Fin Komodo KD 250 X, Kendaraan Mini Off-Road Produksi Nasional Tunggangannya Para Off-Roader

Pada event Inagritech 2017, yang berlangsung pada tanggal 23-25 Agustus 2017, di JIEXPO Kemayoran yang lalu, terlihat sebuah kendaraan 4 roda yang cukup unik. Unik karena di event ini dipamerkan berbagai peralatan pertanian, seperti traktor pertanian, dll. Kendaraan itu adalah Fin Komodo KD 250 X, kendaraan off-road berukuran mini hasil karya bangsa Indonesia.

Fin Komodo diproduksi oleh PT. Fin Komodo Teknologi, sebuah perusahaan yang berbasis di Cimahi, Bandung yang didirikan oleh Ibnu Susilo yang juga sekaligus menjadi kreator dari Fin Komodo. Ibnu yang lama berkarir PT. Dirgantara Indonesia memang memiliki hobi mobil dan pesawat terbang semenjak mahasiswa di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya. Karena hobinya ini, bahkan pada saat tugas akhir sarjananya ia mengambil judul motor terbang.

Namun sekali pun memiliki pengalaman panjang di bidang otomotif dan pesawat, proses pengembangan Fin Komodo tidaklah mudah, Dibutuhkan waktu 3 tahun, dari 2005-2008 untuk melakukan riset. Sampai kemudian ia merasa mantap dengan desain yang dibuat, pada tahun 2008 mulai diproduksi generasi pertama Fin Komodo. Fin Komodo menggunakan kandungan lokal sebesar 85%, hanya mesin dan beberapa perangkat saja yang masih diimpor.

Melihat dari bentuknya Fin Komodo KD 250 X sangat menyerupai mobil jip, agak berbeda dengan kebanyakan kendaraan All Terrain Vehicle (ATV) yang diproduksi negara-negara lain yang lebih menyerupai sepeda motor beroda 4. Dengan desain yang manis tapi tetap terlihat garang ini, Fin Komodo KD 250 X ini cocok sebagai pilihan bagi penyuka olah raga off-road.

Namun tidak saja bisa digunakan untuk kendaraan hobi, Fin Komodo yang memiliki 4 varian model, KD 250 AT, KD 250 X, Sysco Fire dan Medevac, ini bisa digunakan untuk berbagai aplikasi. Tengok saja KD 250 AT yang merupakan ‘anak sulung’ dari semua model Fin Komodo, merupakan varian militer. Bekerjasama dengan Dislitbang TNI-AD, PT. Fin Komodo Teknologi membangun kendaraan intai tempur bagi operasi-operasi militer di medan-medan yang sulit. Sementara Sysco Fire didesain sebagai kendaraan pemadam kebakaran (damkar) untuk daerah pemukiman padat penduduk dengan akses jalan yang sempit serta di daerah pedalaman yang belummemiliki jalan akses yang baik. Versi terakhir Fin Komodo adalah Medevac yang merupakan versi kendaraan SAR yang bisa digunakan sebagai ambulan.

Secara desain KD 250 X dibentuk sebagai mobil cruiser yang terbuat dari rangka tubular dengan sistem monocoque. Dengan dimensi panjang 2.650 mm, lebar 1.750, serta tinggi 1.460 mm, Fin Komodo mampu mengangkat beban hingga 250 kg dengan kapasitas dua orang penumpang. Memang Fin Komodo ini cocok digunakan bagi kendaraan off-road, dengan ground clearance 300 mm, Fin Komodo mampu melakukan perfoma terbaik sebagai mobil non aspal. Manuver dan handlingnya ketika dijalur terjal juga cukup lincah dengan sistem kemudi rack and pinion.

Sebagai sumber tenaganya digunakan mesin bensin 4 langkah 250 cc dengan transmisi CVT otomatis berpenggerak roda belakang dengan sistem penggerak rantai. Bertenaga 14 Hp dan torsi maksimum 17,6 Nm, kendaraan ini bisa mencapai kecepatan maksimum 60 km/jam. Kendaraan AVT ini memiliki konsumsi bahan yang sangat irit, untuk menempuh jarak 100 km hanya dibutuhkan bensin (disarankan beroktan tinggi) cuma 5 liter.

Jika Anda ingin menjajal ketangguhan kendaraan of-road kreasi anak bangsa ini, silakan menghubungi:

Marketing PT. Fin Komodo Teknologi
Mobile: 0815 115 89 555; 0811 920 7595
WA: 08788 9292 982
Email: marketing@finkomodo.com
Website: http://www.finkomodo.com / http://blog.finkomodo.com

 

(ES)