Berwisata Sambil Mengedukasi Buah Hati di Taman Kupu-Kupu Gita Persada Bandar lampung

Berlibur telah menjadi kebutuhan hidup yang tidak kalah penting dengan kebutuhan hidup lainnya. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya berlibur terlihat dari makin penuhnya tempat-tempat wisata saat weekend atau hari libur nasional. Namun, liburan idealnya bisa membawa manfaat lain dari sekedar bersantai menikmati suasana alam. Salah satunya adalah sisi edukasi. Bagi Anda yang sedang merencanakan berlibur, ada baiknya Anda mempertimbangkan sisi edukasi dari tempat wisata yang akan dipilih. Salah satu tempat wisata yang kental dengan nuansa edukasinya adalah Taman Kupu-Kupu Gita Persada di Bandar Lampung.

Taman Kupu-Kupu Gita Persada berada di Desa Sukamanis, Kecamatan Kemiling. Lokasinya yang berada di kaki Gunung Betung membuat suasananya sejuk dan asri. Tidak heran, tempat tempat wisata ini sangat menarik wisatawan untuk berkunjung, terutama keluarga yang ingin mengajak buah hatinya untuk berwisata edukatif. Tidak saja saat weekend, pada hari kerja tempat wisata ini juga banyak dikunjungi wisatawan yang didominasi remaja yang datang secara berkelompok. Tempat yang menyenangkan menjadi sebab tempat ini cukup ramai didatangi pengunjung, terutama saat weekend. Harga tiket masuknya yang murah, cuma Rp. 10.000 / orang membuat tempat wisata ini terjangkau bagi kantong remaja.

Untuk menuju kemari, ada dua alternatif rute yang bisa Anda pilih:

Alternatif pertama, dari pusat kota Bandar Lampung Anda melewati Jl. Imba Kesuma, lalu ikuti jalan menuju Wira Garden, Bumi Kedaton Resort, Batu Putu, masih lurus terus. Jarak Taman Kupu-Kupu Gita Persada dari Bumi Kedaton Resort sekitar 7 km. Anda akan melihat papan kayu besar bertuliskan nama tempat wisata ini di sebelah kanan jalan.

Alternatif kedua, Anda bisa lewat Kemiling. Setelah SMA 7 Bandar Lampung, Anda akan menemukan perempatan. Ambil arah ke kanan dan ikuti terus jalan utama yang didominasi jalan menanjak. Jika Anda telah melewati penangkaran rusa Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman, maka lokasi Taman Kupu-Kupu Gita Persada sudah dekat, berada di sebelah kiri jalan.

Taman Kupu-Kupu Gita Persada Lampung didirikan pada tahun 1997 oleh seorang ahli biologi Universitas Lampung, Dr. Herawati Soekardi. Ide awal Taman Kupu-Kupu Gita Persada ini terjadi secara tidak sengaja. Tahun 1997 Herawati menjadi ketua panitia Seminar Nasional Biologi yang berlangsung di Bandar Lampung. Untuk menghias ruangan acara, Herawati dibuatkan layang-layang menyerupai kupu-kupu oleh sang suami. Selama seminar ia melihat bentuk kupu-kupu dari layang-layang yang dibuat suaminya sangat menarik hatinya, ia pun mulai tertarik dengan serangga ini. Setelah seminar berakhir Herawati pun tergerak berkenalan lebih dalam dengan kupu-kupu. Tidak hanya mengamati, ia pun kemudian meneliti kupu-kupu. Untuk mendukung penelitiannya, Herawati mulai membuat penangkaran kupu-kupu di halaman rumahnya. Dengan berjalannya waktu, koleksinya semakin bertambah yang membuat halaman rumahnya sudah tidak mencukupi lagi.

Beruntung, ia mendapat tanah hibah seluas 4,8 hektar yang merupakan lahan hutan yang sudah rusak. Berkat kegigihannya, pelan-pelan lahan itu berubah menjadi subur kembali dengan berbagai tumbuhan yang menjadi tempat tinggal dan berkembang biak berbagai jenis kupu-kupu. Lahan inilah yang sekarang menjadi Taman Kupu-Kupu Gita Persada. Nama Gita yang diberikan pada taman tersebut berasal dari nama seorang anak Herawati, yang artinya senandung nyanyian alam.

Begitu memasuki kawasan Taman Kupu-Kupu Gita Persada ini paru-paru langsung terasa segar. Itu berkat pepohonan rindang serta beberapa jenis bunga yang yang ditujukan sebagai area hidup bebas sekitar 180 jenis kupu-kupu. Setelah melewati pintu gerbang sederhana yang terbuat dari besi, Anda bisa menuju Museum Kupu-Kupu berupa bangunan kayu sederhana berciri tempo dulu.  Kita akan disuguhkan dengan tembok yang dipenuhi dengan pajangan ratusan kupu-kupu yang sudah diawetkan. ada juga beberapa bingkai artikel tentang Taman Kupu-Kupu Gita Persada yang dimuat di berbagai media. Sebagai informasi, kupu-kupu yang diawetkan di sini adalah kupu-kupu yang ditemukan mati secara alami, bukan kupu-kupu yang sengaja dibunuh untuk diawetkan. Koleksi kupu-kupu yang diawetkan merupakan koleksi yang dikumpulkan Herawati sejak tahun 1997.

