Ayo Berkebun! (Bagian 2)

Warga Bintaro, menyambung tulisan tentang berkebun, kali ini kita akan membahas bagaimana agar pengalaman berkebun selaras dengan tugas perkembangan anak sesuai usia. Juga tips-tips dalam berkebun bersama putra/putri Anda.

Anak pra sekolah dapat belajar: menanam tanaman dari benih (usahakan pilih benih yang cepat tumbuh agar anak tidak kehilangan minat), belajar anatomi daun dan bunga yang telah dikeringkan, memanen tanaman untuk dimasak dan menanam di pot-pot berukuran kecil.

Sedangkan anak usia SD dapat berkebun dengan cara memberi kesempatan untuk merancang kebun mereka sendiri, misalnya kebun sayur mini. Mereka dapat membuat semacam jurnal untuk jadwal menyiram dan menyiangi gulma sebagai bagian dari tanggung jawab mereka. Tak hanya itu, mereka juga dapat belajar tentang aneka manfaat tanaman obat dengan melakukan riset Internet atau pinjam buku perpustakaan.

Apa yang dapat dilakukan oleh orang tua agar si kecil menikmati pengalaman berkebun? Ayah dan Bunda dapat melakukan hal-hal berikut ini:

  1. Pilihlah alat-alat berkebun yang aman: Ayah dan Bunda dapat memilih alat-alat yang sesuai dengan usia dan ukurannya cocok untuk mereka. Alat berkebun mainan dari plastik cocok untuk bercocok tanam menggunakan pot. Hindari alat-alat berat berbahaya seperti linggis dan pacul.
  2. Pastikan agar bahan-bahan kimia berbahaya jauh dari jangkauan anak: Pililah segala sesuatu yang organik atau alamiah sehingga aman untuk anak. Beri pengertian bahwa hewan seperti cacing mungkin tampak menjijikkan tetapi menyuburkan tanaman. Ajari juga anak untuk membuat pupuk alamiah dengan cara membuat kompos dan memanfaatkan pupuk daun.
  3. Jangan lupa mengenakan lotion yang melindungi anak dari gigitan nyamuk serta sengatan sinar ultra violet matahari, lebih baik lagi jika anak dapat berkebun di area-area yang terlindungi bayang-bayang pepohonan. Anak juga bisa mengenakan sepatu but kecil dan topi agar terlindung.
  4. Bersenang-senang bersama: Ayah dan Bunda serta sang anak bisa bersenang-senang memilih benih. Ada benih yang cocok untuk mandi matahari, ada benih yang lebih tepat untuk tempat yang teduh. Ada benih tanaman sayur mayur yang nanti siap dipanen dan dimasak, ada benih tanaman bunga yang indah meriah yang mengundang datangnya kupu-kupu yang cantik. Variasikan cara menanam benih, ada yang ditanam dalam baris dan lajur, ada pula yang ditanam berbentuk pola melingkar atau bahkan hati atau inisial nama si anak. Dijamin anak Anda pasti hepi.

Penulis:
Gita Widya Laksmini Soerjoatmodjo
Program Studi Psikologi Universitas Pembangunan Jaya

Leave a Comment