Sen. Okt 14th, 2019

Digikidz, Menjadikan Anak-Anak Sebagai Pahlawan Penolong Masa Depan Kita Melalui Digifest 2017

Anak-anak adalah pewaris masa depan. Ungkapan ini sudah umum kita dengar, namun kalau anak-anak adalah pahlawan penolong masa depan kita? Mungkin kita akan bertanya-tanya, bagaimana caranya? Pada Digifest 2017 setidaknya hal ini tergambar nyata. Mari kita simak.

Digifest 2017 merupakan acara tahunan dari Digikidz, sebuah multimedia computer learning center yang mengajarkan computer, robotic, iPad dan multimedia berbasis kreativitas kepada anak-anak dan remaja usia 3 – 18 tahun. Salah seorang panitia, Jessylin, menjelaskan acara tahunan ini sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2009, namun dulu namanya bukan Digifest melainkan Robokidz Championship. Semenjak tahun 2016, acara ini berganti nama menjadi Digifest. Digifest diisi berbagai lomba kreativitas dengan peserta siswa/i Digikidz maupun anak-anak yang belum bergabung di Digikidz.

Digifest tahun ini mengambil tema Heroes Help Our Future. Jessylin menjelaskan, tema ini bermakna anak-anak adalah pahlawan kita di masa yang akan datang. Anak-anak masa kini yang disebut generasi milenial memiliki kesempatan untuk menerima berbagai perkembangan teknologi, salah satunya handphone. Namun sayangnya, banyak anak-anak yang menggunakan handphone hanya sebatas untuk bermain game. Padahal anak-anak ini memiliki potensi untuk mempelajari dan menguasai berbagai teknologi yang nantinya akan menolong kita atau dengan kata lain tidak menutup kemungkinan anak-anak ini akan melahirkan berbagai teknologi yang berguna bagi kehidupan kita.

Digifest kali ini berlangsung pada hari Sabtu, 25 November 2017 di lantai dasar Living World, Alam Sutera dari pukul 10.00 – 19.00. Diisi berbagai aktivitas yaitu Digikidz Competition, yang terdiri dari Robot, Computer dan Art. Namun tidak saja berbagai kompetisi, Digifest 2017 juga diisi dengan Fashion Show yang bertema Pahlawan Indonesia, Music & School Performances, Squishy Decor Competition dan Seminar Teknologi Kreatif.

Jessylin menambahkan, total jumlah peserta mencapai lebih dari 180 anak dengan usia 4 – 15 tahun, yang didominasi peserta kompetisi robot sekitar 110 anak, lomba mewarnai sekitar 70 anak dan lomba desain poster yang merupakan bagian dari Digikidz Competition – Computer sekitar 40 anak. Khusus lomba desain poster tidak diadakan saat acara berlangsung, namun peserta sebelumnya telah mengirimkan desainnya yang dilombakan ke panitia melalui email.

BACA JUGA  Foto : Suasana Pembukaan Pameran Lukisan Kemerdekaan di Griya CIMB Niaga Bintaro

Antusiasme peserta terlihat di setiap cabang kompetisi, masing-masing anak terlihat mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk menjadi pemenang. Di bagian kompetisi robot para pengunjung dibuat terkagum-kagum dengan kepiawaian anak-anak yang masih belia ini membuat programming bagi robot yang dibuatnya, merangkai sampai menjadi sebuah robot mini dan mengujinya di depan dewan juri. Memang terlihat potensi-potensi mereka dalam menguasai teknologi, seperti yang disampaikan oleh Jessylin.

Disela-sela berlangsungnya kompetisi, para siswa dan pengajar Bolero Music menunjukkan kepiawaian mereka dalam memainkan alat musik. Bolero Music adalah sebuah kursus musik yang berfokus pada anak-anak. Berbagai stand lembaga pendidikan juga terlihat meramaikan acara Digifest 2017. Pengunjung bisa bertanya langsung dengan staf yang bertugas dan sekaligus mendaftar. Berbagai promosi menarik bisa diperoleh pengunjung yang mendaftar pada saat berlangsungnya Digifest ini.

Dan salah satu acara yang paling menyedot perhatian pengunjung adalah seminar teknologi kreatif yang kali ini menampilkan Bimo Aryo, seorang youtuber sukses, yang membawakan tema How to be Content Creator on Youtube.

Bimo yang membawa 2 ekor anjing golden retriever kesayangannya yang diberi nama Snowee dan Snowaa, segera saja menyedot perhatian peserta lomba dan para pengunjung. Bimo yang dikenal kerap mengunggah videonya di youtube saat melakukan travelling bersama anjingnya, Snowee membagikan tips bagaimana menjadi seorang youtuber sukses. hal terpenting adalah kita harus fokus dengan bidang yang kita sukai. Sebagai contoh, ia menyukai hewan seperti anjing, ia pun memutuskan untuk memvideokan perjalanannya dengan Snowee ke berbagai tempat, termasuk berenang sampai dengan saat naik paralayang.

Tingkah lucu anjing-anjing yang dibawanya seakan menyihir para penonton yang bergantian mengambil foto maupun memegang anjing-anjing lucu ini. Kunci lainnya menjadi seorang youtuber sukses menurut Bimo adalah content-content yang dibuat haruslah content-content yang mengedukasi orang lain. Kita tidak bisa menampilkan content-content secara sembarangan dan berharap menjadi seorang youtuber sukses. Ia mencontohkan dirinya yang betul-betul melakukan persiapan sebelum mengambil videonya bersama Snowee. Bahkan ia tidak hanya menggunakan satu kamera video, namun sekaligus beberapa untuk mendapatkan angle yang berbeda-beda. Namun ia juga berpesan, setiap orang bisa menjadi youtuber sekalipun menggunakan kamera handphone. Yang terpenting disini adalah keseriusan.

BACA JUGA  IM3 Ooredoo Hadirkan Unlimited Experience di We The Fest 2019

Rangkaian acara Digifest berakhir pada pukul 19.00, setelah sebelumnya dilakukan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Sampai ketemu pada acara Digifest berikutnya.

 

(ES)

 

 

Baca Juga