Ada Klub Astronomi Amatir lho di Tangsel

Saat Info Bintaro meliput fenomena Super Blue Blood Moon di Sekolah Pembangunan Jaya, kami sempat berkenalan dengan beberapa mahasiswa UIN Jakarta yang menjadi pemandu bagi para siswa. Mereka merupakan anggota kelompok Pecinta Astronomi yang bernama Gamma Astronomy Club (GAC). Klub ini berawal dari perkumpulan mahasiswa yang menamakan diri Gabungan Mahasiswa Muslim Fisika UIN Jakarta atau biasa dikenal dengan GAMMA.

Melalui GAMMA, mahasiswa pendidikan fisika UIN Jakarta tak hanya mengenal mata kuliah dan laporan praktikum di lokal kampus namun juga belajar berorganisasi sekaligus menjadi tempat ajang kreativitas mahasiswa siapapun itu.

Ada banyak kegiatan “legend” yang diadakan oleh GAMMA, di antaranya Bukber Shaum Sunnah, Gamma English Club, Robotik, pelatihan seni musik, futsal,  bulutangkis dan  Gamma Astro Club.

Pada tanggal 31 Januari lalu mereka mengadakan pengamatan fenomena Super Blue Blood Moon di dua lokasi yakni Sekolah Pembangunan Jaya dan Sekolah Alam Bintaro.

Di sekolah Pembangunan Jaya (PJ), sesi diawali dengan pemberian materi tentang fenomena super blood moon oleh Feby Sumantri, S.Pd. kepada siswa-siswi PJ mulai dari TK sampai SMA. Pengamatan dilaksanakan di lantai 4 gedung sekolah. Kegiatan berlangsung pada saat gerhana fase penumbra sudah mulai. Siswa-siswi bergiliran untuk menyaksikan fenomena tersebut lewat teropong yang sudah di-setting sebelumnya oleh tim GAC (Tammy Permana, S.Pd dan Yosi Kurniawan). Kemudian dilanjutkan dengan sholat isya dan sholat gerhana bulan serta doa bersama yang dipimpin oleh tim GAC (Ali Fikri Abdillah)

Sedangkan di Sekolah Alam Bintaro (SABIN), tim GAC mengenalkan salah satu aplikasi astronomi yang bisa didapat melalui play store yaitu Stellarium  dan Phase of Moon. Di sini pun para peserta didik SABIN sangat bersemangat dan antusias dengan pengamatan gerhana bulan. Pada saat games pun mereka bisa menjawab semua pertanyaan yang diberikan oleh tim GAC. Banyak hal yang mereka tanyakan kepada tim GAC tentang fenomena alam maupun teropong.

Hingga saat ini GAC memiliki 24 anggota perempuan dan 11 anggota laki-laki. Bulan Februari ini mereka sedang menyeleksi 7 calon anggota perempuan dan 7 calon anggota laki-laki.  Untuk menjadi anggota GAC tidak dipungut biaya wajib, hanya memberikan sumbangan sukarela.

Rencana Kegiatan 2018

Di tahun ini GAC sudah merencanakan kerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika (HMPS-P.Fisika) untuk mengisi kajian astronomi dan bekerjasama juga dengan salah satu UKM di UIN Jakarta yaitu Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid yaitu dengan mengisi kajian astronomi dalam Islam.

Pada awal Januari kemarin GAC memasuki tahap pergantian pengurus. Tak heran bulan ini  mereka masih menyusun program kerja yang akan dibahas pada acara camping GAC pekan ini.

Dosen Pembimbing

Kegiatan GAC ini diasuh oleh Bapak Iwan Permana Suwarna, M.Pd yang merupakan dosen Pendidikan Fisika UIN Jakarta. Menurut Iwan, GAC adalah sebuah klub astronomi amatir yang berisi para pemuda dan pemudi yang sangat bersemangat mengenal alam semesta, berdedikasi dan antusisas mencari pengetahuan dan mengenal alam semesta. GAC merupakan klub lintas komunitas yang mulai mengembangkan diri, melalui kesamaan minat. “Saya berharap GAC tetap menjadi klub yang solid dan bersolidaritas tinggi, “ ujar Iwan.

Pembina Gamma Astronomy Club (GAC) dengan anggota mahasiswa angkatan 2012 – 2014

Astronomy Goes To School

Hingga saat ini GAC sering bekerja sama dengan sekolah-sekolah di Tangsel untuk berbagi ilmu astronomi. Pada tahun lalu GAC bekerja sama dengan Team Squad PPKT (Praktik Profesi Keguruan Terpadu) SMAN 4 Tangsel. Di kesempatan tersebut diselenggarakan pelatihan pembuatan teropong dan penyampaian materi tentang astronomi. Tim GAC mengadakan praktek pembuatan teropong. Setelah itu diberikan apresiasi bagi siswa yang membuat teropongnya bagus.

Info lebih lanjut:
Gamma Astronomy Club Komunitas UIN Jakarta
Pecinta Astronomi Goes to school
Hubungi: +62882-1106-0948 (Event)
E-mail: gamma.astronomy.club@gmail.com
Web: http://uincommunity.com/2018/02/super-blue-blood-moon-gamma-astronomy-club-uin-jakarta
Instagram: @ gammaastronomyclub

(EGS)