Cozyfield Bersama Viva Barista Menggelar Ajang Pencarian Jagoan Barista : Latte Art Battle

Pada saat ini kopi tidak lagi hanya sekedar minuman, namun sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Seni menikmati kopi tidak lagi semata-mata hanya dilihat dari rasa kopi yang disajikan, melainkan juga keindahan kopi yang disajikan. Latte Art adalah seni menghias di atas secangkir kopi espresso dengan menggunakan bahan dasar susu yang dipanaskan terlebih dahulu. Kemampuan seorang peracik kopi (barista) akan terlihat manakala ia mampu menyajikan kopi yang tidak hanya memiliki rasa yang pas dengan selera pelanggan-pelanggannya, namun juga seberapa indah kopi yang espresso yang disajikannya.

Untuk memberikan kesempatan kepada para barista untuk menguji kemampuannya dalam menghias kopi, Cozyfield, sebuah cafe dan resto yang terletak di Gramedia World, Emerald Bintaro, bersama Viva Barista, sebuah gerakan yang bertujuan menjadikan kopi Indonesia tuan rumah di negeri sendiri menggelar ajang kompetisi menghias kopi espresso yang bertajuk Latte Art Battle pada Sabtu, 29 Juli 2017.

Acara yang mengambil tempat di Cozyfield Cafe & Resto Bintaro Emerald ini diikuti oleh 40 barista yang telah diseleksi dari sekian banyak pendaftar ajang ini. Tingginya animo calon peserta diuangkapkan oleh Yadin, panitia pelaksana dari Cozyfield Bintaro Emerald, hanya dalam waktu 5 hari setelah dipublikasikan pendaftaran pun ditutup karena telah memenuhi kuota.

Peserta dari kompetisi ini memang merupakan barista profesional dari berbagai kafe yang tergabung pada komunitas barista. Latte Art Battle di Cozyfield Bintaro ini sendiri merupakan satu bagian dari rangkaian kompetisi Latte Art Battle yang merupakan kolaborasi antara Cozyfield dan Viva Barista. Bintaro merupakan wilayah ke-3 yang menyelenggarakan kompetisi ini, setelah Karawang pada 18 Maret 2017 dan Pondok Indah pada 13 Mei 2017. Setelah Bintaro, pada tanggal 30 September 2017 akan berlangsung Latte Art Battle di Cozyfield Serpong.

Pada setiap pelaksanaanya dipilih 5 orang pemenang yang akan beradu kemampuan pada grand final yang waktunya belum ditentukan, sehingga total ada 20 orang barista terbaik dari 4 wilayah di babak final yang akan beradu kemampuan untuk menentukan juaranya.

Juri dari kompetisi ini terdiri dari Handoko Hendroyono (Creative Content Creator, Owner & Founder dari Viva Barista), Moelyono Soesilo (Global Coffee Expert & Founder dari Viva Barista) dan Muhammad Aga (Barista Artist dari Program Viva Barista di Metro TV, Owner & Founder dari Coffeesmith).

Acara yang dimulai pada pukul 09.00 ini dimulai dengan babak penyisihan. Untuk babak penyisihan ini, motif hiasan telah ditentukan oleh panitia, dimana 2 orang peserta dipanggil sekaligus untuk beradu kemampuan selama 3 menit untuk menghias kopi yang diraciknya. Setelah kedua peserta menunjukkan kopi yang telah dihiasnya di hadapan dewan juri, dewan juri pun langsung menentukan pemenangnya. Kriteria dari pemenang adalah kesimetrisan motif yang dibuatnya pada gelas kopi serta kerapiannya.

Di babak berikutnya, para pemenang diadu kembali dengan pemenang lainnya, hingga akhirnya terpilih 10 pemenang yang kembali diadu untuk menentukan 5 orang barista terbaik untuk diadu pada babak final. Pada babak 10 besar ini, peserta diberikan waktu yang lebih lama, 5 menit, dan diberikan kebebasan untuk menentukan motifnya sendiri. Hasil latte art dari kesepuluh peserta ini kemudian dipajang di sebuah meja untuk ditentukan pemenang favoritnya. Juri untuk juara favorit ini adalah para penonton yang hadir.

Latte Art dari 5 Peserta Babak Final

Pada babak final, kelima peserta harus menghias 2 buah gelas (barista dan espresso) yang berukuran berbeda dengan motif yang sama. Selain kriteria-kriteria seperti pada babak-babak sebelumnya, para peserta juga diberikan kriteria tambahan, dimana motif pada kedua gelas harus semirip mungkin.

Kepiawaian peserta pun teruji karena untuk bisa menghias 2 buah gelas yang berukuran berbeda dengan motif yang sama diperlukan keahlian tersendiri. Karakter gelas yang berbeda dan kekonsistenan para peserta dalam menghias merupakan faktor penentu utama.

Akhirnya, setelah melewati tahapan kompetisi yang cukup menegangkan terpilihlah 3 orang juara dan 1 orang juara favorit, yaitu Juara 1 : Joe, Juara 2 : Nurhuda, dan Juara 3 : Gideon Agung. Gideon juga sekaligus menjadi juara favorit. Selengkapnya 5 orang pemenang yang berhak memasuki babak grand final adalah : Joe, Nurhuda, Gideon Agung, Dhayat dan Nungki.

Rangkaian acara Latte Art Battle ditutup dengan penyerahan hadiah dan souvenir kepada para juara dan 5 besar peserta, tepat pada pukul 16.00.

Kelima Peserta Pemenang Latte Art Battle di Bintaro, dari kiri-kanan : Nurhuda, Joe, Gideon Agung, Nungki dan Dhayat

Selamat kepada para pemenang, sampai bertemu kembali pada babak final.

 

(ES)

 

Leave a Comment