Apartemen Meikarta, Investasi Menguntungkan di Antara Pusat Pertumbuhan Bisnis

Perkembangan kehidupan modern yang sedemikian pesat membutuhkan terpenuhinya kebutuhan dasar dan kebutuhan tambahannya, salah satu di antaranya adalah kebutuhan tempat tinggal. Di masa lalu, hunian landed seperti rumah merupakan pilihan favorit. Sayangnya, dengan pertambahan penduduk yang sedemikian pesat lahan-lahan yang tersedia untuk tempat tinggal semakin sedikit dan harganya semakin meroket. Dengan situasi ini, hunian vertikal seperti apartemen kian diminati masyarakat. Tidak hanya sekedar sebagai tempat tinggal, belakangan ini apartemen pun menjadi pilihan investasi yang menguntungkan.

Dalam sebuah risetnya, Colliers International Indonesia menyatakan, potensi keuntungan dari properti, khususnya apartemen, yang dijual kembali sebelum seluruh gedung terbangun mencapai 30 persen sampai 50 persen. Adapun apartemen yang dijual kembali pada kurun dua sampai tiga tahun setelah terbangun bisa mencapai angka 50 persen hingga 80 persen.

Namun apakah semua pilihan apartemen yang ditawarkan berbagai pengembang akan memberikan keuntungan investasi yang tinggi bagi pemiliknya? Sayangnya tidak. Ada berbagai faktor yang mendasari mengapa ada apartemen yang nilai jualnya setelah sekian tahun menjadi berlipat-lipat dari nilai pembelian di awalnya, sementara yang lain pertumbuhan nilainya tidak signifikan. Salah satu faktor penting yang harus dipertimbangkan dengan matang saat akan membeli apartemen, baik untuk tempat tinggal maupun untuk investasi adalah seberapa bagus prospek yang ditawarkan.

Jika Anda memiliki rencana untuk berinvestasi melalui properti, khususnya apartemen. Ada pilihan berinvestasi yang menarik dari Meikarta Apartment Cikarang.

Superblock Meikarta dimana unit-unit apartemen Meikarta berada merupakan sebuah mega proyek dari Lippo Group di kota industri Cikarang. Seperti kita ketahui Cikarang merupakan salah satu daerah industri yang berkembang pesat dan telah menjadi kota bisnis yang mampu menarik berbagai perusahaan lokal maupun multinasional dan para pencari kerja. Cikarang diapit Bekasi, Cibitung dan Karawang yang merupakan kawasan-kawasan industri besar, serta berada di jalur perlintasan 2 kota metropolitan, Jakarta dan Bandung. Di Cikarang sendiri ada 7 kawasan industri, dimana Jababeka merupakan salah satu kawasan industri terbesar di ASEAN.

Secara lokasi Superblock Meikarta berada di tengah-tengah kawasan industri di Cikarang Kawasan Industri Jababeka, Lippo Cikarang, Delta Mas, East Jakarta Industrial Park (EJIP), MM2100, Greenland International Industrial Center (GIIC) dan BIIE

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki Cikarang, tidak mengherankan Cikarang menjadi kawasan yang menjadi magnet bagi banyak orang untuk tinggal dan menetap. Tingginya kebutuhan tempat tinggal bagi para pendatang inilah yang dilirik oleh Lippo Group dengan mengembangkan kawasan superblock Meikarta.

Total luas area yang akan dikembangkan di superblock Meikarta ini seluas lebih dari 5000 hektar. Pada tahap awal, area yang akan dikembangkan seluas 2200 hektar. Tidak tanggung-tanggung, untuk membiayai proyek tahap awal yang menyedot dana 278 trilyun, Lippo Group bekerjasama kemitraan dengan pihak asing, seperti Mitsubishi dan Toyota.

Pada tahap awal akan dibangun apartemen sebanyak 225 ribu unit yang ditargetkan rampung 2018. Sebelumnya, saat dilaunching pada Maret lalu, sebanyak 16 ribu unit apartemen di Meikarta langsung sold out dalam waktu singkat. Sebagai informasi, dalam waktu dekat ini akan dilakukan kembali launching unit-unit apartemen Meikarta yang belum ditentukan waktunya.

Tidak hanya apartemen, di superblock Meikarta ini rencananya juga akan dibangun berbagai fasilitas premium seperti perkantoran, sekolah dan universitas, rumah sakit, pusat perbelanjaan, kawasan bisnis terpadu, kawasan pameran bertaraf internasional sampai dengan kawasan industri IT seperti Silicon Valley. Untuk mempermudah akses dari masyarakat yang bermukim dan bekerja di superblock Meikarta, akan dibangun akses langsung menuju jalan toll melalui pintu tol Cibatu yang terintegrasi dengan Light Rapid Transit (LRT) menuju Jakarta.

Dengan berbagai kelebihan dan fasilitas yang ditawarkan, harga-harga unit apartemen Meikarta bisa dikatakan cukup murah dibandingkan apartemen-apartemen di berbagai wilayah. Menurut CEO Meikarta, Budi Ketut Wijaya, harga-harga unit apartemen Meikarta berkisar 8-12 juta rupiah per m2 nya.

Ingin berinvestasi di kawasan yang sangat menjanjikan ini? Pastikan Anda tidak salah pilih.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Ir. Manguliman Hutapea – Marketing Consultant, 0813 1593 4466 (Telp/WA).

 

(EGA)

Leave a Comment