Rab. Okt 16th, 2019

Edukasi Anti Korupsi dan Pelatihan Kreativitas Anak lewat Dongeng

Anak merupakan masa depan bangsa. Penting untuk mendidik anak, tidak hanya untuk belajar dan memperoleh nilai yang baik di sekolah. Sebagai bentuk sumbangan akademisi untuk program pengembangan masyarakat, Program Psikologi, Ilmu Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual Universitas Pembangunan Jaya  pada tanggal 5 April lalu mencoba melakukan pelatihan soft skills, yaitu edukasi anti korupsi dan mengasah kreativitas anak lewat dongeng.

Baca juga: http://www.infobintaro.com/belajar-dari-dongeng-atau-cerita-rakyat-indonesia/

Program ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat  yang dilakukan di SDN Sawah Baru, Ciputat. Pelatihan edukasi anti korupsi sendiri merupakan program pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan sebelumnya di Sekolah Dasar di kawasan Bintaro.

Pada program ini, anak diperkenalkan pada berbagai macam bentuk korupsi, seperti korupsi waktu, uang, tanggung jawab dan barang. Pelatihan ini dilakukan secara interaktif di dalam kelas dengan menggunakan kartu-kartu bergambar untuk mempermudah pemahaman anak.

Pelatihan ini merupakan program intervensi dan pembentukan watak anak. Anak sejak dini diperkenalkan pada konsekuensi dari perilaku korupsi pada diri sendiri dan orang lain.

Pada kelas yang berbeda yaitu pada siswa kelas 2, anak diperkenalkan pada dongeng lewat media kaleng. Dengan menggunakan kaleng biskuit bekas,  cerita dongeng digambar, sang anak diminta melakukan improvisasi bercerita di depan kelas.

Baca juga: http://www.infobintaro.com/mengedukasi-anak-melalui-dongeng-di-kampung-dongeng-indonesia/

Pelatihan ini dilakukan untuk mengenalkan dongeng nusantara, dan juga mengembangkan kreativitas anak. Dalam hal ini anak tidak hanya belajar di kelas, namun juga mengambil pelajaran yang diambil dari cerita tersebut.

Dari dua kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa untuk membentuk perilaku yang baik pada anak dibutuhkan berbagai cara yang kreatif pula. Bisa dengan kartu bergambar, kaleng bekas, dan sebagainya. Selain  mempergunakan barang di sekitar, kita juga mengembangkan diri anak kita.

BACA JUGA  Chic-Chat & Workshop #2 Permata Bank

Selamat mencoba!

Tim Edukasi Anti Korupsi dan Pelatihan Kreativitas Anak Universitas Pembangunan Jaya. Dari kiri – kanan : Emma Aliuddin, Suci Marini, Naurissa Biasini,  Clara Moningka, Retno Purwanti

(Sumber : Tim Edukasi Anti Korupsi dan Pelatihan Kreativitas Anak UPJ)

 

Baca Juga