Berbagai Khimar dan Gamis Cantik Motif Animal Print dan Abstrak dari Bagasi Bunda Bagi Kebutuhan Busana Muslim Anda

Seringkali suatu bisnis dimulai dari kesukaan terhadap sesuatu yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun. Sampai pada suatu saat mungkin pelakunya menyadari bahwa kesukaannya itu bisa dikembangkan menjadi suatu bisnis yang sangat prospektif sekaligus disenanginya. Hal inilah yang dialami oleh Siti Fatima yang akrab dipanggil Ima dalam mengembangkan bisnis busana muslimnya, Bagasi Bunda.

bagasi_bunda_info_bintaro_3

Sebelum mengembangkan bisnisnya, Ima suka memantaskan berbagai kombinasi busana wanita dan motifnya. Ia suka jika melihat penampilannya atau orang-orang yang dikenalnya menjadi lebih menarik. Ada kepuasan tersendiri baginya, jika saran dan rekomendasinya dapat membuat orang lain kelihatan menarik walaupun bukan dengan busana yang harganya mahal.

Pada 2012, Ima membuka usaha berjualan pakaian dengan berjualan menggunakan mobil di sekitar SD Islam Al Azhar 17 Bintaro, tempat anaknya bersekolah. Sembari menunggu anaknya pulang sekolah Ima menjual berbagai pakaian yang disusunnya dalam bagasi mobilnya. Tidak hanya berjualan di dekat sekolah anaknya, Ima pun rajin menggelar jualannya pada arisan-arisan yang diikutinya. Pada waktu itu Ima baru menjual berbagai pakaian yang diproduksi orang lain.

Pada April 2014, ia mendapatkan hadiah ulang tahun dari suaminya sebuah toko di Pasar Modern Bintaro Blok KB-79 yang ditempatinya sampai saat ini. Nama Bagasi Bunda pun digunakan sebagai nama tokonya. Namun ia masih menjalani berjualan di bagasi mobil sampai dengan Mei 2014. Setelah ia fokus berjualan dari tokonya, muncullah ide untuk mendisain dan mengembangkan sendiri busana muslim kreasinya dengan brand Bagasi Bunda. Walaupun ia mengaku bukan seorang yang mampu menggambar disain dengan bagus, namun ide yang dimilikinya mampu diterjemahkan tukang jahitnya menjadi busana muslim yang cantik.

bagasi_bunda_info_bintaro_2

Sebelumnya ia tidak memiliki pengkhususan dalam mendisain dan memproduksi busana wanita muslim. Namun sekembalinya dari umroh, pengalaman spritual yang dialaminya membuat Ima mulai mendisain busana-busana muslim yang lebih tertutup. Jenis Khimar dan Gamis dalam bentuk 1 set pun dipilihnya dengan menggunakan motif animal print dan abstrak. Tidak hanya itu, Ima pun membuat dan menjual Pasmina, namun Khimar dan Gamis tetap menjadi produk utamanya.

Ia mengaku tidak menyukai motif bunga seperti yang disukai wanita pada umumnya. Ia memilih untuk mendisain dan memproduksi busana-busana muslim yang sesuai dengan kesukaannya, walaupun ia juga akan melayani permintaan dari pelanggannya jika meminta motif bunga. Termasuk juga dalam pemilihan bahan, Ima memilih pengkhususan dengan bahan satin dan jersey. Sekali lagi, jika ada permintaan khusus dari pelanggannya untuk bahan yang digunakan, ia akan menyediakan sesuai keinginan pelanggannya.

Tidak heran kombinasi disain yang cantik, harga yang terjangkau dan kualitas busana produk yang dijaga, disamping pelayanan yang baik kepada pelanggan-pelanggannya membuat order terus berdatangan. Ima menyampaikan, ia pernah melayani permintaan busana muslim ke Madinah sebanyak 200 set. Pada Banten Expo yang baru diikutinya, salah satu busana wanita muslim yang digelarnya, dibeli oleh Ibu Dewi Indriati, istri dari Gubernur Banten, Rano Karno.

bagasi_bunda_info_bintaro

Tidak hanya membuat disain-disain yang menarik, Ima pun sangat menjaga kualitas dari busana-busana produksinya. Ia masih turun untuk berbelanja berbagai bahan-bahan kebutuhan busana muslim yang akan dibuatnya untuk mendapatkan bahan-bahan yang terbaik.

Tidak hanya itu, salah satu ukuran suatu busana baik adalah cutting dan jahitannya. Ima merasa bersyukur memiliki tukang jahit yang mampu mewujudkan ide-idenya, termasuk dalam hal kualitas cutting dan jahitannya. Hal lain yang dilakukannya untuk menjaga kualitas, busana-busana muslimnya tidak diproduksi lebih dari 4 set, bahkan untuk Khimar ia hanya membuat paling banyak 2 set untuk setiap disainnya.

Dalam membuat busana-busana muslim dengan brand Bagasi Bunda, Ima memilih disain-disain yang sedang trendy pada saat itu. Busana-busana muslim dari Bagasi Bunda terlihat elegan dan berharga mahal, walaupun sesungguhnya harga jual yang dilepasnya tidak mahal. Ia mengingat pesan suaminya bahwa bisnis yang ditekuninya tidak semata-mata mencari keuntungan sebesar-besarnya. Kepuasan pelanggan-pelanggannya akan menjadi berkah tersendiri nantinya, hal ini yang amat diyakininya. Untuk itu, ia akan selalu memberikan masukan kepada pelanggan-pelanggannya untuk mendapatkan kombinasi yang paling pas bagi pelanggannya.

bagasi_bunda_info_bintaro_1

Belakangan ini, Ima memiliki ketertarikan untuik menggunakan berbagai unsur busana tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, baik kain-kain tradisional maupun berbagai motif batik nusantara. Ia melihat kombinasi berbagai motif-motif tradisional akan membuat busana-busana muslim produksinya menjadi semakin menarik.

Di akhir percakapan, Ima bercerita mengenai harapannya untuk bisa mengikuti pameran-pameran busana di luar negeri untuk mempromosikan busana-busananya. Satu keinginan yang perlu didukung oleh berbagai pemangku kepentingan untuk memajukan usaha-usaha yang mengangkat nilai-nilai bangsa.

Untuk pemesanan atau informasi lebih lanjut, silakan menghubungi 0811 590879 (Telp/WA), atau melalui direct message pada Instagram @imabagasibunda. Website: http://bundauta.wixsite.com/bagasibunda

 

(ES)

Leave a Reply