Bulan Penuh Cinta di Love Festival Bintaro Xchange Mall

Bulan Februari sering diidentikkan dengan bulan cinta. Mungkin hal ini disebabkan pada tanggal 14 Februari dirayakan sebagai Hari Valentine. Walaupun banyak orang yang pro dan kontra terhadap Hari Valentine ini. Nyatanya banyak anak muda di seluruh dunia yang menjadikan tanggal 14 Februari sebagai tanggal untuk menunjukkan perasaannya terhadap orang yang dicintainya.

Bintaro Xchange Mall tidak ketinggalan memeriahkan bulan penuh cinta ini dengan membesut sebuah acara yang bertajuk Love Festival. Acara yang diadakan satu hari pada Minggu, 26 Februari 2017 ini diisi dengan berbagai acara, seperti bazaar, booth kreativitas, workshop, kompetisi dan live music.

Berlangsung di area outdoor Bintaro Xchange Mall, seluruh rangkaian acara Love Festival dimulai pada pukul 13.00. Belasan booth menyajikan aneka makanan dan minuman di area jogging track yang mendapat perhatian pengunjung untuk sekedar berhenti menikmati makanan dan minuman yang dijual. Area jogging track dibatasi pagar besi yang menutupi akses menuju area panggung yang telah disiapkan untuk menampilkan konser musik pada malam harinya. Untuk memasuki area panggung pengunjung harus membeli tiket masuk senilai Rp. 35.000.

love_festival_info_bintaro_1

Dengan membeli tiket masuk ini, pengunjung dapat menikmati berbagai booth kreativitas, seperti booth seni cetak cukil kayu di atas papan MDF oleh Komunitas Kopi Cukil. Papan MDF dicukil (diukir) dengan menggunakan peralatan pahat kayu kecil untuk membentuk bayangan berbagai obyek, misalnya hewan dan tumbuh-tumbuhan. Papan hasil cukilan yang telah membentuk obyek yang diinginkan kemudian dilapisi dengan cat khusus untuk dipindahkan ke suatu media misalnya t-shirt. Pengunjung dapat membeli kaos yang telah dicetak satu motif yang diinginkannya sambil melihat secara langsung proses pembuatannya.

Di booth yang lain, pengunjung dapat menyaksikan proses pembuatan grafitti pada kanvas dengan menggunakan cat semprot berwarna-warni. Kanvas yang tadinya berwarna putih polos berubah menjadi graffiti cantik dengan sentuhan seni dari seniman-seniman pelakunya.

Sementara di panggung, peserta-peserta kompetisi cover band dan cheerleader unjuk kebolehan menunjukkan keterampilannya. Kompetisi-kompetisi ini merupakan kompetisi satu babak, dimana setelah semua peserta tampil dilanjutkan dengan pengumuman pemenangnya. Pengunjung belum terlihat memadati area Love Festival, karena matahari sore masih bersinar dengan terik.

Sambil menunggu acara puncak pada malam harinya, pengunjung yang membawa anak dapat mencoba pembuatan berbagai obyek menggunakan tanah liat di booth Ana Creative. Atau melihat berbagai hewan yang dikembangbiakkan oleh BFC Mini Farm di booth yang lain. Dari mulai kelinci, landak, ayam sampai dengan ular sanca berwarna kuning putih dapat memuaskan keingintahuan pengunjung. Bahkan pengunjung dapat memeggang langsung landak Afrika berwarna putih yang dikembangbiakkan oleh BFC Mini Farm. Lelah berjalan-jalan, pengunjung bisa beristirahat sambil menikmati berbagai makanan dan minuman yang dijual oleh berbagai booth makanan dan minuman yang berukuran besar.

love_festival_info_bintaro

Seusai istirahat sholat maghrib, pengunjung makin terlihat bertambah memadati area Love Festival. Street Violin yang terdiri dari 8 anak muda memulai sesi live music dengan memainkan berbagai lagu-lagu yang cukup populer dengan ciamik. Puncak dari acara yang ditunggu-tunggu pengunjung tentu saja penampilan dari grup Sheila on 7. Grup musik yang digawangi Duta, Eros Candra, Adam dan Brian ini mampu membuat penonton wanita histeris. Kombinasi permainan gitar Eros Candra dan vokal Duta mampu membuat penonton bersama-sama menyanyi setiap lagu yang dimainkan.

Menjelang pukul 22.00, keseluruhan acara pun berakhir yang menyisakan wajah-wajah puas dari penonton. Love in the air.

 

(EGA)

Leave a Comment