Ekosistem Go-Jek Bantu Majukan Cibadak Culinary Night

GO-JEK – penyedia layanan on-demand terdepan di Indonesia kembali mengukuhkan komitmen mendukung Bandung Smart City dengan menghadirkan ekosistemnya di Cibadak Culinary Night. Tidak hanya menghadirkan solusi transportasi, GO-JEK juga memperkenalkan solusi pembayaran elektronik dan membantu para pengusaha UMKM di Cibadak untuk memperluas pasar melalui GO-FOOD.

Strategic Region Head Jawa Barat dan Banten GO-JEK, Becquini Akbar mengatakan, “dukungan GO-JEK dalam peluncuran kembali Cibadak Culinary Night adalah upaya kami meningkatkan aksesibilitas masyarakat untuk menikmati kuliner di Cibadak yang legendaris dan juga membantu para pengusaha UMKM untuk naik tingkat. Ini bentuk nyata dukungan kami terhadap ekosistem Bandung Smart City.” Konsep Bandung smart city pada prinsipnya bertujuan untuk mempermudah segala urusan dengan dukungan konektivitas tinggi dari pemanfaatan teknologi informasi.

Becquini mengatakan di Cibadak Culinary Night, GO-JEK melalui GO-PAY memperkenalkan ekosistem pembayaran elektronik. “Sebagai perusahaan teknologi, kami ingin mempermudah akses layanan keuangan bagi jutaan keluarga di Indonesia terutama masyarakat yang memiliki akses terbatas terhadap layanan keuangan formal. Pembayaran non tunai terutama yang terkait aktivitas sehari-hari merupakan langkah pertama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat  terhadap layanan jasa keuangan,” kata Becquini

Kolaborasi strategis antara GO-JEK dan Cibadak Culinary Night, kata Becquini, bisa mengakselerasi cita-cita Pemerintah Kota Bandung untuk menjadikan kota kembang ini sebagai smart city. “Jika masyarakat terbiasa memanfaatkan solusi teknologi dan pembayaran non tunai yang transparan dan mudah, maka Pemkot Bandung dapat dengan mudah memperkenalkan inovasi digital lain yang dapat meningkatkan pelayanan publik,” kata Becquini.

Selain pembayaran elektronik, masyarakat Bandung dapat mengakses area Cibadak dengan mudah dan tanpa harus memikirkan ketersediaan area parkir dengan menggunakan layanan GO-CAR maupun GO-RIDE. GO-JEK juga mempercantik tampilan area Cibadak Culinary Night. Supaya Cibadak bisa menjadi salah satu tujuan utama wisata kuliner di kota Kembang.

Dalam acara yang sama, Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana turut hadir membuka acara dan menyambut baik dukungan GO-JEK di Cibadak Culinary Night. “Saya pikir ini adalah suatu kerja sama kolaborasi yang luar biasa antar warga dan didukung pula oleh teman-teman dari GO-JEK, semoga dapat makin mengembangkan kuliner kota Bandung,” ujar Yana Mulyana.

“Ini bukti bahwa tempat ini (Cibadak) punya potensi yang luar biasa, dengan (cara) konvensional saja kuliner Cibadak sudah ramai, apalagi dengan kemudahan teknologi, orang di rumah juga bisa memesan makanan menggunakan aplikasi, (seperti) GO-FOOD,” tambah Yana Mulyana.

Tak Hanya Mudahkan Pengunjung, GO-JEK Bantu UMKM Cibadak Naik Kelas

Lebih lanjut, Becquini memaparkan, sebagai perusahaan teknologi GO-JEK juga memperkenalkan dua solusi guna membantu pengusaha UMKM naik kelas. “Dari sisi pedagang, kami mempermudah mereka memperluas pasar dengan mengajak bergabung di GO-FOOD. Berdasar penelitian Lembaga Demografi FEB Universitas Indonesia, 82% mitra GO-FOOD mengalami peningkatan omzet setelah bergabung dengan kami,” kata Becquini.

Solusi pembayaran elektronik, tambah Becquini, juga bisa membantu pedagang untuk lebih efisien dalam operasional perusahaan. “Melalui pemanfaatan solusi pembayaran elektronik, transaksi keuangan bisa lebih tercatat dan bisa membantu membangun credit history para pedagang,” kata Becquini.

Sebagai kota wisata, Bandung dianggap memiliki daya tarik wisata yang tinggi oleh karenanya GO-JEK berusaha untuk terus mendukung konektivitas para warga Bandung beserta wisatawan lainnya. Terbukti, berdasarkan pengukuran yang dilakukan oleh Frontier Consulting Group, indeks pariwisata Bandung menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia mengalahkan Denpasar dan Yogyakarta.

Tidak dapat dipungkiri, Bandung memang memiliki beragam pilihan destinasi wisata mulai dari wisata alam hingga wisata kuliner. Bisnis kuliner di Bandung memang salah satu bisnis yang menjanjikan, kondisi cuaca yang cenderung dingin membuat kuliner Bandung selalu diminati. Lebih lanjut lagi, berdasarkan dari yang dikumpulkan dari berbagai sumber, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menargetkan jumlah kunjungan wisatawan hingga 7 juta pengunjung selama tahun 2018.

(EGA)