Apakah Anda Menyadari Tubuh Anda Telah Terjangkit Hepatitis? Waspadalah…

Hampir semua orang tentunya pernah mendengar tentang nama penyakit Hepatitis. Hepatitis merupakan peradangan organ hati atau liver yang akut. Penyebabnya mayoritas disebabkan virus, walaupun ada juga yang disebabkan non virus dengan jumlah yang kecil. Hepatitis mulai populer disebut-sebut dalam kehidupan masyarakat Indonesia semenjak sekitar 30 tahun yang lalu. Namun seiring dengan berjalannya waktu, popularitas penyakit ini kian menurun dan Hepatitis pun dianggap sebagai penyakit biasa. Dampaknya, masyarakat menjadi kurang waspada dengan potensi penyakit ini.

Padahal, Hepatitis sering disebut sebagai pembunuh dalam kesenyapan, karena seringkali orang tidak menyadari tubuhnya telah digerogoti Hepatitis. Seringkali orang merasakan tubuhnya sangat sehat, sampai suatu saat ia mengalami keluhan dan diperiksa dokter, pada saat itulah ia mengetahui ia telah mengidap Hepatitis dalam tingkat akut dan segala sesuatunya sudah terlambat.

Aktor legendaris asal India, Amitabh Bachchan, baru menyadari mengidap Hepatitis B akut 17 tahun setelah mengalami transfusi darah saat mengalami cedera sewaktu syuting film pada tahun 1983. Beruntung nyawanya bisa diselamatkan, walaupun fungsi hatinya yang tersisa cuma 25%. Kini di usianya yang telah mencapai 75 tahun, Amitabh merasa beruntung masih bisa menghirup nafas di usianya yang sudah senja.

Presenter kondang, Choki Sitohang pernah mengalami beratnya menderita Hepatitis A. Padahal kala itu ia masih berusia 24 tahun dan sedang merintis karirnya. Dalam salah satu pernyataannya, Choki melihat kesembuhannya adalah mukzizat.

Masih ingat dengan kisah bocah Adrian asal Pandeglang yang begitu memilukan? Adrian yang mengidap Hepatitis B semenjak usia 2 tahun merupakan seorang bocah miskin. Ayahnya, Susanto, telah meminta bantuan ke berbagai pihak untuk pengobatan buah hatinya, bahkan Susanto menawarkan ginjalnya seharga Rp. 1,2 milyar kepada Presiden Jokowi untuk biaya berobat Adrian. Akhirnya Gubernur Banten kala itu Rano Karno memerintahkan staf-stafnya membawa Adrian ke RSUD Banten. Karena kondisinya yang sudah parah, akhirnya Adrian dirujuk ke RSCM. Namun sayang, saat dalam persiapan perawatan Adrian menghembuskan nafasnyayang terakhir di usianya yang baru 5 tahun.

Dari ketiga contoh itu terlihat betapa Hepatitis bisa diam-diam telah bersarang di tubuh seseorang tanpa ia menyadarinya. Dari sebuah rilis Kemenkes RI pada tahun 2014, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), studi dan uji saring darah donor PMI, diperkirakan di antara 100 orang Indonesia, 10 orang di antaranya telah terinfeksi Hepatitis B atau C. Diperkirakan 28 juta penduduk Indonesia telah terinfeksi Hepatitis B dan C, 14 juta di antaranya berpotensi menjadi kronis, dan dari yang kronis tersebut 1,4 juta orang berpotensi untuk menderita kanker hati. Jika kita menyimak data temuan ini kita akan menyadari betapa mengkuatirkannya Hepatitis ini.

Hati yang Telah Terinfeksi Hepatitis

Hepatitis bisa dihindari dengan pola hidup bersih dan upaya-upaya pencegahan seperti vaksinasi. Namun kita perlu mengenal jenis Hepatitis yang ada serta upaya pencegahan yang bisa kita lakukan:

Hepatitis A

Menular melalui makanan dan air minum yang tercemar tinja pengidap. Bisa juga dari kerang dan udang mentah yang datang dari perairan kotor. Pencegahan dengan vaksinasi dan menjaga kebersihan makanan dan minuman yang disantap.

Hepatitis B

Menular melalui darah dan cairan tubuh (misal : ludah, sperma, cairan vagina). Bisa juga dari ibu ke bayi dalam persalinan. Pencegahan : dengan vaksinasi,  jangan berbagi pakai barang pribadi dengan orang yang menderita hepatitis, dan bijaklah dalam melakukan hubungan intim.

Hepatitis C

Menular melalui kontak darah, misalnya dalam alat suntik, pisau cukur, dan jarum tato yang tercemar, atau melalui hubungan seks. Pencegahan : belum ada vaksinnya. Jangan berbagi pakai barang pribadi dengan orang yang menderita hepatitis, dan bijaklah dalam melakukan hubungan intim.

Hepatitis D

Menular melalui kontak darah. Disebut juga Hepatitis Delta. Jenis ini muncul pada orang yang mengidap Hepatitis B. Walaupun jenis Hepatitis ini sangat jarang namun sangat berbahaya. Pencegahan : vaksinasi Hepatitis B, jangan berbagi pakai barang pribadi dengan orang yang menderita hepatitis dan, bijaklah dalam melakukan hubungan intim.

Hepatitis E

Menular melalui makanan dan air minum yang tercemar tinja pengidap. Bisa juga dari kerang dan udang mentah yang datang dari perairan kotor. Pencegahan : dengan vaksinasi dan menjaga kebersihan makanan dan minuman yang disantap.

 

(ES)

Leave a Comment