini buka dari mulai pukul 06.00 hingga larut malam setiap harinya.
Pemandangan indah Teluk Lampung dari ketinggian dengan latar belakang kapal-kapal yang sedang berlayar dan kota Bandar Lampung berpadu dengan lambaian daur nyiur dan pepohonan lainnya.
Karena indahnya pemandangan di sini. Kawasan ini menjadi wilayah favorit penggemar selfie atau sekedar berduaan dengan kekasih.
Dari sini kita bisa melihat beberapa obyek wisata pantai dan pulau yang cukup terkenal di Lampung, seperti Pantai Duta Wisata, Pantai Tirtayasa, Pantai Mutun maupun Pulau Tangkil.
Ngupi Pay. Sebuah kedai kopi yang diberi nama Ngupi Pay, yang artinya ngopi dulu. Walaupun berukuran kecil, namun suasana kedai kopi ini cukup nyaman.
Jika Anda ingin ngemil atau sekedar minum, jangan kuatir, pihak pengelola juga menyediakan warung yang berjualan, termasuk juga toilet dan mushola. Di sini juga ada sebuah panggung kecil yang kerap diisi dengan acara-acara yang diselenggarakan pihak pengelola.
Pengunjung bisa nongkrong santai sambil menikmati semilir angin laut. Walaupun saat cuaca terik, udaranya terasa sejuk.