El Capitano, Es Kopi Tajin dan Anti Peluru di Kafe Kararopi, BSD City

El Capitano merupakan menu baru di Kararopi yang dimiliki Yan S. Dikara.  Kopi ini merupakan kopi kocok. Sesuai namanya, kopi dibuat dengan cara dikocok di alat pengocok atau biasa disebut shaker. Kopinya disajikan dengan metode air dingin atau cold brew. Selain disajikan di Kafe Kararopi, El Capitano juga dijual dalam kemasan botol dengan merek K2 (lihat Instagram: k2coldbrew).

Penampilan kopi kocok ini menarik karena terdapat busa tebal di atas permukaan gelas. Tak lama busanya akan mengempis. Rasa dinginnya menyegarkan. Kopinya bertekstur ringan dengan rasa pahitnya juga tidak terlalu menggigit di lidah karena sudah dicampur dengan gula cair atau biasa disebut simple syrup.

Jangan kuatir, rum-nya bukan minuman rum alkohol, melainkan rum sirup. El Capitano memang terdiri dari campuran kopi, susu kental manis, sirop coklat dan sirop rum yang dibuat sendiri. Mas Yan selaku pemilik kafe ini sangat mengutamakan faktor kesehatan. Aneka sirop yang ada di Kararopi dibuat sendiri dari campuran gula tebu atau gula aren. “Dijamin tanpa bahan pengawet. Dan memiliki rasa yang berbeda dengan sirop yang dibeli di toko yang pasaran (standar industri), “ jelas Yan.

Es Kopi Tajin

Jenis kopi ini cocok untuk yang vegan atau vegetarian, lagi diet biar kurus atau menderita lactose intolerance. Lactose intolerance atau intoleransi laktosa adalah ketidakmampuan seseorang untuk mencerna laktosa. Laktosa adalah jenis gula yang terdapat dalam susu dan produk susu. Pencernaan makanan dan penyerapan nutrisi terjadi pada usus kecil menghasilkan enzim yang disebut laktase. Laktase memecah laktosa menjadi dua bentuk gula yang lebih sederhana: glukosa dan galaktosa. Tubuh kemudian menyerap gula sederhana ini ke dalam aliran darah.

Komposisi dari es kopi tajin ini kaya protein dan karbohidrat. Dijamin rasanya yang creamy, buat kamu hepi.

Kopi Anti Peluru

Ini bukan kopi tentara lho hehehe melainkan kopi robusta yang pahit dan dibuat secara expresso sehingga rasanya menjadi lebih ekstrim. Komposisi tambahannya terdiri dari unsalted butter, santan dan gula aren. Menurut Titis, barista di sana, kopi ini biasanya dinikmati di pagi hari untuk menambah energi. Walaupun demikian, banyak pula pengunjung café yang memesannya di sore hari saat Kararopi baru saja dibuka. Apakah bila diminum sore atau malam hari seseorang akan sulit tidur? Titis menjawab, “Itu tergantung kemampuan metabolisme individunya. Buat saya tidak ada pengaruhnya.”

Kopi Asal

Yan sebagai pemilik Kararopi menjelaskan arti nama Kararopi yang diambil dari bahasa Sunda yang memiliki arti mengajak orang untuk menikmati kopi. Yan sebagai pecinta kopi,  mendapatkan kopi yang disajikan di Kararopi langsung dari para petani kopi. Dengan komunikasi yang intens, beberapa petani kopi menjadi rekan bisnisnya. Kopi-kopi nusantara yang dibeli itu masih berupa biji kopi, belum diolah/roasting. Yan melakukan proses roasting sendiri sehingga harga jual kopinya dapat bersaing dengan kafe-kafe ternama lainnya.

Single Origin Coffee

Single origin adalah asal mula atau sumber pertama tempat kopi itu berasal. Umumnya, single origin selalu mengacu kepada satu wilayah, tempat, atau daerah spesifik dan tak bisa direkayasa. Single origin bermula dari daerah asal di mana kopi itu ditanam. Di kararopi single origin yang tersedia sangat beragam dari Halimun, Sirah Manaih, Toraja hingga kopi Gayo.

Drip Bag Coffee

Di samping menikmati kopi di Kararopi, pengunjung pun dapat menikmati kopi di rumah dengan membeli drip bag coffee. Harganya pun bersaing. Cukup Rp. 10.000 per sachet. Yang mengagumkan, kopi ini sudah dibawa customer kafe sampai ke manca negara.

Lokasi yang Nyaman Untuk Nongkrong

Bertempat di cluster Kencana Loka, BSD, Kararopi menjadi tempat nongkrong anak muda baik anak SMU Pamulang maupun anak kampus UMN (Universitas Multimedia Nusantara). Dengan harga kopi mulai Rp. 17.000,- hingga Rp. 30.000,- membuat tempat ini menjadi idola bagi anak muda nongkrong.

Pada saat Info Bintaro berkunjung, suasana kafe yang tenang sangat terasa. Benar-benar  nyaman untuk nongkong bersama teman. Dan tidak terdengar hiruk pikuk lalu lintas walaupun lokasinya dekat jalan raya. Beberapa komunitas seperti komunitas motor dan drone Tangsel pun sering nongkrong di sana. Para warga sekitar juga kerap mampir ke kafe sepulang dari kantor. Buat Anda yang lapar, bisa memesan roti bakar di gerai sekitar kafe Kararopi.

Kafe yang berdiri sejak 2 tahun yang lalu dimiliki oleh Mas Yan, yang sebelum menekuni bisnis kopi, menjadi fotografer di perusahaan media massa terkemuka di Indonesia. ‘Gila kopi’ berawal dari pekerjaannya yang sering tugas keluar kota dan nongkrong di kedai-kedai kopi yang ada di sana. Kecintaannya terhadap kopi juga dibangun di saat lembur mengejar deadline media.

Sejak memutuskan berhenti dari kantor media, Mas Yan mengambil kursus kopi di Jakarta Pusat yang diajar oleh seorang Italia, sebagai bekal sebelum terjun ke bisnis kopi.

Info lebih lanjut:

Kafe Kararopi
Granada Square No 36 Kencana Loka BSD
E-mail: kopikararopi@gmail.com
Telepon: 0812-8321-6473

Jam Operasional · 17.00–24.00
Instagram: Kararopi, k2coldbrew

 

(EGS)