Akademisi dan Fiat 500 Kesayangannya

ismeth_emier

Di Bintaro dan sekitarnya terdapat berbagai macam komunitas hobi yang salah satunya adalah otomotif. Mobil klasik memiliki penggemar fanatik yang cukup banyak, tidak hanya penggemar mobil-mobil keluaran terbaru. Berbicara mengenai mobil klasik di Bintaro, tidak lengkap rasanya jika tidak mengulas mengenai pemiliknya dan tentunya juga mobil klasik yang dimilikinya. Salah satu yang ditemui oleh Info Bintaro  pada saat Ngumbar (Ngumpul Bareng), suatu bursa otomotif yang secara periodik diadakan di area parkir barat Bintao Xchange Mall, adalah Ismeth Emier Osman dengan mobil Fiat 500-nya.

Saat Info Bintaro berkeliling area bursa otomotif Ngumbar, pandangan kami langsung tersedot ke sebuah mobil antik berukuran kecil yang berwarna merah yang cukup mencolok. Kamipun tergoda untuk berbincang-bincang dengan pemiliknya yang sedang dikerumuni oleh pengunjung Ngumbar yang sedang bertanya seputar mobil antiknya.

Mobil ini berukuran relatif kecil dibandingkan mobil-mobil produksi masa kini. Mobil ini hanya bisa memuat 4 orang termasuk pengemudinya. Namun mengingat kecilnya mobil ini, jika mobil ini terisi penuh, rasanya akan tetap terasa sesak. Bagian eksterior dan interior mobil ini tetap dipertahankan keasliannya. Kesan klasik terlihat jelas pada lingkaran setir yang berukuran sedang dengan posisi yang tinggi, disamping pelek-peleknya yang masih menggunakan pelat pelindung.

fiat_500_1

Ismeth menyatakan mobil Fiat 500 ini merupakan produksi tahun 1960 dan merupakan satu dari hanya dua Fiat 500 yang masih tersisa di Indonesia. Mobil yang diproduksi oleh pabrikan Fiat asal Itali ini dibeli oleh Ismeth dalam keadaan pretelan yang kemudian diperbaiki dan dirakit ulang, sehingga akhirnya mobil ini dapat berjalan kembali bahkan catnya pun sangat mulus. Butuh waktu yang tidak sebentar tentunya untuk membuat mobil ini layak jalan. Ismeth menyatakan, spare part yang dibutuhkan didapatkannya dari komunitas-komunitas otomotif, bahkan mengimpor dari pabriknya di Itali. Untuk spare part yang tidak bisa didapatnya, ia melakukan fabrikasi untuk pembuatan spare part itu.

Mobil ini telah memenangkan beberapa kontes mobil klasik, salah satunya yang diadakan oleh Autoblitz. Pada bursa-bursa otomotif seperti Ngumbar, Ismeth rutin memajang mobil antik kesayangannya ini. Bahkan saat kondisi badannya sedang tidak fit, Ismeth tetap berusaha berpartisipasi. “Rasanya sakit yang saya alami langsung hilang, kalau saya mengikuti ajang seperti ini”, jelas Ismeth sambil tertawa.

Ismeth yang merupakan dosen dan sekaligus pejabat pembantu rektor di salah satu perguruan swasta di wilayah Bintaro ini menambahkan, ia masih memiliki beberapa mobil klasik seperti Volvo dan Mercedes Benz, namun Fiat 500 ini merupakan mobil yang paling sering ia ikut sertakan.

fiat_500_2

Saat Info Bintaro memeriksa kondisi mesin dari mobil ini, terlihat mobil ini sangat terawat yang terlihat dari bersihnya ruang mesin dan mesinnya. Keaslian dari bagian-bagian mesin terlihat jelas. Ismeth menyatakan mobil Fiat memiliki mesin yang sangat handal, hal ini terlihat dari packing (gasket) cylinder head yang awet, walaupun sudah beroperasi beberapa tahun. Hal ini berbeda dengan mobil-mobil keluaran terakhir.

Fiat 500 diproduksi oleh Fiat pada rentang waktu tahun 1957 sampai dengan tahun 1975. Mobil yang bermesin 479 cc di bagian belakang, dengan jumlah silinder 2, ini berpendingin udara. Fiat 500 ini sering disebut sebagai salah satu “city car” yang pertama di dunia.

 

(ES)

Leave a Reply