Sen. Okt 14th, 2019

Apa yang Harus Dilakukan Pada Saat Gempa

Baru-baru ini terjadi gempa 6,9 SR yang terpusat di Tasikmalaya dan merusak ratusan rumah di Jawa Barat. Dilaporkan 2 orang meninggal dan 7 orang luka-luka. Gempa bumi memang merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan juga di beberapa negara lain. Di Indonesia gempa sering terjadi karena negara ini terletak pada pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik.

Lempeng Australia dan Eurasia bertumbukkan di lepas pantai barat Pulau Sumatera, lepas pantai selatan Pulau Jawa, lepas pantai selatan Kepulauan Nusa Tenggara, dan berbelok ke arah utara ke perairan Maluku sebelah selatan. Lempeng Pasifik dan Australia bertumbukkan di sekitar Papua, dan pertemuan di antara ketiganya terjadi di sekitar Sulawesi. Itulah sebabnya Indonesia merupakan negara rawan gempa. Selain itu gempa bumi juga bisa disebabkan oleh aktivitas gunung berapi dan jatuhnya bebatuan.

Persiapan Sebelum Terjadi Gempa Bumi

Anda dapat melakukan kesiapsiagaan sebelum bencana gempa bumi tiba, seperti:

  • Mengenali daerah sekitar tempat tinggal Anda (apakah termasuk rawan gempa atau tidak).
  • Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan di mana letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.
  • Di dalam ruangan tempat Anda berdiam, perhatikan tempat-tempat yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.
  • Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.
  • Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain.
  • Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.
  • Anak-anak pun harus dilatih menghadapi situasi gempa. Simak video penjelasan tentang gempa kepada anak berikut.

Tindakan Ketika Gempa Terjadi

Saat terjadi gempa tetaplah tenang, lalu lakukan tindakan sebagai berikut:

Di Dalam Rumah

  • Jika gempa terjadi saat Anda berada di dalam rumah, segera cari tempat berlindung.
  • Anda bisa berlindung di bawah meja dengan memegang kaki meja. Jangan lupa lindungi kepala Anda, bisa dengan tas, atau minimal dengan tangan.
  • Berikutnya yang harus diperhatikan adalah menjauhkan diri dari benda pecah belah, lemari, dan semua benda yang masuk kategori berat dan bisa menindih Anda. Tetap waspada dan perhatikan pergerakan benda-benda di sekitar Anda.
  • Setelah getaran berhenti, Anda bisa segera buka pintu dan keluar dari rumah secepatnya.
BACA JUGA  Rajin Gunakan Ovo, Mahasiswi UPH Menangkan Hadiah Utama Rp100 Juta

Di Dalam Gedung

  • Bagi yang berada di dalam gedung, secepat dan seaman mungkin keluarlah dari gedung setelah gempa berhenti.
  • Jangan memakai lift dan hindari bagian gedung yang rusak. Jangan menggunakan telepon kecuali sangat penting.
  • Biasanya di gedung-gedung pencakar langit sudah disediakan prosedur keselamatan melalui tangga darurat.
  • Ketahui di mana letak tangga darurat di gedung tempat Anda berada.
  • Di gedung sekolah atau  perkantoran sebaiknya diadakan pelatihan penyelamatan (evacuation) dalam keadaan darurat seperti pada video berikut.

Di Luar Rumah

  • Jika Anda beruntung sudah keluar dari rumah, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari tanah lapang.
  • Jauhi pohon, tiang listrik, atau bangunan yang bisa rubuh seketika.
  • Jauhi jurang atau lereng yang curam, karena kemungkinan longsor lebih besar.
  • Jika Anda merasakan getaran gempa yang sangat kuat, segera berlari ke dataran yang lebih tinggi, untuk mengantisipasi terjadinya tsunami.
  • Bagi Anda yang berada dalam kendaraan, berhenti dan keluar dari kendaraan saat itu juga. Jangan melintasi jembatan, atau jalan layang, karena kemungkinan untuk rubuh sangat besar.

Jika Berada di Pusat Perbelanjaan atau di Tempat Umum Lainnya

Usahakan untuk tetap tenang, biasanya kerumunan orang dalam bencana berpotensi kepanikan. Ikuti petunjuk dari satpam (satuan pengamanan) atau petugas penyelamat. Jangan menggunakan lift ketika terjadi gempa atau kebakaran namun gunakanlah tangga darurat, lalu bergeraklah ke tempat terbuka.

Jika Berada di Dalam Kendaraan

Berpeganganlah dengan erat pada tiang atau apapun di dekat Anda sehingga tidak terjatuh dari guncangan atau jika kendaraan berhenti secara mendadak. Tetaplah tenang dan ikuti perintah atau petunjuk dari petugas. Mintalah pengemudi untuk menghentikan kendaraan. Setelah itu bergeraklah ke tempat yang terbuka. Bila Anda membawa kendaraan sendiri, jangan berhenti di jembatan atau dekat pohon yang beresiko roboh menimpa Anda dan kendaraan.

Jika Berada di Gunung atau Pantai

Gempa dapat menimbulkan longsor di gunung atau perbukitan. Jika Anda berada di pegunungan, bergeraklah ke tempat yang aman seperti lapangan terbuka yang jauh dari daerah lereng. Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami, jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

Tindakan Setelah Gempa Terjadi

Setelah bencana gempa bumi terjadi, lakukanlah langkah-langkah berikut:

  • Bila Anda masih berada di dalam ruangan atau gedung, segeralah keluar.
  • Periksalah keadaan Anda sendiri, apakah ada bagian tubuh Anda yang terluka atau tertimpa benda-benda.
  • Mintalah orang dewasa untuk mematikan aliran listrik dan gas.
  • Janganlah menyalakan api, karena bisa terjadi kebocoran gas atau tumpahan bahan bakar.
  • Jika Anda merasa mampu, berilah pertolongan pertama kepada orang-orang yang berada di sekitarmu.
  • Dengarkanlah informasi dari sumber-sumber yang terpercaya dan bertindaklah sesuai imbauan. Follow instagram BMKG: @infobmkg atau kunjungi lamannya di bmkg.go.id
BACA JUGA  Carsome, Jual Mobil Anti Ribet Gaya Millennial

Dan yang paling penting saat gempa adalah, jangan panik. Tetap tenang dan perhatikan sekitar Anda dengan cermat.

 

(EGS)

 

Baca Juga