Dapur Ni Huta, Tempat Memuaskan Rasa Rindu Dengan Masakan Ompung di Kampung

Bagi orang-orang yang sudah lama merantau, tidak ada yang bisa mengalahkan masakan asal kampung halaman. Betapa pun lezatnya masakan-masakan di perantauan, namun tetap tidak bisa mengalahkan masakan tradisional daerahnya. Kerinduan ini sering ditunjukkan dengan mencari tempat-tempat makan yang menyediakan menu-menu khas daerah asalnya betapa pun jauhnya.

Bagi kaum perantau asal Tapanuli, ada kabar gembira, telah dibuka satu gerai kuliner yang menyajikan menu-menu khas Tapanuli, Dapur Ni Huta. Sekarang Anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke tempat lain hanya sekedar untuk makan saksang atau panggang khas Tapanuli bersama keluarga atau rekan-rekan Anda. Dan yang jelas, pemilik dan pengelola Dapur Ni Huta ini asli dari Tapanuli, sehingga soal rasa tidak perlu ragu-ragu, persis seperti masakan ompung boru (nenek) sewaktu kecil di huta (kampung halaman).

Dapur Ni Huta, berlokasi di Pasar Modern Bintaro Blok RC 22, lokasinya menempati bekas lokasi Dapur Betawi yang sekarang sudah pindah ke Villa Bintaro Indah, Jombang, Ciputat (baca juga : Penggemar Soto Betawi Jangan Lupa Mampir di Dapur Betawi Jika ke Pasar Modern Bintaro). Sebelumnya Dapur Ni Huta berlokasi di Culture Kitchen, Bintaro Sektor 9.

Begitu Anda masuk ke gerainya, Anda akan disapa tulisan Horas yang terpampang besar di bagian atas pintu masuknya. Beberapa kain-kain ulos berwarna cerah tergantung di bagian atas menjadi penanda bahwa ini adalah gerai masakan Batak Toba.

Begitu melihat daftar menunya dijamin Anda akan berbinar-binar karena menu-menu favorit Anda terpampang di daftar menu. Sebut saja B2 Goreng/Panggang, B2/B1 Saksang, Tentu saja, menu-menu ini bukan menu yang halal bagi muslim. Tapi jangan kuatir, banyak pilihan menu-menu yang halal, seperti Ikan Arsik, Ikan/Ayam Tombur, Ikan Naniura, Ayam Pinadar dan Daun Singkong.

Untuk B2 Goreng/Panggang rasanya krenyes renyah, sebagai cocolannya ada 2 macam, Sambal Hijau dan Saus Kacang yang disajikan pada satu cawan. Perpaduan pedasnya sambal hijau dan saus kacang memang tidak ada duanya. Bagi yang memilih Saksang, standarnya yang disajikan adalah Saksang B2, karena tidak semua orang mau memakan Saksang B1. Nah, makan makanan khas Toba seperti ini belum lengkap rasanya jika tidak disertai dengan Sayur Daun Singkong khas Toba. Segarnya Daun Singkong Tumbuk yang dibubuhi kecombrang dan andaliman menjadi penyeimbang panggang atau saksang. Jangan lupa memesan tambahan nasi, karena siapa yang bisa makan cuma sepiring nasi dengan menu-menu seperti ini.

Bagi Anda penggemar masakan Toba dan penggemar ikan, tentunya menu Ikan Arsik selalu menjadi menu wajib. Ikan Arsik tidak hanya populer bagi orang-orang asal Tapanuli, menu satu ini sudah dianggap ikon masakan khas Toba, apalagi kalau bukan karena rasanya yang khas. Ikan mas yang dimasak lama dengan bumbu arsik sangat menggoda selera dengan rasanya yang asam pedas. Belum lagi dengan rasa khas kecombrang, andaliman dan bawang batak yang ukurannya lebih kecil dari bawang pada umumnya plus dengan potongan kacang panjang. Hemm…kalau dulu omak (ibu) bilang…mertua lewat pun tidak tahu karena asyiknya makan… 😀

Kalau Anda masih awam dengan menu-menu khas Toba, Anda harus mencoba menu satu ini : Ikan Naniura. Ikan Naniura atau sering juga disebut dengan Dekke Naniura awalnya merupakan menu yang khusus disajikan bagi para raja Batak tempo dulu. Namun karena rasanya yang khas dan dianggap enak oleh semua orang, jadilah Dekke Naniura ini salah satu ikon masakan Toba.

Keunikan dari Dekke Naniura terletak pada cara pengolahannya. Mirip seperti sushi masakan Jepang, Dekke Naniura tidak dimasak seperti direbus, dibakar atau digoreng. Ikan mas segar dimatangkan dengan cara direndam dalam air asam dalam waktu yang cukup lama, sebelum dilumuri dengan berbagai bumbu. Tidak heran, karena proses penyiapannya yang membutuhkan waktu lama, harga Dekke Naniura ini lebih mahal daripada menu-menu lain. Namun harga ini seimbang dengan cita rasanya yang kaya dan tentu saja sangat baik bagi kesehatan.

Bagi yang menggemari masakan-masakan yang dibakar, Ikan Tombur dan Ayam Tombur menjadi pilihan wajib saat bersantap di Dapur Ni Huta. Ikan/Ayam Tombur atau Na Tinombur menggunakan berbagai jenis ikan atau ayam yang dibakar. Kekhasan menu satu ini tentunya terletak pada bumbunya. Mirip seperti pecel lele atau pecel ayam, bumbu-bumbu yang digunakan pada Ikan/Ayam Tinombur menggunakan cabe, bawang, tomat, kemiri. Yang membedakannya adalah penggunaan bumbu khas Tapanuli yaitu andaliman dan rias.

Dan yang terakhir, menu khas Toba yang menjadi menu favorit saat acara arisan atau pesta adalah Ayam Pinadar atau yang populer dengan nama Manuk Na Dipadar. Untuk menyantap menu ini, siap-siap Anda berkeringat karena kepedasan. Ayam Pinadar merupakan masakan dengan menggunakan ayam yang dibakar kemudian dimasak dengan bumbu padarnya yang bisa membuat keringat bercucuran. Aroma khas daging yang dibakar yang terkadang ada bagian yang hangus menjadi kombinasi yang unik sekaligus membuat selera bertambah.

Dapur Ni Huta juga menyediakan Kopi Sidikalang yang rasanya pas dan disajikan cukup kental. Sangat enak dinikmati bersama kue lapet alias marombus ombus sebagai pencuci mulut setelah menikmati berbagai menu di Dapur Ni Huta.

Dapur Ni Huta telah terdaftar di layanan GoFood, sehingga bila Anda ingin memesan dan delivery ke tempat Anda, cukup dengan mengorder menggunakan aplikasi GoFood. Dapur Ni Huta buka setiap hari dari pukul 08.00-17.00, kecuali hari Senin Dapur Ni Huta libur.

 

(EG)

Leave a Comment