Sab. Okt 19th, 2019

Di Ceger Ada Oleh-Oleh Bogor

Talas merupakan tanaman pangan berupa herba menahun. Talas termasuk dalam suku talas-talasan (Araceae), berperawakan tegak, tingginya 1 cm atau lebih dan merupakan tanaman semusim atau sepanjang tahun. Talas mempunyai beberapa nama umum yaitu Taro, Old cocoyam, ‘Dash(e)en’ dan ‘Eddo (e)’. Di beberapa negara dikenal dengan nama lain, seperti: Abalong (Philipina), Taioba (Brazil), Arvi (India), Keladi (Malaya), Satoimo (Japan), Tayoba (Spanyol) dan Yu-tao (China).

Asal mula tanaman ini berasal dari daerah Asia Tenggara, menyebar ke China dalam abad pertama, ke Jepang, ke daerah Asia Tenggara lainnya dan ke beberapa pulau di Samudra Pasifik, terbawa oleh migrasi penduduk. Di Indonesia talas bisa di jumpai hampir di seluruh kepulauan dan tersebar dari tepi pantai sampai pegunungan di atas 1000 m dpl., baik liar maupun di tanam.

Manfaat Talas

Di Indonesia, talas dikonsumsi sebagai makanan pokok dan makanan tambahan. Talas mengandung karbohidrat yang tinggi, protein, lemak dan vitamin. Talas mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Umbi, pelepah daunnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan, obat maupun pembungkus. Daun, sisa umbi dan kulit umbi dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan ikan secara langsung maupun setelah difermentasi. Tanaman ini mempunyai keterkaitan dengan pemanfaatan lingkungan dan penghijauan karena mampu tumbuh di lahan yang agak berair sampai lahan kering.

Macam Talas

  1. Talas pandan:baunya ibarat pandan wangi kalau sudah direbus. Ciri-cirinya, ungu sedikit, dan pangkal pelepahnya agak merah.
  2. Talas ketan:agak lekat (lengket) seperti ketan apabila sudah direbus. Warnanya hijau muda, dan suka membuat anakan banyak sekali. Talas ketan yang dikenal dengan nama talas Bogor atau talas lambao adalah hasil seleksi dari Balai Penelitian Pertanian dari Bogor, yang dulu, dikenal dengan nama Algemene Proefstation de Landbouw.
  3. Talas banteng:besar umbinya, tapi sayang, tidak enak rasanya. Talas yang tangkainya warna ungu.
  4. Talas lahun anak:dia punya anakan banyak, tapi sayang, kecil-kecil ukurannya.

Talas yang sering dijual di pasar adalah talas pandan dan ketan. Pada saat kita hendak menanam talas, hendaknya pada permulaan musim hujan saja. Kemudian, buatlah lubang sedalam 50 × 50 cm, dan jarak antar lubang 80 cm. Bertanamlah di tanah yang banyak disinari matahari. Kemudian, isilah lubang itu dengan pupuk kandang atau sampah dapur, dan timbuni tanah itu. Barulah tancap bibit talas tersebut dengan perbandingan 2/3 bahagian badannya itu tertancap.[8] Kalau sudah berumur sebulan, sianglah semua rumput yang ada di situ. Kalau sudah 2-3 bulan umurnya, iris dulu tepian batangnya. Kemudian, timbun lagi dengan tanah. Pastikan, jangan sampai terlalu banyak anakan yang tumbuh. Kalau anakan cuma satu-dua saja, masih boleh untuk persediaan bibit kelak. Pada umur 7-8 bulan, talas baru bisa dipungut. Tanaman dibongkar keseluruhannya, dan umbinya dipotong dari batangnya.

BACA JUGA  Tempat Nongkrong di Bintaro yang Mengambil Konsep Resto Cafe

Oleh-Oleh Talas Bogor

Talas Bogor ini sering menjadi oleh-oleh bagi warga yang mampir ke kota Bogor. Karena repot membawa talas Bogor yang besar, saat ini orang sudah mengolahnya menjadi cake talas Bogor. Cara membuatnya simak di https://www.youtube.com/watch?v=5oMzkhSCvbo

Salah satu usaha yang laris memasarkan lapis talas bogor ini adalah LAPIS BOGOR SANGKURIANG. Hadir dengan 4 varian yakni Lapis Original Keju, Lapis Full Talas, Lapis Green Tea dan Lapis Brownies.

Outlet Ceger

Saat ini Anda pun tidak perlu jauh-jauh ke Bogor untuk mendapatkannya. Di salah satu toko oleh-oleh di daerah Ceger, Anda dapat membeli Lapis Bogor Sangkuriang dan Brownies Amanda dari Bandung yang terkenal itu. Di sana juga dijual lapis Bogor merek lain yakni Lapis Tradisi Nusantara Botani.

Info lebih lanjut:
Brownies Amanda Dan Lapis Talas Bogor Sangkuriang
Jl. Ceger Raya No.68, Pd. Karya, Kota Tangerang Selatan, Banten
Jam Operasional: 7:05AM–9:30PM
Telp: 0896-0850-1570

 

(EGS)

 

Baca Juga