Sab. Agu 24th, 2019

Comfort Food and Well-Being

Ketika saya merasa kesal ataupun memiliki beban, makan sebungkus nasi padang dari  kedai langganan saya dengan lauknya (apapun) menggunakan tangan membuat saya merasa bahagia. Apalagi ketika menjilat bekas nasi dan kuah di tangan. Beban yang ada terasa lebih ringan karena hati menjadi lebih riang.

Foto: Instagram @SariRendang_Bintaro

Nasi padang bagi saya adalah salah satu comfort food. Istilah comfort foodpada dasarnya sudah tidak asing lagi. Comfort foodadalah makanan yang membuat Anda merasa lebih bahagia ketika mengkonsumsinya. Saya bisa saja merasa bahagia ketika makan nasi padang atau semangkuk sop buatan ibu saya. Anda dapat merasa bahagia dengan semangkuk mie instan atau makanan lainnya.

Makanan tersebut membawa Anda pada perasaan lega, nyaman, bahkan dapat membangkitkan kenangan akan masa yang lalu seperti masa kanak-kanak.  Biasanya makanan yang membuat kita merasa bahagia adalah makanan yang juga kita sukai ketika kita masih kecil.

Makanan yang membuat kita nyaman pada masa itu membuat kita ingin kembali pada “masa nyaman” tersebut  ketika kita mengalami hal yang tidak mengenakkan.  Apakah benar comfort food dapat mengubah mood Anda?

Seperti apa contoh comfort food, silahkan simak videonya di https://www.youtube.com/watch?v=AxJ1YGnc1nY

Berdasarkan teori biopsikologi, makanan yang Anda makan terutama yang mengandung karbohidrat dapat meningkatkan hormon serotonin yang dapat membuat kita merasa lebih bahagia. Oleh karena itu kita cenderung menginginkan makanan yang mengandung karbohidrat atau gula ketika kita merasa sedih.

Peneliti dari Amerika meneliti mengenai mitos mengenai comfort food ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi comfort food merasakan bahwa suasana hati mereka berubah, namun perubahan suasana hati ini juga dirasakan saat kita menikmati makanan lain, atau melakukan hal yang menyenangkan.

BACA JUGA  Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Jadi comfort food membuat Anda nyaman, karena adanya keyakinan bahwa hal tersebut membuat kembali pada momen atau saat nyaman Anda. Dengan menikmati hidup Anda, menikmati berkat dan apapun yang menyenangkan di sekitar Anda ternyata juga dapat membuat kita merasa bahagia. Tetapi tidak ada salahnya, saat Anda merasa sedih, Anda dapat merasakan hangatnya sup buatan ibu, atau sekedar teh hangat di sore hari untuk menghilangkan kepenatan.

Selamat mencoba untuk bahagia!

Penulis:

Clara Moningka
Staf Pengajar Program Studi Psikologi
Fakultas Humaniora dan Bisnis
Universitas Pembangunan Jaya

Sumber:

Does Stress Make Us Crave Bad Food?https://www.youtube.com/watch?v=OBmmHpUGNv0

Baca Juga

Tinggalkan Balasan