Berbagai Aktivitas Program Aku Dokter Cilik, RS Omni Hospitals Alam Sutera

Untuk memberikan pemahaman kepada para siswa sekolah mengenai pekerjaan seorang dokter dan bidan serta pekerjaan medis lainnya, RS Omni Hospitals Alam Sutera memiliki program Aku Dokter Cilik. Sehingga setelah mengikuti program ini, anak tidak perlu takut lagi ke dokter. Berikut adalah berbagai aktivitas pada program ini. Lihatlah betapa anak-anak ini bersemangat belajar menjadi seorang dokter.

Simak juga : Membuat Anak-Anak Berani ke Dokter, Program Aku Dokter Cilik RS Omni Hospitals

Anak-anak belajar membedong bayi yang baru dilahirkan menggunakan boneka. Sebelumnya mereka telah mengganti popok bayi dan mengganti bayi, kemudian dilanjutkan dengan menimbang berat bayi. Kegiatan ini berlangsung di Nursery Room.
Anak-anak juga belajar anatomi bagian dalam dari seorang manusia, dengan disebutkan nama bagian-bagian dalam dan funsi masing-masing. Setelah itu mereka belajar membedah untuk memotong usus buntu. Lihatlah betapa miripnya mereka dengan seorang dokter profesional, tanpa canggung mengangkat usus buntu yang telah dipotong. Kegiatan ini berlangsung di Operating Theater.
Bak seorang dokter profesional, seorang anak mendengarkan detak jantung pasiennya. Kegiatan ini berlangsung di Accident & Emergency Room
"Ayo, sekarang sikat gigi bagian depannya. Jangan lupa menyikat bagian atas gigi ya..." Begitu sang bidan mengajarkan seorang anak cara menyikat gigi yang benar. Kegiatan ini berlangsung di Dental Room.
"Nah, kalau sudah ditumbuk bahan obatnya, masukkan ya ke dalam kapsulnya. Jangan sampai tumpah" Kegiatan ini berlangsung di Pharmacy Room. Anak-anak belajar membuat obat dengan gula pasir sebagai bahan isi dari kapsul yang aman bagi mereka.
Akhirnya setelah belajar menjadi seorang dokter, tibalah saat yang membahagiakan: wisuda sebagai 'dokter cilik'. Masing-masing anak mengenakan toga dan berfoto bersama. Lho, itu kok ada tali toganya yang di sebelah kiri dan ada yang di sebelah kanan? (Foto siswa/i TKK Mitra Penabur Serpong bersama para guru).
Setelah mengikuti program Aku Dokter Cilik, anak berhak mendapatkan ijazah sebagai seorang 'dokter cilik'. Di ijazah ini tercantum nama dari sang anak.