Kam. Jun 20th, 2019

Dapatkan Suasana Santai Kuliner Malam di Mie Aceh Dek Gam

Di Bintaro banyak tempat nongkrong anak muda yang asyik. Di antaranya kuliner malam di pasar modern Bintaro Sektor 7. Lokasinya yang strategis membuat tempat kuliner ini tidak pernah sepi. Terkadang 18 tempat duduk sudah penuh terisi. Beruntung gerai tetangga tidak berkeberatan apabila pengunjung duduk di sana.

Salah satunya adalah Mie Aceh Dek Gam.Gerai ini dibuka pertengahan Januari lalu. Seperti kita ketahui bersama mie Aceh adalah masakan mie pedas khas Aceh di Indonesia.  Meskipun pedas, banyak orang Indonesia  yang menyukai mie ini.

Hal ini disebabkan cita rasanya yang sangat kuat dan khas Indonesia dengan berbagai kandungan bumbu rempah di dalamnya. Mie Aceh sendiri terbagi tiga, Mie Aceh goreng, Mie Aceh tumis dan Mie Aceh rebus.

Yang menjadi keistimewaan Mie Aceh Dek Gam adalah hidangan daging teriyaki untuk mie Aceh yang telah dibumbui. Dengan demikian dijamin lezat deh. Di samping itu mie Aceh tersebut juga awet sampai keesokan harinya.

Baca Juga: Mengapa Mie Aceh Disukai Seluruh Nusantara?

Di tempat aslinya mie Aceh dibuat dari mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut (udang dan cumi) disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis.

Khusus di kuliner Pasar Modern Bintaro ini, semua bahan mie dan rempah-rempah dibuat sendiri oleh tempat kuliner tersebut. Rempahnya dibuat lebih kental dan disertai bumbu rahasia.

Kenikmatan kuliner Aceh di Bintaro ini telah diakui oleh para pelanggan yang telah mampir lebih dari tiga kali.

Mie Aceh Dek Gam merepresentasikan mie Aceh dari wilayah Aceh Besar yang warnanya dominan merah. Pemilik lidah Sumatera pasti akan merasa cocok dengan kuliner Aceh ini. Level kepedasannya pun bisa disesuaikan dengan permintaan pelanggan. Sanggup menyantap 20 cabe rawit? Mie Aceh Dek Gam bisa menyajikannya untuk Anda.

Selain mie Aceh, Anda pun dapat memesan nasi goreng, martabak telur, canai, dan kudapan khas Aceh yakni timpan dan pulut bakar. Harga makanan utama berkisar Rp. 15.000-30.000,- Dengan harga yang terjangkau ini, tak heran banyak anak muda yang kerap nongkrong di sini.

Timpan

Di daerah asalnya timpan menjadi menu hidangan utama buat tamu yang berkunjung kerumah saat Lebaran. Biasanya dibuat satu atau dua hari sebelum Lebaran dan daya tahannya bisa mencapai lebih kurang seminggu.

BACA JUGA  Master Crab, Restoran Bintaro yang Menyajikan Hidangan Kepiting Jumbo Lezat

Secara fisik timpan adalah kue basah berbalut daun pisang muda.Memiliki ciri khas rasa yang manis dan gurih, timpan dibuat oleh masyarakat Aceh dengan beberapa varian isi seperti kelapa, pisang dan yang paling umum adalah srikaya.

Pulut Bakar

Kudapan khas Aceh ini berbahan dasar beras ketan putih.  Makanan yang biasa disajikan saat sarapan atau camilan disore hari ini semakin nikmat bila disantap dengan kuah durian dan tape manis.

Namun dimakan begitu saja pun tidak kalah nikmat, ada cita rasa tersendiri, gurih, sedikit manis dan wangi daun pisang yang menjadi pembungkusnya seperti makanan otak-otak, membuat kita pengin nambah lagi ! Sayangnya timphan dan pulut bakar hanya bisa dijumpai pada akhir pekan di Mie Aceh Dek Gam.

Mie Aceh Kepiting

Yang juga hanya bisa dijumpai pada hari Sabtu dan Minggu adalah mie aceh kepiting. Kuliner Aceh ini lezat tersaji dengan emping, potongan mentimun, irisan jeruk nipis dan acar bawang merah.

Baca juga: Mencicipi Nasi Goreng Aceh di Bintaro

Nasi Goreng Aceh

Keunikan nasi goreng Aceh terletak pada penggunaan banyak rempah sebagai bumbu halusnya. Seperti cabai keriting yang telah dikeringkan, bunga lawang, pala, merica, bawang merah, bawang putih, kemiri, kayu manis, dan ketumbar.

Di Mie Aceh Dek Gam, nasi goreng tersaji dengan telor dadar, kacang tanah yang digoreng, emping, mentimun dan acar bawang merah. Yang istimewa adalah suwiran ayam tangkap Aceh. Ayam tangkap merupakan masakan khas Aceh yang terbuat dari ayam yang digoreng dengan bumbu dan rempah-rempah khas. Diolah oleh Dapuricut Catering, yang pernah diliput Info Bintaro beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Dapur Icut Menyediakan Layanan Katering Berkualitas

Baik Mie Aceh Dek Gam maupun Dapuricut Catering memang dimiliki oleh orang yang sama yakni Cut Debi Syahraini. Beliau sudah membuka gerai masakan Aceh di Pasar Modern Bintaro pada tahun 2010 dibantu adik kandungnya Cut Zuri.Di samping membantu usaha kuliner sang kakak, Zuri juga aktif sebagai enterpreneur muda yang berjualan asesoris wanita via Instagram: @icutcolection. Mengenai asal usul nama Mie Aceh Dek Gam, Zuri menjelaskan bahwa Dek Gam adalah panggilan bagi anak laki-laki bungsu di Aceh.

BACA JUGA  Omzet Telur Menurun 40 Persen Akibat Hoax Telur Palsu

Baca Juga: Berbagai Aksesoris Cantik Harga Terjangkau di Icut Collection

Bila Anda telah usai bersantap, aneka minuman tersedia di sini baik, teh tarik, es timun, es jeruk, es sirup maupun air mineral. Nah, tunggu apalagi? Silahkan mampir ke kuliner malam Bintaro Mie Aceh Dek Gam.

Baca Juga: Menu Aceh Kekinian di KRAH COFFEE

Info lebih lanjut:

Mie Aceh Dek Gam
Pasar Modern Bintaro
Jam operasi :  17.00 – 23.30
Instagram: @mieacehdekgam

(EGS)

 

Baca Juga