Bubur Ayam Cirebon, Sarapan Pagi Murah, Sehat dan Praktis

Bubur merupakan salah satu jenis makanan yang cukup digemari di Indonesia. Biasanya orang mengonsumsi bubur ketika sarapan pagi. Umumnya, seporsi bubur nasi disajikan dengan irisan ayam, kacang, kecap, dan berbagai campuran lainnya. Campuran inilah yang membuat bubur menjadi lezat. Tidak hanya lezat, bubur juga dikenal karena kepraktisannya. Semangkuk bubur komplit bisa disantap dengan cepat dan relatif tidak meninggalkan bekas yang kotor. Bubur pun lazim dijadikan alternatif makanan untuk dibungkus yang bisa disantap saat di perjalanan bahkan di tengah-tengah kemacetan lalu lintas.

Bubur Ayam Cirebon Pak Syawal

Dibandingkan nasi goreng, nasi uduk, atau nasi kuning, sarapan bubur ayam memang relatif lebih rendah kalori. Pasalnya, untuk menyiapkan semangkuk bubur Anda membutuhkan beras yang lebih sedikit daripada sepiring nasi biasa.

Semangkuk bubur polos mengandung kira-kira 138 kalori. Jika ditambahkan dengan daging ayam, telur, kacang-kacangan, daun bawang, sayur asin, cakwe, dan kerupuk jumlah kalorinya bisa mencapai 290. Jumlah ini masih lebih sedikit dibandingkan menu sarapan nasi lainnya. Pasalnya, semangkuk nasi putih polos saja sudah mengandung 242 kalori.

Bubur ayam ada hampir di setiap kota di Indonesia, namun nampaknya setiap kota memiliki ciri khas atau gayanya masing-masing dalam menyajikan bubur ayam. Di Jabodetabek, bubur ayam Cirebon merupakan salah satu yang paling terkenal kelezatannya. Tidak heran, kita mudah menemukan bubur ayam di berbagai sudut wilayah dari mulai yang dijajakan di gerobak sampai dengan menjadi menu di hotel berbintang.

Bubur ayam khas Cirebon memiliki ciri khas dengan adanya siraman kuah sop ayam yang gurih disamping buburnya yang kental. Konon, kuliner khas Cirebon ini diadaptasi dari kuliner asal Tiongkok. Bubur ayam Cirebon terbuat dari beras yang diberi kuah kuning yang menjadi ciri khasnya, kecap manis, serta aneka topping seperti suwiran ayam, kacang kedelai, cakwe, irisan daun bawang seledri, serta taburan kerupuk atau emping.

Topping inilah yang membedakan bubur ayam Cirebon dengan bubur ayam dari berbagai daerah lain di Indonesia. Sebagai tambahan, menyantap bubur ayam Cirebon akan lebih nikmat ditambah dengan sate yang biasanya ada di meja tempat kita bersantap. Pilihannya dari mulai  telur puyuh, ati, ampla maupun paru.

Bubur ayam inilah yang umum kita kenal sebagai bubur ayam Cirebon, walaupun sebetulnya Cirebon memiliki satu jenis bubur lain yang cukup unik yaitu Bubur Sop Ayam. Secara isinya, Bubur Sop Ayam ini hampir sama denganBubur Ayam Cirebon dengan perbedaaannya kuah sop ayam yang digunakan lebih banyak, sehingga buburnya terbenam dengan kuah sop ayam. Ada keunikan tersendiri dengan menyantap Bubur Sop Ayam ini, seolah kita sedang menyantap sop ayam. Namun pamor Bubur Sop Ayam ini masih kalah dibandingkan dengan bubur ayam Cirebon ‘konvensional’

Salah satu tempat dimana kita bisa menikmati kelezatan bubur ayam Cirebon adalah Bubur Ayam Cirebon Pak Syawal. Lokasinya berada di Jl. Raya Jombang No. 43, Jombang Ciputat. Lokasinya bersebelahan dengan RS IMC Bintaro. Gerainya di Jombang ini merupakan cabang dari gerai utamanya di Taman Tekno BSD. Penampilan gerainya sederhana, seperti juga gerainya yang di BSD. Tapi jangan salah, gerai bubur ayam Cirebon ini cukup terkenal, terutama gerainya di BSD yang tidak pernah sepi dari pengunjung.

Ciri khas dari Bubur Ayam Cirebon Pak Syawal ini adalah penggunaan tauge segar sebagai campuran toppingnya. Sayangnya, di gerai di Jombang ini taugenya langsung dicampurkan dengan bahan-bahan topping lainnya di atas buburnya. Berbeda dengan gerai BSD, dimana kita bisa meracik sendiri taugenya karena taugenya tersedia di dalam toples berisi air.

Soal rasa, bubur ayam di sini memiliki rasa yang gurihnya terasa sampai pada buburnya. Jadi kalau buburnya disantap terpisah tanpa topping, sudah terasa gurih. Apalagi kalau kita sudah mencampur dengan toppingnya ditambah dengan sambal. Walaupun cuma bubur, tapi rasanya memang lezat.

Bubur ayam Cirebon Pak Syawal buka dua shift. Untuk pagi hari mulai buka dari pukul 05.30-11.00, sedangkan sore hari buka dari pukul 16.00-22.00. Soal harga, pasti terjangkau, seporsi bubur ayam komplit dibanderol seharga Rp. 14 ribu saja.

 

(EG)

Leave a Comment