Feby Fahriza dan Ariatne Anne, Pasangan Suami Istri Yang Kompak Membangun Bisnis

Tidak pernah terbayangkan oleh pasangan Feby Fahriza dan Ariatne Anne suatu saat akan bersama-sama membangun bisnis dari nol. Betapa tidak, keduanya berangkat dari profesi karyawan dari perusahaan-perusahaan yang nomor 1 di bidangnya yaitu otomotif dan perbankan. Feby bekerja di salah satu anak perusahaan Astra Group, sedangkan Ari bekerja di Bank Mandiri.

Berangkat dari keinginan untuk mandiri dengan mengembangkan usaha sendiri. Feby memberanikan diri untuk mengajukan resign dari tempatnya bekerja. Pertanyaan yang diajukan oleh mantan atasannya adalah, “Apakah Anda siap menjalani usaha yang masih belum pasti masa depannya?” Namun Feby yang telah membulatkan tekadnya tetap dengan keputusannya. Tentu saja ia telah berdiskusi lebih dahulu dengan istrinya yang saat itu masih bekerja. Awalnya Ari agak ragu dengan keputusan yang akan diambil suaminya, namun sebagai istri yang baik ia menyerahkan keputusan akhirnya kepada suaminya.

Mulailah Feby memikirkan alternatif usaha yang akan dijalankannya. Kuliner menjadi pilihannya, karena Feby melihat prospek bagi usaha kuliner sangat bagus. Mulailah ia mencari alternatif produk kuliner yang akan dibuatnya. Feby melihat produk-produk dessert dan minuman segar sangat potensial. Setelah sekian lama proses pencarian yang dilakukannya, akhirnya Feby memutuskan untuk memproduksi silky puding dengan brand Estavel (baca juga: Estavel Silky Dessert, Kelembutannya dan Rasanya Tak Tertandingi).

feby_fahriza_info_bintaro

Pada awalnya Feby mengalami kesulitan untuk menemukan formula yang pas untuk silky puding yang akan diproduksinya. Proses trial error pun dilakukannya selama berbulan-bulan. Di saat Feby sedang melakukan proses uji coba yang menyedot biaya sementara belum ada hasil yang diperoleh, Ari memutuskan untuk resign dari pekerjaannya untuk membantu suaminya mengembangkan usahanya. Sebuah keputusan yang sangat berani.

Untuk menopang usahanya, Feby dan Ari pun membuka gerai di kantin Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Namun biaya hidup yang lebih besar daripada pendapatan membuat tabungan yang dimiliki pasangan ini lama kelamaan menipis. Feby berkisah, ia dan Ari sampai mengalami masa yang berat dengan minimnya uang yang dimiliki. Pasangan yang dikaruniai 2 orang anak yang sudah masuk bangku sekolah ini harus putar otak untuk membuat produk silky puding yang dibuatnya dapat segera dipasarkan.

Feby berkisah, beberapa kali ia melakukan uji coba untuk membuat silky puding secara sembunyi-sembunyi saat istrinya telah tidur. Saat produk yang dibuatnya dirasakan kurang pas, ia pun membuang silky puding yang gagal itu supaya istrinya tidak tahu. Selama masa uji coba itu, ia melakukan berbagai riset untuk mengetahui seberapa pas penerimaan pasar. Feby mengambil sampel usia anak-anak dan orang dewasa yang berusia 40-an tahun untuk mencoba silky pudingnya. Anak-anak dan orang dewasa dipilih karena dianggap mewakili selera bagi konsumen silky pudingnya.

Akhirnya pada Oktober 2015, pasangan ini pun mulai merasa mantap dengan formula silky pudingnya dengan melakukan uji coba dengan memberikan tester kepada banyak orang. Selama masa uji coba itu perbaikan pun terus dilakukan, termasuk dalam pengemasannya. Pada awal 2016, Feby dan Ari mulai memasarkan produk silky pudingnya. Berbagai alternatif pemasaran ditempuh seperti menggunakan sosmed, maupun mengikuti berbagai bazaar maupun pemasaran dari mulut ke mulut. Lambat laun produknya makin dikenal dan disukai.

Tidak hanya memproduksi silky puding siap santap dalam berbagai varian rasa, Feby dan Ari pun memproduksi silky puding dalam bentuk bubuk yang dikemas dalam sachet untuk agen-agen penjualannya dalam memasarkan di tempat lain. maupun bagi pelanggan-pelanggannya yang ingin menikmati silky puding Estavel. Selain silky puding, Feby dan Ari juga mengembangkan produk minuman segar dalam bentuk botol (Estavel Creamy Drink).

feby_fahriza_info_bintaro_1

Feby dan Ari yang tinggal di kawasan Perumahan Sarua Permai, Ciputat ini juga bergabung di Komunitas Juragan Kuliner (JK), suatu komunitas pemilik-pemilik usaha kuliner UKM. Feby menjabat sebagai Humas Hubungan Eksternal, sedangkan Ari sebagi anggota yang cukup aktif pada berbagai kegiatan JK. Karena kompaknya pasangan ini, saat ada berbagai event yang diikuti bersama JK, anggota-anggota JK yang lain selalu menanyakan jika salah satu tidak kelihatan.

Buah dari jerih payah yang dilakukannya, saat ini Estavel menerima order yang bisa dikatakan tidak berhenti. Pada event Global Innovation Forum (GIF) yang merupakan kerjasama antara Pemkot Tangerang Selatan, WTA dan Unesco  pada tanggal 20-23 September 2016 di Puspiptek Serpong, produk-produk Estavel terpilih mewakili dari sedikit usaha kuliner UKM di wilayah Tangerang Selatan yang menampilkan produk-produknya. Terpilihnya Estavel Food & Drink sebagai wakil dari Tangerang Selatan maupun Indonesia menunjukkan produk-produk Estavel Food & Drink cukup layak disandingkan dengan berbagai produk-produk kuliner lainnya di wilayah Indonesia.

Pasangan Feby Fahriza dan Ariatne Anne membuktikan keputusannya untuk berpindah kuadran dari seorang karyawan menjadi pengusaha bukanlah kemustahilan. Kuatnya komitmen ditambah dengan ketekunan akan membuahkan hasil manis.

 

(ES)

 

Leave a Comment