AMSI Menyatakan Perang Terhadap Berita Hoax dan Hate-Speech

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyatakan perang terhadap berita hoax. Hal ini merupakan pernyataan bersama dari para anggota yang terdiri dari perwakilan media-media siber dari berbagai propinsi pada kongres 1 AMSI yang berlangsung pada Selasa, 22 Agustus 2017 di The Akmani Hotel, Jakarta Pusat.

Kongres 1 AMSI yang mengambil tema Menuju Media Siber Profesional, Kredible dan Independen ini sekaligus menjadi peresmian berdirinya AMSI yang dilakukan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. Dalam sambutannya Jusuf Kalla menyampaikan penghargaannya atas berdirinya AMSI dan berharap AMSI dapat lebih berperan untuk memerangi berita hoax yang banyak beredar pada waktu belakangan ini. Peresmian AMSI ini dihadiri oleh Dirjen Kominfo, puluhan perwakilan berbagai media siber dan pimpinan Dewan Pers.

Dalam kongres AMSI pertama ini, dibahas tiga poin penting. Di antaranya yaitu pembahasan AD/ART, pembahasan program kerja, serta pemilihan ketua umum AMSI beserta Badan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi dan Majelis Kode Etik.

Setelah terbentuk, AMSI akan menjadi stakeholder Dewan Pers bersama dengan organisasi media yang sudah ada seperti Serikat Penerbitan Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), dan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

Dalam suasana yang sangat cair terpilih Wenseslaus Manggut sebagai ketua umum AMSI. Ada 70 media dari berbagai propinsi yang hadir pada saat pemilihan ketua umum. Wens yang juga merupakan Chief Content Officer Kapanlagi Network dan Pemimpin Redaksi Merdeka.com terpilih secara aklamasi oleh seluruh peserta kongres. Ketua umum terpilih selanjutnya akan memilih formatur kepengurusan AMSI untuk periode 3 tahun ke depan serta memastikan terbentuknya struktur kepengurusan di tiap propinsi.

Sebelumnya, ada 2 kandidat ketua umum yang diusulkan, selain Wenseslaus Manggut juga ada Sapto Anggoro. Sapto yang merupakan Pemimpin Redaksi Tirto.id selanjutnya menyerahkan jabatan ketua umum kepada Wens dan lebih memilih menjadi Ketua Badan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi. Disamping Badan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi, AMSI juga memiliki Majelis Kode Etik yang anggotanya langsung dipilih pada malam itu.

Sapto Anggoro (kiri) dan Wenseslaus Manggut (kanan)

Salah satu rekomendasi penting yang dihasilkan dari Kongres 1 AMSI adalah komitmen AMSI untuk memerangi berita hoax dan hate-speech. Hal ini menjadi sangat krusial karena eskalasi berita hoax dan hate-speech yang semakin meningkat. Diharapkan media siber anggota AMSI dapat berperan serta menetralisir. Untuk itu AMSI juga merekomendasikan Dewan Pers untuk mempercepat proses verifikasi media-media siber menjelang pilpres 2019.

 

(ES)