Banyak orang beranggapan kalau bisnis itu sesuatu yang menghasilkan uang, atau suatu hal yang besar dan sulit untuk dilakukan. Jangan takut dulu, siapa bilang bisnis itu sulit? Nyatanya di Indonesia banyak sekali kegiatan bisnis yang berkembang dengan pesat dan mencapai kesuksesannya. Penelitian terkait juga mengungkapkan bahwa kebanyakan bisnis di Indonesia dimulai dari usaha keluarga dan uniknya ada bisnis keluarga yang mampu bertahan sampai generasi keempat

Banyak contoh nyata bisnis keluarga di Indonesia mulai dari yang kecil sampai yang besar, seperti taksi Bluebird yang sering kita tumpangi, PT Jamu Jago dan Bakrie Group merupakan beberapa contoh dari bisnis keluarga. Tentunya dalam membangun bisnis tidak bisa secara instan menjadi perusahaan yang terkenal dan sukses.

Pastinya semua dimulai dari usaha kecil terlebih dulu. Contoh bisnis keluarga juga bisa kita jumpai di pinggir jalan, yaitu pedagang kaki lima. Bisa jadi usaha tersebut dikelola oleh sepasang suami-isteri dan usaha mereka cukup bertahan lama. Tapi sebelum jauh melangkah ke sana apa sih bisnis keluarga? Bisnis keluarga adalah usaha yang dibangun dan dikelola oleh dua orang anggota keluarga atau lebih, bisa suami, isteri, anak, adik, kakak maupun sepupu yang mempunyai komitmen bersama untuk berbisnis.

Berikut beberapa hal yang menjadi keuntungan jika Anda memutuskan untuk berbisnis bersama keluarga.

  1. Lebih memiliki banyak waktu dengan keluarga. Hal yang paling mendasar dari bisnis dan keluarga adalah bisnis semata-mata dilakukan untuk mensejahterakan keluarga. Buat siapa kita bekerja kalau bukan untuk keluarga? Tapi faktanya orang yang bekerja kantoran pastinya akan lebih banyak menghabiskan waktunya di kantor daripada di rumah. Solusinya kita bisa mendirikan usaha mandiri bersama keluarga. Selain bisa menghasilkan uang, dan pastinya kita bisa menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga. Terlebih lagi kita turut melibatkan anggota keluarga dalam menjalankan bisnis tersebut.
  2. Kepercayaan yang lebih kuat. Keuntungan berbisnis bersama keluarga tentunya ada kepercayaan yang tidak didapatkan dari bisnis lainnya, karena Anda telah hidup berdampingan dengan keluarga Anda, di mana Anda sudah mengetahui karakteristik dan kepribadian dari anggota keluarga. Dengan demikian Anda akan lebih mudah percaya dengan keluarga Anda dalam berbisnis dibandingkan dengan orang lain.
  3. Usaha yang lebih dari anggota keluarga. Karena Anda ingin membangun bisnis keluarga, tentunya bisnis akan dimodali oleh anggota keluarga. Artinya modal yang dimiliki adalah modal bersama, dengan demikian anggota keluarga memiliki motivasi yang tinggi dalam menjalankan usaha dan bisa bekerja lebih giat. Selain itu, keluarga memiliki kecenderungan untuk tetap bersatu dalam masa yang pelik. Hal ini disebabkan karena sebagai keluarga tentunya Anda memiliki pemahaman terhadap anggota keluarga lain, karena telah melewati berbagai macam situasi baik positif maupun negatif dengan keluarga Anda.
  4. Tidak repot mengurusi permasalahan seputar karyawan. Pada bisnis keluarga biasanya tidak memerlukan kontrak legal, karena Anda menggunakan tenaga kerja anggota keluarga Anda sendiri. Selain itu, jika Anda memerlukan karyawan tambahan, Anda bisa mengerahkan tenaga anggota keluarga lainnya, apalagi kalau ada anggota keluarga yang belum memiliki pekerjaan, hitung-hitung bisa membantu saudara kan.
  5. Support yang besar dari keluarga. Dengan terlibatnya anggota keluarga dalam bisnis, tentunya mereka akan mendukung sepenuhnya. Biasanya dukungan yang ditunjukkan bisa berupa ide-ide cemerlang untuk kemajuan dari bisnis Anda karena mereka memiliki rasa ingin memajukan perusahaan bersama.

Itulah keuntungan-keuntungan dari bisnis keluarga, siapa tahu Anda berminat, selamat mencoba!

Tim Penulis:
Fhany Aprilia Noor, Supriyanto, S.Psi., M.Si., dan Adriatik Ivanti, M.Psi., Psi.
Program Studi Psikologi Universitas Pembangunan Jaya

Daftar Pustaka
Susanto, A. B. (2005). World Class Family Business: Membangun Perusahaan Keluarga berkelas Dunia. Jakarta: Quantum Bisnis & Manajemen.