Sel. Sep 17th, 2019

Burung Kuau Besar Maskot Hari Pers Nasional 2018

Peringatan Hari Pers Nasional 2018 diadakan di kota Padang, Sumatera Barat. Burung Kuau Besar Kuau Raja (Argusianus argus) merupakan mascot Provinsi Sumatera Barat. Keunikan dan kemilaunya bulunya  yang kembang serta pena juga mengambarkan dinamika Pers Indonesia saling sinergi dalam keaneka ragaman budaya dan keindahan pesona wisata Indonesia termasuk di Sumatera Barat, untuk layak dikunjungi dan dinikmati oleh semua orang. Keunikan Dan Keindahan Bulu Kuau Raja juga  dapat dimaknai sebagai ungkapan karakter Sumatera Barat  yang demokrasi dan dinamis saling berdampingan serta saling menghormati, meski berbeda suku, agama dan budaya.

Kuau Raja

Kuau Raja atau dalam nama ilmiahnya Argusianus argus adalah salah satu burung yang terdapat di dalam suku Phasianidae.

Kuau Raja mempunyai bulu berwarna coklat kemerahan dan kulit kepala berwarna biru. Burung jantan dewasa berukuran sangat besar, panjangnya dapat mencapai 200cm. Di atas kepalanya terdapat jambul dan bulu tengkuk berwarna kehitaman. Burung jantan dewasa juga memiliki bulu sayap dan ekor yang sangat panjang, dihiasi dengan bintik-bintik besar menyerupai mata serangga atau oceli. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, panjangnya sekitar 75cm, dengan jambul kepala berwarna kecoklatan. Bulu ekor dan sayap betina tidak sepanjang burung jantan, dan hanya dihiasi dengan sedikit oceli.

Simak kicauannya yang menakjubkan di https://www.youtube.com/watch?v=lIRYDSwhMpM

Populasi Kuau Raja tersebar di Asia Tenggara. Spesies ini ditemukan di hutan tropis Sumatra, Borneo dan Semenanjung Malaysia.

Pada musim berbiak, burung jantan memamerkan bulu sayap dan ekornya di depan burung betina. Bulu-bulu sayapnya dibuka membentuk kipas, memamerkan “ratusan mata” di depan pasangannya. Nama binomial spesies ini diberikan oleh Carolus Linnaeus, berdasarkan dari raksasa bermata seratus bernama Argus di mitologi Yunani. Burung betina menetaskan hanya dua telur saja.

BACA JUGA  Mengintip Kegiatan School Science Center (SSC) SMA Plus Pembangunan Jaya : Pengamatan Super Blue Blood Moon di Langit Bintaro

Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan serta penangkapan liar yang terus berlanjut, Kuau Raja dievaluasikan sebagai beresiko hampir terancam.

(EGS)

 

Baca Juga