Puas melihat-lihat dan mempelajari kupu-kupu di Museum Kupu-Kupu kita akan memasuki area playground. Disini kita bisa duduk-duduk bersantai menikmati suasana alam. Anda juga bisa melihat berbagai kupu-kupu yang terbang dan hinggap pada tumbuh-tumbuhan yang ada disini. Kita bisa naik ke beberapa pohon yang ada disini untuk melihat pemandangan di Taman Kupu-Kupu Gita Persada. Beberapa rumah pohon memiliki ketinggian lumayan, sehingga kita harus berhati-hati menaikinya terutama saat musim hujan. Beberapa rumah pohon sedang dalam tahap pembangunan, salah satunya yang berukuran cukup besar adalah rumah pohon yang dinamakan Rumah Tangkil. Di Rumah Tangkil ini pengunjung bisa mengadakan acara kecil-kecilan dengan latar belakang kerimbunan tempat wisata ini.

Sambil melihat-lihat pemandangan, si kecil bisa bermain-main di area playground ini. Ada beberapa sarana permainan sederhana seperti ayunan dan perosotan, atau berbaring di hammock. Namun bagi Anda yang membawa buah hati perlu mendapat pengawasan, karena di sini ada beberapa pohon durian yang kalau sedang musim durian banyak buah durian bergantungan yang cukup berbahaya bila anak-anak bermain-main di bawahnya.

Bagian penting berikutnya dari tempat wisata ini adalah penangkaran kupu-kupu yang berada di sisi playground. Untuk masuk ke penangkaran kupu-kupu, kita harus berjalan menuruni jalan setapak yang sudah disediakan. Lokasi penangkaran ini terlihat sangat alami di tengah-tengah kerimbunan pohon-pohon. Tempat penangkarannya adalah area tertutup dengan tembok dan atap berupa jaring-jaring, tapi tidak terkunci dan boleh dimasuki. Di dalamnya, ada cukup banyak kupu-kupu aneka warna dan ukuran berterbangan dan hinggap pada bunga-bunga yang ada di situ. Selain itu, ada pula kotak-kotak untuk tempat metamorfosis yang berisi ulat dan kepompong kupu-kupu.

Di penangkaran ini Anda dan buah hati bisa belajar mengenai metamorfosis kupu, melihat telur, ulat, kempong, dan kupu-kupu dari berbagai jenis, bahkan dapat menyentuhnya langsung. Sisi edukasi yang bisa diperoleh anak-anak adalah bisa melatih kepekaan mereka terhadap alam dan kelak tidak menebang atau merusak tanaman yang bisa mengganggu habitat hewan. Di tempat ini juga motorik kasar anak bisa terlatih dengan berjalan naik turun menjelajah taman, naik ke rumah pohon, dan bermain perosotan.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Taman Kupu-Kupu Gita Persada adalah sekitar bulan Februari dan Maret. Ada banyak kupu-kupu di bulan-bulan itu. Dan sebaiknya berkunjung saat pagi sampai sebelum pukul 16.00. Kupu-kupu paling aktif terbang dari jam 10 sampai jam 2 siang. Sore harinya mereka tidur di ujung ranting dengan sayap tertutup. Kupu-kupu juga akan keluar saat cuaca cerah, tidak berawan dan hujan. Selain itu gunakan pakaian bewarna cerah, karena kupu-kupu suka dengan warna-warna cerah.

Ingin merasakan sensasi naik jembatan bambu di atas kerimbunan tanaman? Di Taman Kupu-Kupu Gita Persada ada beberapa jembatan bambu yang hanya terdiri dari beberapa bambu sebagai alasnya dan beberapa bambu lainnya sebagai pegangan. Kita akan merasakan goyangan bambu dan deritnya. Terasa unik karena jembatan bambu seperti ini sudah sangat jarang kita temukan, jembatan bambu ini melintasi lembah kecil yang menuju sebuah bukit kecil yang menjadi batas dari tempat wisata ini.

Puas berkeliling sebelum pulang Anda bisa beristirahat di tea house yang terletak di dekat gerbang masuk tempat wisata ini. Tea house merupakan area tempat beristirahat sekaligus mengisi perut. Pengunjung tidak dilarang membawa makanan dari luar. Sementara yang mungkin tidak membawa makanan dapat memesan di area tea house dengan harga menu yang sangat terjangkau, walaupun pilihan menunya tidak banyak dan terhitung sederhana, seperti teh manis, es jeruk, mie goreng, mie rebus dan nasi goreng.

Taman Kupu-Kupu Gita Persada bisa dikunjungi setiap hari sekitar pukul 09.00-17.00 WIB.

Untuk informasi, silakan hubungi:
Yayasan Sahabat Alam
Jl. Griya Utama Blok II.B/19
Wayhalim Permai, Bandar Lampung 35135
Telp. 0721 – 703993
Faks. 0721 – 702831

(ES)